Info Digital Akurat
Deskripsi gambar

BERITA LAIN

Deskripsi gambar

Minggu, 17 Mei 2026

Pangdam XV/Pattimura Beri Penghargaan kepada Prajurit Berprestasi, Dedikasi Nyata untuk Rakyat dan Institusi

Mei 17, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Semangat pengabdian dan dedikasi tanpa batas kembali mewarnai pelaksanaan Upacara Bendera 17-an di Lapangan Upacara Makodam XV/Pattimura, Ambon. Dalam suasana yang penuh khidmat, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto memimpin langsung jalannya upacara sebagai Inspektur Upacara (Irup), yang diikuti oleh seluruh personel Makodam mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI. Pada kesempatan tersebut, Pangdam kembali memberikan piagam penghargaan kepada lima prajurit terbaik yang dinilai telah menorehkan prestasi luar biasa dan memberikan manfaat besar bagi institusi maupun masyarakat.


Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kerja nyata para prajurit yang mampu menghadirkan solusi di tengah masyarakat. Prestasi tersebut tidak hanya mengharumkan nama satuan, tetapi juga memperkuat citra TNI Angkatan Darat sebagai garda terdepan dalam membantu rakyat dan menjaga kepercayaan masyarakat.


Salah satu penerima penghargaan adalah Mayor Inf Ikbal Hanafi, yang sukses membangun komunikasi dan kepercayaan masyarakat di beberapa desa di Halmahera Timur. Berkat pendekatan persuasif yang dilakukannya, ratusan warga secara sukarela menghibahkan tanah seluas 400 hektar kepada TNI AD. Prestasi serupa juga ditorehkan oleh Pelda Amran Latukaisupi, yang berhasil menggalang dukungan masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat hingga menghibahkan lahan seluas 40 hektar untuk mendukung pembangunan Yon TP 865/Satria Manewata.


Penghargaan berikutnya diberikan kepada Kapten Inf Yus Budi Harto atas aksi kemanusiaannya dalam membantu sebuah keluarga yang sempat diusir oleh warga akibat tuduhan yang tidak terbukti. Dengan penuh kepedulian, ia memulangkan, mengamankan, serta membangun kembali rumah keluarga tersebut sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan layak.


Sementara itu, Kopda Mario Gino mendapat apresiasi atas aksi heroiknya yang viral saat menggendong para siswa menyeberangi sungai demi memastikan mereka tetap bisa bersekolah. Tindakan tulus tersebut berhasil menggugah perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, yang kemudian membangun jembatan gantung senilai Rp7 miliar untuk mempermudah akses masyarakat.


Penghargaan terakhir diberikan kepada Letkol Inf Hendra Surya Ningrat atas aksi penyelamatan dramatis terhadap sepasang suami istri yang nyaris tenggelam di perairan Kepulauan Tanimbar ketika dirinya masih menjabat sebagai Dandim 1507/Saumlaki.


Dalam amanatnya, Pangdam XV/Pattimura menegaskan bahwa prestasi yang diraih para prajurit tersebut merupakan cerminan nyata semangat pengabdian TNI kepada bangsa dan negara. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berkarya, berinovasi, serta hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di manapun bertugas.


Upacara Bendera 17-an kali ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga momentum penting untuk meneguhkan komitmen bahwa setiap prajurit TNI harus mampu menjadi solusi, pelindung, dan pengayom rakyat, sejalan dengan jati diri TNI yang selalu hadir dan dicintai masyarakat.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Anggota DPRD Malteng dari PKB, Nirmala Pattikawa Serap Aspirasi Warga Negeri Oma Saat Reses II

Mei 17, 2026


Negeri Oma - Info Digital Akurat - Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nirmala Pattikawa melaksanakan kegiatan reses masa persidangan II di Negeri Oma, Kecamatan Pulau Haruku. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda resmi DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan.


Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Nirmala Pattikawa hadir di tengah masyarakat Negeri Oma guna mendengar berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga. Reses berlangsung dengan penuh keakraban dan diikuti masyarakat dari berbagai unsur di negeri tersebut.


