Info Digital Akurat: Seram Bagian Barat
Deskripsi gambar

BERITA LAIN

Deskripsi gambar
Tampilkan postingan dengan label Seram Bagian Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seram Bagian Barat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 September 2026

Hadiri Maulid Nabi 1448 H di SMA Negeri 4 SBB, Danramil Taniwel Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda

September 10, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW menjadi pesan utama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Aula SMA Negeri 4 Seram Bagian Barat (SBB), Kecamatan Taniwel. Kegiatan tersebut turut dihadiri Danramil 1513-02/Taniwel Lettu Inf Syawir, Kamis (10/9/2026).


Mengangkat tema “Membentuk Generasi yang Berilmu, Beriman, dan Berakhlak Mulia,” kegiatan Maulid Nabi berlangsung khidmat dan diikuti para guru serta siswa SMA Negeri 4 SBB. Sejumlah unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh masyarakat dan tokoh agama juga hadir dalam kegiatan tersebut.


Turut hadir PLH Camat Taniwel Jeklin Enggelina Niwele, SE, Kapolsek Taniwel yang diwakili Briptu Risky, Tokoh Masyarakat Oni Lumamul, Tokoh Agama dari Desa Kasie Hasbi Nuruwe, serta para guru dan siswa SMA Negeri 4 SBB.


Dalam penyampaiannya, Danramil 1513-02/Taniwel Lettu Inf Syawir menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak semata-mata menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga merupakan momentum penting untuk meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.


“Generasi muda harus memiliki ilmu pengetahuan yang baik, keimanan yang kuat serta akhlak mulia. Ketiga hal tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman,” ujarnya.


Menurutnya, perkembangan zaman membawa berbagai tantangan bagi generasi muda sehingga diperlukan fondasi karakter yang kuat. Karena itu, para siswa didorong untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun sikap disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


Lettu Inf Syawir juga mengajak para siswa untuk rajin belajar, menghormati guru dan orang tua serta menjaga pergaulan. Ia berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang memiliki wawasan luas, keimanan yang kokoh dan akhlak terpuji sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan daerah.


Peringatan Maulid Nabi tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun karakter para siswa. Semangat meneladani Rasulullah SAW diharapkan dapat diwujudkan melalui perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Jumat, 04 September 2026

Reses di Lohiatala, Ismail Marasabessy Buka Ruang Dialog dan Serap Aspirasi Masyarakat

September 04, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Memasuki hari kedua agenda reses, anggota DPRD Provinsi Maluku dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Ismail Marasabessy, S.Pd., kembali turun langsung menyambangi masyarakat. Kali ini, Negeri Lohiatala menjadi tempat berlangsungnya pertemuan antara wakil rakyat dan masyarakat dalam suasana yang hangat, penuh keakraban serta sarat dengan penyampaian aspirasi, Kamis (3/9/2026).


Sejak kegiatan berlangsung, masyarakat Negeri Lohiatala terlihat antusias menyambut kehadiran Ismail Marasabessy. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk berdialog secara langsung dengan wakil mereka di DPRD Provinsi Maluku serta menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah.


Kehadiran Raja Negeri Lohiatala bersama staf, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama dan tokoh masyarakat turut memperkuat suasana dialog. Berbagai unsur masyarakat yang hadir diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, masukan maupun aspirasi terkait kebutuhan pembangunan dan kepentingan masyarakat Negeri Lohiatala.


Rangkaian kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Majelis Negeri Lohiatala. Suasana khidmat tersebut menjadi awal dari pertemuan sebelum dilanjutkan dengan dialog dan penyampaian berbagai aspirasi masyarakat kepada anggota DPRD Provinsi Maluku.


Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah. Aspirasi tersebut kemudian diterima dan dicatat sebagai bahan perjuangan untuk ditindaklanjuti melalui jalur dan mekanisme yang sesuai dengan kewenangan sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku.


Ismail Marasabessy menegaskan bahwa dirinya akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, seorang wakil rakyat harus mengetahui secara langsung kondisi masyarakat di daerah pemilihannya, bukan hanya melalui laporan, tetapi dengan turun ke lapangan, bertemu warga dan mendengarkan sendiri apa yang menjadi kebutuhan mereka.


Dalam kesempatan itu, Ismail juga menyampaikan motivasi mengenai semangat Partai NasDem dalam menjalankan perjuangan politik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk melihat politik bukan hanya sebagai persoalan kekuasaan, melainkan sebagai sarana untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan secara nyata.


Semangat tersebut, lanjutnya, harus terus dijaga melalui kerja nyata, kepedulian dan keberanian untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. Menurut Ismail, kader dan wakil rakyat dari Partai NasDem harus mampu menjadi bagian dari masyarakat, mendengar suara warga serta berusaha mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.


“NasDem harus terus hadir bersama masyarakat. Politik bukan hanya tentang mendapatkan posisi, tetapi bagaimana amanah yang diberikan masyarakat dapat digunakan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Kita harus turun, mendengar dan bekerja bersama masyarakat.”


Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan akan berjalan lebih baik apabila pemerintah, wakil rakyat dan masyarakat dapat membangun komunikasi serta kerja sama yang kuat. Aspirasi masyarakat, kata dia, merupakan bagian penting dalam menentukan arah pembangunan agar program yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat negeri.


Bagi Ismail, reses merupakan momentum penting untuk memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Melalui pertemuan langsung seperti ini, berbagai persoalan yang selama ini mungkin belum tersampaikan dapat diketahui dan menjadi bahan untuk diperjuangkan pada tingkat pemerintahan yang memiliki kewenangan.


Antusiasme masyarakat Negeri Lohiatala dalam mengikuti kegiatan tersebut menunjukkan bahwa ruang komunikasi antara rakyat dan wakilnya masih sangat dibutuhkan. Masyarakat tidak hanya membutuhkan pembangunan dalam bentuk fisik, tetapi juga membutuhkan kehadiran, perhatian serta kepastian bahwa aspirasi mereka didengar dan diperjuangkan.


Reses hari kedua di Negeri Lohiatala akhirnya berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk menyerap aspirasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan semangat kebersamaan antara masyarakat dengan wakil rakyat.


Sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Bersama semangat perjuangan Partai NasDem, dirinya berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, membawa aspirasi dari daerah pemilihan dan memperjuangkannya sesuai dengan kemampuan serta kewenangan yang dimiliki.


“Sebab politik yang baik bukan tentang seberapa tinggi seseorang berada di atas, tetapi seberapa jauh ia mau turun untuk mendengar suara rakyat. Jabatan hanyalah amanah, sementara perjuangan untuk kepentingan masyarakat adalah tanggung jawab yang harus terus dijaga.”


Penulis : Nyong Matital | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Kamis, 03 September 2026

Lahan Terbatas Bukan Halangan, Persit Kodim 1513/SBB Buktikan Hidroponik Bisa Jadi Andalan

September 03, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Upaya memperkuat ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif. Hal tersebut ditunjukkan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Kodim 1513/SBB, Ny. Royani Jaka Putra, bersama Pengurus Persit melalui kegiatan panen tanaman selada hidroponik di lahan ketahanan pangan Kodim 1513/SBB, Rabu (02/09/2026).


Kegiatan panen tersebut menjadi bagian dari dukungan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Kodim 1513/SBB terhadap program ketahanan pangan, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan agar dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan pangan.

Ny. Royani Jaka Putra bersama para pengurus Persit turut terlibat langsung dalam proses memanen tanaman selada yang telah siap dipetik. Kebersamaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian Persit terhadap pengembangan kegiatan produktif di lingkungan Kodim 1513/SBB.


Penerapan sistem hidroponik dipandang menjadi salah satu alternatif bercocok tanam yang efektif, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan. Dengan metode tersebut, lahan yang tidak terlalu luas tetap dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan sayuran segar dan sehat.

Ny. Royani Jaka Putra menyampaikan bahwa kegiatan panen selada hidroponik diharapkan dapat memberikan motivasi kepada anggota Persit maupun masyarakat agar lebih kreatif dalam memanfaatkan lahan yang tersedia.


“Melalui pemanfaatan lahan dengan sistem hidroponik, kita dapat menghasilkan sayuran sehat sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga dan lingkungan,” ujar Ny. Royani Jaka Putra.

Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk tanaman pangan tidak harus dilakukan dalam skala besar. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana seperti hidroponik, masyarakat dapat mulai memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus menjaga lingkungan tetap produktif.


Hasil panen selada hidroponik tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi. Selain memberikan manfaat secara langsung, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bahwa pemanfaatan lahan secara tepat dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan penuh kebersamaan, sekaligus memperkuat semangat Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Kodim 1513/SBB untuk terus mendukung program ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan produktif.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Rabu, 02 September 2026

Tiga Periode di DPRD SBB, Ismail Marasabessy Kembali Serap Aspirasi Ratusan Warga Nuruwe Sebagai Legislator Maluku

September 02, 2026


Nuruwe - Info Digital Akurat - Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Partai NasDem, Ismail Marasabessy, S.Pd, melaksanakan kegiatan reses masa sidang III Tahun 2026 di Negeri Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Rabu (2/9/2026).


Kegiatan reses yang berlangsung di Balai Desa Nuruwe tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ratusan warga hadir dengan penuh antusias untuk bertemu langsung dengan wakil mereka sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi, kebutuhan, serta persoalan yang masih dihadapi masyarakat Negeri Nuruwe.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Raja Negeri Nuruwe, Simon Matital, bersama masyarakat setempat.