Dalam kegiatan itu, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Suasana dialog berlangsung tertib dengan antusiasme warga yang cukup tinggi mengikuti jalannya reses.


Kehadiran anggota DPRD di tengah masyarakat dinilai penting sebagai bentuk keterlibatan langsung wakil rakyat dalam melihat kondisi riil yang terjadi di lapangan. Melalui reses, berbagai usulan dan masukan masyarakat dapat dihimpun untuk selanjutnya menjadi perhatian dalam pembahasan di lembaga legislatif.


Kegiatan reses masa persidangan II tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat di daerah pemilihan. Dengan turun langsung ke Negeri Oma, berbagai aspirasi warga diharapkan dapat terakomodasi dalam program pembangunan daerah ke depan.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Sabtu, 16 Mei 2026

Gerard Wakano Ungkap Perbedaan Tajam DBH dan PI 10 Persen, Maluku Harus Berani Ambil Kendali

Mei 16, 2026

Ambon - Info Digital Akurat - Gerard Wakano pemerhati Blok Masela mulai menyoroti Potensi Pendapatan Daerah Maluku Dari Blok Masela Dengan Skema DBH dan PI 10 Persen. 


Kepada sejumlah media di ambon, lewat pesan whatsaap-nya Wakano mengatakan bahwa" Hal ini terinspirasi dari hasil Webinar Archipelago Solidarity Foundation. Ucapnya


Dikatakan-nya" Potensi Pendapatan Daerah Maluku dari Blok Masela dengan Skema DBH dan PI 10 Persen dan ini terinpirasi dari Webinar Blok Migas Masela, Rakyat Maluku Dapat Apa yang diinisiasi oleh Ibu Dipl Oekonom Engelina Pattiasina (Archipelago Solidarity Foundation).


Selama ini, ketika kita berbicara tentang pendapatan daerah dari migas, pikiran kita langsung tertuju pada satu skema Dana Bagi Hasil atau DBH. 


Angka untuk Maluku 30 persen dari penerimaan negara diberikan ke daerah, dengan rincian 6 persen untuk provinsi penghasil dan 12 persen untuk kabupaten kota penghasil. 


Tapi ada satu pertanyaan yang jarang ditanyakan, Apakah itu cukup untuk Maluku? Apakah skema yang bersifat transfer fiskal itu benar-benar bisa mengubah nasib rakyat Maluku di tengah proyek sebesar Blok Masela? Apakah skema DBH adalah satu-satunya cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan bagi daerah Maluku?


Ternyata ada skema lain yang jauh lebih besar, yang harus dipahami PT Maluku Energi Abadi sebagai BUMD daerah, Namanya Participating Interest atau PI 10 persen.


DBH adalah skema bagi hasil dari penerimaan negara ke daerah, Daerah hanya menjadi penerima pasif, Ketika harga gas turun, DBH ikut turun, Ketika lifting berkurang, DBH menyusut. 


Daerah tidak menanggung risiko, tapi juga tidak memiliki kendali. Itulah mengapa dalam dokumen webinar tersebut dikatakan bahwa DBH bersifat dana publik, fiskal, dan relatif pasif.


Sebaliknya, PI 10 persen adalah hak kepemilikan maksimal 10 persen dalam wilayah kerja migas yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah melalui BUMD. 


Ini adalah ranah bisnis, bukan ranah fiskal. Daerah bertransformasi dari penerima transfer menjadi mitra usaha dan yang paling penting, daerah berhak atas dividen dari keuntungan proyek, bukan sekadar bagi hasil dari penerimaan negara.


Perbedaan filosofinya sangat tajam, DBH adalah pemberian, PI adalah kepemilikan, DBH bersifat fluktuatif dan konsumtif, PI bersifat stabil dan investatif, Bahkan dalam dokumen webinar disebutkan bahwa potensi PI untuk Maluku bisa mencapai puluhan triliun rupiah sepanjang proyek, sementara DBH hanya memberikan angka yang jauh lebih kecil dan tidak pasti.


Manajemen PT Maluku Energi Abadi harus memahami juga bahwa PI 10 persen membawa konsekuensi, Ada risiko yang harus ditanggung, BUMD ikut menanggung kerugian jika proyek tidak berhasil. 