Antusias masyarakat begitu besar untuk menghadiri kegiatan reses tersebut. Hal ini tidak terlepas dari sosok Ismail Marasabessy yang bukan lagi figur baru bagi masyarakat SBB pada umumnya dan Negeri Nuruwe pada khususnya. Sebelum melanjutkan pengabdian sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku, Ismail Marasabessy telah lebih dahulu menjadi Anggota DPRD Kabupaten SBB selama tiga periode. Pengalaman tersebut membuat dirinya telah cukup dikenal dan memiliki kedekatan dengan masyarakat, hingga kemudian melanjutkan tugas sebagai wakil rakyat di tingkat Provinsi Maluku.


Dalam kesempatan itu, Raja Negeri Nuruwe, Simon Matital, menyampaikan terima kasih kepada Ismail Marasabessy karena telah memilih Negeri Nuruwe sebagai salah satu lokasi pelaksanaan reses. Menurutnya, kehadiran anggota DPRD Provinsi Maluku secara langsung di tengah masyarakat merupakan momentum penting untuk membuka ruang komunikasi sekaligus menyerap berbagai kebutuhan warga.


“Kami menyampaikan terima kasih karena Negeri Nuruwe dipilih sebagai tempat pelaksanaan reses. Kehadiran Ismail Marasabessy memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi mereka,” ujar Raja

Ia berharap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui lembaga legislatif, sehingga kebutuhan pembangunan di Negeri Nuruwe dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah.


Sementara itu, Ismail Marasabessy mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan reses tersebut. Ia menilai kehadiran ratusan warga menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap wakil rakyat untuk mendengar secara langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi.


“Berbagai pikiran, saran dan pendapat yang masyarakat sampaikan dalam bentuk aspirasi tentu akan menjadi bagian penting yang harus diperjuangkan, mengingat masyarakat di Negeri Nuruwe masih membutuhkan berbagai hal,” kata Ismail.

Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah kebutuhan menjadi perhatian, mulai dari sektor pendidikan, air bersih, drainase, infrastruktur pertanian, hingga fasilitas rumah ibadah.


Di bidang pendidikan, masyarakat meminta perhatian terhadap SMA Negeri 31 Seram Barat. Warga berharap sekolah tersebut memperoleh dukungan yang lebih serius, khususnya dalam pemenuhan sarana dan prasarana serta fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.


Menurut masyarakat, perhatian terhadap fasilitas pendidikan sangat penting karena kualitas sarana dan prasarana sekolah turut menunjang proses belajar peserta didik. Karena itu, kebutuhan SMA Negeri 31 Seram Barat diharapkan dapat menjadi salah satu aspirasi yang diperjuangkan melalui jalur legislatif sesuai kewenangan yang dimiliki.

Selain pendidikan, warga juga menyampaikan kebutuhan pembangunan jalan tani. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk memudahkan masyarakat, khususnya petani, dalam mengakses lahan sekaligus mengangkut hasil pertanian.


Aspirasi lainnya berkaitan dengan kebutuhan air bersih dan drainase yang menjadi bagian dari kebutuhan dasar masyarakat. Warga berharap persoalan tersebut dapat mendapat perhatian sehingga dapat menunjang kenyamanan dan aktivitas masyarakat sehari-hari.


Masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait fasilitas rumah ibadah, salah satunya permohonan pembangunan atau pengadaan pagar Gereja Nuruwe. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung keberadaan rumah ibadah sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam melaksanakan aktivitas keagamaan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ismail menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan sesuai mekanisme serta kewenangan sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku.


Menurutnya, reses merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan persoalan yang dihadapi warga, menyerap aspirasi, kemudian menjadikannya sebagai bahan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui lembaga legislatif.


“Apa yang disampaikan masyarakat hari ini tentu menjadi masukan bagi kami. Aspirasi ini akan menjadi bagian yang akan kami perjuangkan,” pungkasnya.

Bagi masyarakat Negeri Nuruwe, pertemuan tersebut menjadi momentum yang sangat berarti karena mereka dapat berdialog secara langsung dengan anggota DPRD Provinsi Maluku. Ruang komunikasi seperti ini dinilai penting agar kebutuhan masyarakat dapat disampaikan secara terbuka dan menjadi perhatian dalam proses pembangunan daerah.


Sejumlah warga mengaku senang dapat bertatap muka langsung dengan Ismail Marasabessy. Selain menyampaikan persoalan yang dihadapi, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai kebutuhan pembangunan yang dinilai penting bagi kemajuan Negeri Nuruwe.