Tapi dalam skema yang diatur Permen ESDM 37 tahun 2016, untuk wilayah kerja yang telah memperoleh persetujuan POD pertama, kontraktor wajib membiayai terlebih dahulu kewajiban BUMD melalui skema carry, Artinya, daerah tidak perlu mengeluarkan uang di awal. Risiko awal ditanggung kontraktor.


Lalu apa masalahnya? Masalahnya adalah lokasi, Masela berada di offshore lebih dari 12 mil laut, Dalam aturan, untuk wilayah seperti itu, PI tidak wajib diberikan, Tidak wajib dicarry oleh kontraktor, Namun, hak PI tetap bisa ada secara kebijakan, Artinya, diperlukan perjuangan politik dan negosiasi yang cerdas dari pemerintah provinsi dan PT MEA untuk memastikan bahwa PI itu tetap diberikan dengan skema carry, meskipun secara aturan tidak diwajibkan.


Inilah yang membuat perbandingan antara DBH dan PI menjadi sangat tajam, Jika Maluku hanya mengandalkan DBH, maka daerah akan menerima aliran dana yang datang dan pergi seperti air pasang surut, Tapi jika Maluku berhasil mengamankan PI 10 persen, maka daerah memiliki aset produktif yang menghasilkan dividen tahunan selama puluhan tahun, Dividen yang bisa dikelola menjadi dana abadi daerah, seperti sovereign wealth fund-nya Maluku.


Webinar Archipelago Foundation menegaskan satu hal, DBH membuat daerah survive atau bertahan, PI membuat daerah berkembang, Tanpa PI, Maluku hanya akan menjadi penonton di ladang gasnya sendiri dan itu adalah ironi terbesar yang tidak boleh dibiarkan terjadi.


Kepada PT MEA, ini pesan terakhir. Rekrut konsultan, bentuk tim ahli. Karena masa depan Maluku tidak ditentukan oleh seberapa besar DBH yang masuk ke APBD, tetapi oleh seberapa berani managemen mengambil kepemilikan atas kekayaan sendiri. 


Gas Masela akan habis suatu hari nanti yang tersisa bukanlah molekul gasnya, melainkan apakah rakyat Maluku menjadi pemilik atau hanya peminta, Pilihan ada di tangan Anda. Pungkasnya


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Menjaga Langit Negeri dan Menjaga Hati Generasi: Kisah Inspiratif Dari Lanud Pattimura

Mei 16, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Suasana sore di kawasan Masjid Al-Huda Lanud Pattimura, Ambon, terasa begitu teduh dan menenangkan. Di tengah kesibukan aktivitas pangkalan udara yang setiap hari dipenuhi tanggung jawab besar menjaga operasional penerbangan, terdengar lantunan ayat suci Al-Qur’an dari suara anak-anak yang belajar mengaji dengan penuh semangat. Kehangatan kebersamaan itu menjadi pemandangan yang menyentuh hati, ketika nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan mulai ditanamkan sejak usia dini kepada generasi penerus bangsa, Sabtu (16/5/2026).


Di balik kegiatan mulia tersebut, hadir sosok Lettu Lek Ismail yang dengan tulus meluangkan waktunya untuk membimbing anak-anak sekitar Lanud Pattimura belajar agama. Meski sehari-hari bertugas memonitor seluruh operasional penerbangan di Lanud Pattimura, semangatnya untuk berbagi ilmu agama tidak pernah surut. Dengan penuh kesabaran, ia mendampingi anak-anak mempelajari Iqra dan Al-Qur’an, menciptakan suasana belajar yang hangat, santai, dan penuh kasih sayang.


Wajah-wajah polos anak-anak tampak begitu bahagia mengikuti setiap pembelajaran. Sesekali mereka bercanda dan bermain kecil bersama teman-temannya, namun ketika kembali membaca ayat demi ayat, terlihat kesungguhan yang begitu tulus. Momen sederhana itu menjadi gambaran indah bahwa pendidikan agama tidak selalu harus berlangsung kaku, tetapi dapat hadir melalui pendekatan yang lembut dan penuh cinta sehingga mudah diterima oleh hati anak-anak.


Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajarkan dasar-dasar membaca Al-Qur’an mulai dari tajwid, makharijul huruf, hingga meningkatkan kefasihan membaca ayat suci. Setiap huruf yang dilafalkan dengan benar menjadi langkah awal membangun akhlak dan karakter yang kuat. Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, penanaman iman dan taqwa sejak kecil menjadi benteng penting agar generasi muda tumbuh dengan moral, adab, dan nilai kehidupan yang baik.


Suasana sore yang dipenuhi lantunan ayat suci itu seolah menghadirkan harapan baru bagi masa depan. Dari Masjid Al-Huda Lanud Pattimura, tersirat pesan bahwa membangun bangsa tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan kedaulatan udara, tetapi juga lewat kepedulian membimbing generasi muda agar dekat dengan agama. Ketulusan dalam mendidik anak-anak mengaji menjadi cahaya kecil yang kelak dapat menerangi kehidupan mereka di masa depan, sekaligus menjadi amal kebaikan yang terus mengalir tanpa putus.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Kodaeral IX Fasilitasi Soekarno Cup U-17 2026, Jadi Wadah Lahirnya Bintang Muda Maluku

Mei 16, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Guna mendukung pembinaan pesepakbola muda Maluku, Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Kodaeral) IX memfasilitasi bergulirnya Liga U-17 Soekarno Cup 2026 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Lease Kodaeral IX, Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (16/5/2026).


Sahli C Starops Poksahli Kodaeral lX, Letkol Laut (T) Muh. Qomarudin mewakili Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. menghadiri Pembukaan Kompetisi Liga U-17 Antar Kampung Soekarno Cup 2026 yang dibuka Walikota Ambon, Bodewin Melkias Watimena. 


Tampak hadir dalam pembukan tersebut Walikota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Libert Tamaela, Sahli C Staops Kodaeral IX, Letkol Laut (T) M.Qomarudin, Ketua Askot PSSI, Saidna Azhar Bin Tahir dan tamu undangan lainnya.


Pelaksanaan kompetisi sepak bola usia muda ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Kodaeral IX terhadap pembinaan generasi muda, khususnya di bidang olahraga.


Dalam mendukung terselenggaranya ajang tersebut, Kodaeral IX turut menyediakan fasilitas Lapangan Sepak Bola Lease sebagai arena pertandingan guna menunjang kelancaran dan kesuksesan kompetisi.


Penyediaan sarana olahraga oleh Kodaeral IX tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan sepak bola di Maluku, tetapi juga merupakan komitmen institusi dalam membuka ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat persatuan melalui kegiatan olahraga.


Dalam sambutan Ketua Panitia disampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kompetisi ini sebagai wadah pembinaan atlet muda sepak bola. 


“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi ini karena selain merupakan ajang kejuaraan juga sebagai tolak ukur sejauh mana perkembangan olahraga sepak bola di Provinsi Maluku terutama Kota Ambon,” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Komandan Kodaeral IX melalui Sahli C Straops menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada seluruh peserta Kompetisi Liga U-17 Antar Kampung Soekarno Cup 2026. Ia berharap seluruh tim dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat persaudaraan.


“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, serta jadikan kompetisi ini sebagai sarana untuk belajar, berkembang, dan mempererat persaudaraan. Kalian adalah generasi muda harapan bangsa dan calon atlet yang akan membawa nama baik Maluku di masa depan,” pesan Dankodaeral IX.


Kehadiran perwakilan Komandan Kodaeral IX pada pembukaan turnamen sekaligus menunjukkan dukungan penuh TNI Angkatan Laut melalui Kodaeral IX terhadap kegiatan positif masyarakat, khususnya yang berorientasi pada pembinaan karakter, disiplin, dan semangat kompetitif generasi muda.


Dengan tersedianya fasilitas Lapangan Lease Kodaeral IX sebagai lokasi pertandingan, diharapkan Kompetisi Liga U-17 Antar Kampung Soekarno Cup 2026 dapat berjalan sukses serta menjadi wadah lahirnya bibit-bibit pesepak bola muda potensial yang mampu mengharumkan nama Maluku di tingkat yang lebih tinggi. 