Kehadiran Ismail yang telah dikenal masyarakat melalui pengalaman tiga periode sebagai Anggota DPRD Kabupaten SBB turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Hubungan yang telah terbangun dengan masyarakat menjadi salah satu alasan tingginya partisipasi warga dalam mengikuti agenda reses.

Masyarakat Negeri Nuruwe pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan Ismail Marasabessy datang langsung untuk mendengarkan aspirasi mereka. Warga berharap perhatian yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan reses, tetapi dapat dilanjutkan melalui perjuangan terhadap program-program yang menjadi kebutuhan masyarakat.


Sebagai bentuk dukungan, masyarakat turut mendoakan agar Ismail Marasabessy senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, berkat, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku.


Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Dialog antara wakil rakyat dan masyarakat menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi sekaligus memperjelas berbagai kebutuhan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.


Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap aspirasi mengenai pendidikan, khususnya SMA Negeri 31 Seram Barat, pembangunan jalan tani, air bersih, drainase, fasilitas rumah ibadah, serta kebutuhan lainnya dapat diperjuangkan secara bertahap dan diwujudkan dalam program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Negeri Nuruwe.


Penulis : Nyong Matital | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.







Selengkapnya

Jumat, 21 Agustus 2026

Kompak dan Disiplin Jadi Kunci, Danpos Kairatu Barat Latih PBB Pelajar SMA Negeri 31 SBB

Agustus 21, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Pembentukan karakter pelajar tidak hanya dilakukan melalui proses belajar di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan yang menanamkan kedisiplinan dan kebersamaan. Hal tersebut dilakukan Danpos Kairatu Barat Koramil 1513-03/Kairatu, Pelda Abner Akollo, melalui latihan dasar Peraturan Baris-Berbaris (PBB) bersama siswa-siswi SMA Negeri 31 Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (21/8/2026).            

            

Kegiatan yang berlangsung di Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten SBB, tersebut merupakan bagian dari pembinaan wilayah (Wanwil) sekaligus upaya TNI dalam membangun karakter generasi muda. Para siswa diberikan pemahaman bahwa kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan kerja sama merupakan nilai penting yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.                  

Dalam latihan tersebut, Pelda Abner Akollo memberikan materi dasar PBB secara bertahap. Materi yang diberikan meliputi sikap sempurna, penghormatan, berbagai gerakan di tempat, hingga gerakan berjalan. Para siswa tampak mengikuti setiap arahan dengan penuh perhatian dan antusias.            

            

Pelda Abner Akollo mengatakan, latihan PBB tidak semata-mata bertujuan untuk mengajarkan keterampilan baris-berbaris. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membentuk sikap disiplin, rasa tanggung jawab, kebersamaan, serta kemampuan bekerja sama di antara para siswa.                

“Melalui latihan PBB, siswa diharapkan mampu meningkatkan rasa tanggung jawab, kebersamaan, disiplin, serta mampu bekerja sama dengan baik,” ujarnya.            

            

Menurutnya, kebiasaan disiplin yang ditanamkan sejak bangku sekolah diharapkan dapat membentuk pribadi siswa yang lebih tertib, tangguh, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tersebut juga diharapkan menjadi bekal bagi para pelajar dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.           

      

Pelda Abner Akollo berharap kegiatan Wanwil tersebut dapat memberikan manfaat positif bagi siswa SMA Negeri 31 SBB, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah.            

            

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Antusiasme siswa dalam mengikuti latihan menjadi bukti positif bahwa pembinaan karakter melalui kegiatan PBB mendapat respons yang baik dari kalangan pelajar.        

        

Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Sabtu, 08 Agustus 2026

Sertu Jacob Leuwol Tanamkan Nilai Pancasila dan Semangat Kebangsaan kepada Siswa SD Negeri 1 Tihulale

Agustus 08, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan kepada generasi muda terus dilakukan melalui berbagai kegiatan pembinaan di lingkungan pendidikan. Hal tersebut dilakukan Babinsa Tihulale Koramil 1513-03/Kairatu, Sertu Jacob Leuwol, saat memberikan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Wanwil) kepada siswa dan siswi kelas 3 SD Negeri 1 Tihulale, Desa Tihulale, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (7/8/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Sertu Jacob Leuwol mengajak para siswa memahami sekaligus mengamalkan lima sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh para pelajar seusia mereka.
Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan, saling menghormati, bersikap disiplin dan jujur, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air. Selain itu, mereka juga diajak untuk menghargai keberagaman suku, agama, dan budaya yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan, termasuk ketika Babinsa memberikan sejumlah pertanyaan. Interaksi tersebut membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik sekaligus membantu siswa memahami nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.