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Sepak Bola Jadi Simbol Kebersamaan, Bupati Malteng Buka Turnamen UAA CUP I 2026

Mei 16, 2026


Salahutu - Info Digital Akurat - Semangat olahraga dan kebersamaan mewarnai pembukaan turnamen sepak bola LIGA ANGKATAN UAA CUP I Negeri Liang Tahun 2026 yang berlangsung meriah di lapangan sepak bola Negeri Liang. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat, para pemain, tokoh pemuda, hingga pecinta sepak bola yang hadir untuk menyaksikan momen pembukaan turnamen bergengsi tersebut. Bupati Zulkarnain hadir langsung untuk membuka turnamen sekaligus memberikan motivasi kepada generasi muda agar terus aktif dalam kegiatan positif melalui olahraga. Jumat (16/05/2026).


Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh generasi muda menjadikan turnamen sepak bola ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang mempererat tali persaudaraan antar pemuda dan masyarakat. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan serta menciptakan hubungan sosial yang harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.


Ia juga menegaskan bahwa melalui sepak bola, generasi muda dapat belajar banyak hal positif seperti disiplin, kerja sama tim, tanggung jawab, serta menjunjung tinggi sportivitas. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dalam membentuk karakter anak muda agar mampu menjadi generasi yang tangguh dan berintegritas di masa depan.


Bupati berharap para peserta turnamen dapat menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjaga persatuan dan keamanan selama pertandingan berlangsung. Ia menginginkan seluruh pemain tampil sebagai generasi muda yang kuat, kompak, berprestasi, serta mampu menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat.


Turnamen LIGA ANGKATAN UAA CUP I Tahun 2026 ini juga diharapkan menjadi momentum positif dalam meningkatkan semangat olahraga di kalangan pemuda sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat. Suasana pembukaan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan yang menjadi simbol kuatnya solidaritas masyarakat dalam mendukung perkembangan olahraga daerah.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Presiden Prabowo Resmiikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Kodaeral IX Siap Kawal Ekonomi Kerakyatan

Mei 16, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Wakil Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Wadan Kodaeral) IX, Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi, mewakili Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menghadiri Video Conference (Vicon) pelaksanaan Launching 1.061 Titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden RI.


Kegiatan Vicon Launching ini diikuti pejabat Pemerintah Prov Maluku di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku, pada Sabtu (16/5/2026).


Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Prov Maluku mewakili Gubernur Maluku, Pangdam XV/Ptm, Kapolda Maluku, Wadan Kodaeral lX dan pejabat undangan terkait lainnya. 

Kehadiran Wadan Kodaeral IX pada momentum ini menjadi wujud dukungan nyata TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IX, terhadap program pembangunan nasional yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa dan kelurahan.


Dalam siaran Vicon tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia menjelaskan bahwa program KDKMP merupakan gagasan besar Presiden RI untuk membangun ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari desa.


Program ini dirancang sebagai instrumen keadilan ekonomi agar masyarakat desa menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat pembangunan nasional, sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.

Sebanyak 1.061 koperasi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang mulai beroperasi hari ini, merupakan tahap awal dari target besar pemerintah untuk membangun sekitar 30.000 koperasi desa secara bertahap di seluruh penjuru Indonesia.


Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam arahannya menekankan bahwa koperasi harus menjadi alat perjuangan rakyat guna memutus mata rantai ketidakadilan ekonomi.


"Koperasi Merah Putih akan diposisikan sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, pupuk, gas subsidi, hingga akses kredit murah. Perputaran uang harus tetap hidup di desa agar kita mampu mencapai swasembada pangan dan kemandirian ekonomi secara berdaulat," tegas Presiden.

Melalui peluncuran KDKMP ini, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi desa yang semakin tangguh, mandiri, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


Semangat kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk dukungan penuh dari institusi pertahanan seperti Kodaeral IX, menjadi pilar penting dalam mengawal visi Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan sosial.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

BERITA LAIN