Sertu Jacob Leuwol juga menekankan bahwa penerapan nilai Pancasila tidak hanya dilakukan melalui hafalan, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku. Sikap saling menghargai, membantu sesama, menaati aturan, berkata jujur, serta menjaga kerukunan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila yang dapat diterapkan sejak usia sekolah.

Sementara itu, Danramil 1513-03/Kairatu, Kapten Inf Heri Tupamahu, menyampaikan bahwa kegiatan Wanwil merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD, khususnya dalam membangun dan memperkuat karakter generasi muda.
Menurutnya, pengenalan Pancasila dan wawasan kebangsaan sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak, disiplin, memiliki rasa tanggung jawab, serta mencintai bangsa dan tanah air.


“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para pelajar dapat memahami pentingnya persatuan dan kebersamaan serta mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, pembentukan karakter dan penanaman semangat kebangsaan perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.


Melalui kegiatan pembinaan tersebut, diharapkan para siswa SD Negeri 1 Tihulale tidak hanya memiliki pengetahuan tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Senin, 03 Agustus 2026

Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Latihan Adalah Kunci Profesionalisme dan Kesiapan Tempur Prajurit

Agustus 03, 2026

SBB - Info Digital Akurat - Komitmen dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur prajurit kembali ditegaskan Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., saat meninjau secara langsung pelaksanaan Latihan Menembak Senjata Kendaraan Tempur (Latbakjatranpur) Tahun Anggaran 2026 yang digelar Denkav 5/BLC di Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Senin (3/8/2026).


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengawasan sekaligus pemberian motivasi kepada prajurit yang tengah melaksanakan latihan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur, aman, dan mencapai sasaran pembinaan kemampuan tempur satuan.


Latihan yang berlangsung selama enam hari, mulai 31 Juli hingga 5 Agustus 2026, bertujuan memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan teknis serta profesionalisme prajurit dalam mengoperasikan sistem persenjataan kendaraan tempur (ranpur). Selain itu, latihan ini juga menjadi tolok ukur kesiapan personel maupun materiil dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan.


Kegiatan dipimpin oleh Kapten Kav Gihantara selaku Komandan Latihan (Danlat) dengan melibatkan 51 personel Denkav 5/BLC beserta unsur pendukung taktis lainnya. Materi latihan meliputi penembakan Kanon Kaliber 90 mm, Automatic Grenade Launcher (AGL) Kaliber 40 mm, serta Senjata Mesin Sedang (SMS) Kaliber 7,62 mm menggunakan kendaraan tempur jenis Tarantula dan Anoa.


Dalam peninjauan tersebut, Pangdam XV/Pattimura menerima paparan mengenai mekanisme pelaksanaan latihan serta menyaksikan demonstrasi teknis dari Tim Asistensi Teknik Pussenkav TNI AD. Pangdam juga berkesempatan melaksanakan penembakan Kanon Kaliber 90 mm sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.


Usai penembakan kehormatan tersebut, Komandan Pussenkav yang diwakili Kapten Kav Gihantara menyematkan Brevet Kehormatan "Yudha Bramasta Wiratama" kepada Pangdam XV/Pattimura sebagai simbol pengukuhan resmi beliau sebagai bagian dari Keluarga Besar Kavaleri.


Dalam arahannya, Pangdam XV/Pattimura menegaskan bahwa latihan merupakan bagian yang sangat penting dalam mengasah dan menjaga naluri tempur prajurit Kavaleri. Menurutnya, setiap personel harus menguasai prosedur penggunaan persenjataan secara menyeluruh serta selalu mengedepankan faktor keamanan dengan prinsip zero accident.


"Latihan ini bukan sekadar memenuhi program kerja, melainkan sarana utama untuk meningkatkan kesiapan operasional satuan. Saya berharap seluruh prajurit melaksanakan setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh, disiplin tinggi, dan mengutamakan keselamatan," tegas Pangdam


Melalui pelaksanaan Latbakjatranpur Tahun Anggaran 2026 ini, diharapkan kemampuan tempur prajurit Denkav 5/BLC semakin terasah, profesionalisme terus meningkat, serta kesiapan operasional satuan dalam menghadapi berbagai tugas ke depan dapat terjaga secara optimal.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Penyelesaian Jembatan Garuda di Seram Bagian Barat

Agustus 03, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Harapan masyarakat Dusun Talaganipa, Desa Waesala, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, untuk segera menikmati akses transportasi yang lebih baik kian mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Garuda kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir dengan dilaksanakannya pekerjaan pengecatan sebagai bagian dari proses finishing, Senin (3/8/2026).


Tahapan pengecatan dilakukan untuk menyempurnakan hasil pembangunan sekaligus memberikan perlindungan pada konstruksi jembatan agar lebih tahan terhadap pengaruh cuaca dan memiliki tampilan yang lebih rapi. Proses tersebut dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat bersama Babinsa Koramil 1513-01/Piru, Kodim 1513/Seram Bagian Barat, Kopka Ridwan.


Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut bukan sekadar mendampingi proses pengerjaan, tetapi juga turut membantu pengecatan bersama warga. Langkah itu merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial TNI Angkatan Darat yang bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan.


Dandim 1513/Seram Bagian Barat, Letkol Arh Jaka Putra, mengatakan progres pembangunan Jembatan Garuda yang kini telah memasuki tahap akhir diharapkan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas Dusun Talaganipa.


"Kehadiran Babinsa dalam proses pembangunan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD untuk terus hadir membantu masyarakat. Kami berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga, khususnya dalam memperlancar mobilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Dandim.


Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut nantinya akan memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian maupun aktivitas ekonomi, serta mendukung berbagai kegiatan sosial masyarakat. Infrastruktur yang memadai juga diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan di wilayah Huamual Belakang.


Semangat kebersamaan yang ditunjukkan TNI dan masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat dapat mempercepat terwujudnya infrastruktur yang berkualitas. Dengan proses penyelesaian yang terus berjalan sesuai rencana, jembatan tersebut diharapkan segera dapat difungsikan sebagai sarana penghubung yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Dusun Talaganipa.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Jumat, 17 Juli 2026

Sinergi Demi Keamanan Daerah, Dandim 1513/SBB Jalin Silaturahmi Dengan Kapolres SBB

Juli 17, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Komitmen memperkuat sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus diwujudkan melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif. Hal tersebut terlihat saat Komandan Kodim (Dandim) 1513/Seram Bagian Barat (SBB), Letkol Arh Jaka Putra, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Mapolres Seram Bagian Barat dan disambut langsung oleh Kapolres SBB, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M.


Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting untuk semakin mempererat hubungan kerja sama antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat, Kamis (16/7/2026).


Dalam kesempatan itu, Dandim 1513/SBB Letkol Arh Jaka Putra menegaskan bahwa sinergitas antara TNI dan Polri merupakan fondasi utama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, damai, dan kondusif. Menurutnya, melalui silaturahmi yang terus terjalin, koordinasi dan komunikasi antarinstansi akan semakin kuat sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Hubungan baik yang telah terbangun selama ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Dengan kebersamaan serta koordinasi yang solid, berbagai tantangan di wilayah dapat dihadapi secara optimal demi kepentingan masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut. Ia menilai hubungan harmonis antara Kodim 1513/SBB dan Polres Seram Bagian Barat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Kapolres juga menegaskan bahwa sinergi yang telah terjalin dengan baik akan terus dipertahankan melalui koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Seram Bagian Barat.


Melalui silaturahmi ini, diharapkan soliditas TNI-Polri di Kabupaten Seram Bagian Barat semakin kokoh dalam menjaga persatuan, meningkatkan stabilitas keamanan daerah, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Rabu, 08 Juli 2026

Dipimpin Wakajati Maluku, Penghentian Penuntutan Kasus Penganiayaan di SBB Disetujui JAM-Pidum

Juli 08, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Datuk Rosihan Anwar, S.H., M.H., didampingi Asisten Tindak Pidana Umum, I Wayan Suardi, S.H., M.H., memimpin jajaran Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat dalam pengajuan permohonan penghentian penuntutan berdasarkan Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR) melalui Video Conference bersama Direktorat A pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia, pada Kamis (9/7/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Video Conference Lantai 2 Kejaksaan Tinggi Maluku tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Eselon IV Bidang Tindak Pidana Umum, di antaranya Kasi A, Hadjat, S.H., Kasi B, Selamat Indra Wijaya, S.H., M.H., dan Kasi D Achmad Attamimi, S.H., M.H. Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh para Kepala Kejaksaan Negeri, para Kepala Cabang Kejaksaan Negeri, para Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, serta Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Negeri se-Wilayah Maluku.


Dalam pemaparannya, Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat, Herlambang Saputro, S.H., M.H., menjelaskan bahwa permohonan penghentian penuntutan melalui Mekanisme Keadilan Restoratif diajukan terhadap perkara dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 466 ayat (1) KUHP dengan tersangka Ishaka Abdullah dan korban Rahman, yang terjadi di Dusun Melati, Desa Waesala, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat.


Kronologi perkara bermula ketika korban Rahman bersama beberapa rekannya berkumpul dan berkaraoke di belakang rumah tersangka. Merasa terganggu oleh kebisingan tersebut, tersangka telah beberapa kali memberikan teguran kepada korban, namun tidak diindahkan. Emosi yang tidak terkendali kemudian menyebabkan tersangka keluar rumah dan melakukan pemukulan terhadap korban.


Sebagai bentuk penyelesaian perkara yang berorientasi pada pemulihan, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat, Julivia Selano, S.H., M.H., bersama Tim Jaksa Fasilitator melaksanakan proses perdamaian melalui Mekanisme Keadilan Restoratif di Kantor Sementara Dusun Melati. Proses tersebut melibatkan tersangka, korban, keluarga kedua belah pihak beserta pendamping masing-masing, tokoh masyarakat, tokoh agama, penyidik kepolisian, serta perangkat Dusun Melati.


Dari proses tersebut diperoleh kesepakatan bahwa tersangka mengakui kesalahannya, menyesali perbuatannya, serta menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan keluarganya. Korban beserta keluarga menerima permohonan maaf tersebut dan secara sukarela menyatakan berdamai tanpa mengajukan tuntutan ganti rugi. Kesepakatan perdamaian dituangkan dalam perjanjian perdamaian sebagai dasar pengajuan penghentian penuntutan melalui Mekanisme Keadilan Restoratif.


Selain itu, tokoh masyarakat memberikan penilaian bahwa tersangka dikenal sebagai pribadi yang baik, memiliki hubungan sosial yang baik di lingkungan masyarakat, serta belum pernah terlibat dalam tindak pidana sebelumnya. Pertimbangan kemanusiaan lainnya juga menjadi perhatian, mengingat tersangka hanya tinggal bersama anaknya yang masih berusia 11 tahun setelah istrinya meninggal dunia, serta menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga.


Menanggapi pemaparan tersebut, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Datuk Rosihan Anwar, S.H., M.H., menyampaikan harapannya agar permohonan penghentian penuntutan melalui Mekanisme Keadilan Restoratif yang diajukan Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat dapat memperoleh persetujuan dari Direktorat A pada JAM-Pidum Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Menurutnya, penyelesaian perkara melalui pendekatan keadilan restoratif merupakan implementasi penegakan hukum yang mengedepankan asas keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum dengan tetap memperhatikan kepentingan korban, pelaku, maupun masyarakat.


Setelah mendengarkan seluruh pemaparan, dan melakukan pendalaman terhadap aspek yuridis maupun non-yuridis, Direktur A pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Dr. Hari Wibowo, S.H., M.H., bersama Tim Mekanisme Keadilan Restoratif Kejaksaan Agung RI akhirnya menyetujui penghentian penuntutan terhadap perkara penganiayaan antara tersangka Ishaka Abdullah dan korban Rahman melalui Mekanisme Keadilan Restoratif.


Persetujuan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan telah terpenuhinya syarat formil dan materiil penerapan keadilan restoratif, adanya perdamaian yang dilakukan secara sukarela, pemulihan hubungan antara pelaku dan korban, serta terpenuhinya pertimbangan yuridis dan non-yuridis yang mencerminkan penegakan hukum yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada pemulihan keadaan semula.


Melalui persetujuan ini, Kejaksaan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penghukuman, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, penyelesaian konflik secara damai, serta terciptanya harmoni dan keadilan di tengah masyarakat sebagaimana semangat penerapan Mekanisme Keadilan Restoratif.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Jumat, 03 Juli 2026

Dandim 1513/SBB Juara Lomba Menembak HUT Bhayangkara Ke-80, Perkuat Sinergitas TNI-POLRI di Seram Bagian Barat

Juli 03, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan Komandan Kodim (Dandim) 1513/Seram Bagian Barat, Letkol Arh Jaka Putra Dinda, dengan meraih Juara I pada Lomba Menembak Pistol HS yang diselenggarakan Polres Seram Bagian Barat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Tembak Kompi 2 Yon B Pelopor, Desa Neniari, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan diikuti peserta dari unsur TNI, Polri, serta berbagai instansi lainnya.


Dalam perlombaan yang berlangsung penuh semangat dan sportif tersebut, Letkol Arh Jaka Putra Dinda tampil impresif dengan mengumpulkan nilai tertinggi sehingga berhasil mengamankan posisi Juara I. Juara II diraih oleh Danki Brimob Kompi 2 Yon B Pelopor, Iptu Junaidi Tuasamu, sedangkan Juara III diraih oleh Bripda Lidya Andryanzy Riri. Adapun kategori Harapan I diraih Serka Tuhuteru, Harapan II diraih Iptu Petra Tuasuun, dan Harapan III diraih Iptu Wily Manina, Rabu (1/7/2026).


Lomba menembak ini tidak hanya menjadi ajang menguji ketepatan dan kemampuan menembak para peserta, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Usai menerima penghargaan, Dandim 1513/SBB Letkol Arh Jaka Putra Dinda menyampaikan apresiasi kepada Polres Seram Bagian Barat atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan lomba menembak merupakan momentum positif untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan profesionalisme aparat di lapangan.


"Melalui kegiatan ini, kita semakin memperkuat soliditas dan sinergitas TNI-Polri. Prestasi yang diraih bukanlah tujuan utama, tetapi yang lebih penting adalah kebersamaan, kekompakan, dan komitmen bersama dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Dandim.


Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam momentum HUT Bhayangkara ke-80 dapat terus dipelihara dan ditingkatkan. Dengan sinergi yang semakin kuat antara TNI dan Polri, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat tetap kondusif, sehingga mampu mendukung kelancaran pembangunan serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Selasa, 30 Juni 2026

Tetap Bangga Meski Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia, Fans Garis Keras Belanda di Negeri Nuruwe Gelar Pawai: "Menang Kami Sanjung, Kalah Pun Kami Junjung"

Juni 30, 2026


Nuruwe (SBB) - Info Digital Akurat - Meski Timnas Belanda harus mengakhiri langkahnya di babak 32 besar Piala Dunia setelah kalah dari Maroko melalui drama adu penalti, semangat para pendukung fanatik De Oranje di Negeri Nuruwe, Kabupaten Seram Bagian Barat, tidak sedikit pun padam. Dipimpin oleh Nyong Matital, para pendukung tetap menggelar pawai keliling kampung sebagai bentuk loyalitas dan kecintaan terhadap tim De Oranje.


Pawai tersebut diikuti sekitar sepuluh sepeda motor. Nyong Matital hadir bersama anaknya yang bernama Holland Matital serta beberapa pendukung setia Timnas Belanda lainnya. Dengan mengenakan atribut bernuansa oranye dan membawa bendera Belanda, mereka berkeliling kampung sambil menunjukkan bahwa kekalahan bukan alasan untuk berhenti memberikan dukungan kepada tim kesayangan, Selasa (30/6/2026).


Menurut Nyong Matital, menjadi seorang pendukung sejati berarti tetap setia dalam keadaan apa pun. Baginya, kemenangan memang membanggakan, tetapi kekalahan juga harus diterima dengan jiwa besar. "Menang kami sanjung, kalah pun kami junjung karena kami fans sejati garis keras, bukan fans karbitan yang cuma ikut-ikut rame," ujarnya dengan penuh semangat di sela-sela pawai.


Kecintaan Nyong Matital kepada Timnas Belanda bahkan telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Sebagai bukti kecintaan yang begitu besar terhadap De Oranje, ia memberikan nama Holland Matital kepada salah satu anaknya. Nama tersebut menjadi simbol bahwa kecintaan terhadap Timnas Belanda bukan sekadar euforia sesaat, melainkan sebuah kebanggaan yang terus diwariskan.


Walaupun pawai kali ini hanya diikuti sekitar sepuluh sepeda motor karena Timnas Belanda gagal melaju dari babak 32 besar Piala Dunia, semangat para pendukung di Negeri Nuruwe tetap membara. Mereka berharap De Oranje mampu bangkit dan kembali tampil lebih kuat pada turnamen berikutnya. Bagi mereka, menjadi fans sejati bukan hanya hadir saat tim menang, tetapi juga tetap berdiri memberikan dukungan ketika tim yang dicintai harus menerima kekalahan.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Minggu, 28 Juni 2026

Atlet Muda Asal Nusa Ina Bersinar, Francia Matital Pecahkan Rekor Nasional Nomor 800 Meter U-16

Juni 28, 2026


Jakarta - Info Digital Akurat - Kebanggaan besar kembali dipersembahkan putri terbaik asal Maluku. Francia Matital, atlet muda yang berasal dari Negeri Nuruwe Lumabotoi, Kabupaten Seram Bagian Barat, Pulau Seram atau Nusa Ina (Pulau Ibu), sukses menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional Atletik U-16, U-18, U-20 dan Indonesia Open U-18 Tahun 2026. Tampil membela kontingen DKI Jakarta, Francia berhasil merebut medali emas di nomor lari 800 meter putri U-16.


Penampilan Francia menjadi salah satu sorotan dalam ajang tersebut. Dengan kecepatan, ketahanan fisik, dan strategi lomba yang matang, ia mencatatkan waktu 2 menit 16,85 detik. Catatan itu bukan hanya mengantarkannya berdiri di podium tertinggi, tetapi juga mengukir Rekor Nasional (National Record) sekaligus menjadi catatan waktu terbaik pribadinya (Personal Best).


Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda asal Maluku memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional. Meski saat ini memperkuat DKI Jakarta, Francia tetap membawa nama baik tanah kelahirannya. Prestasi yang diraihnya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Negeri Nuruwe Lumabotoi, Kabupaten Seram Bagian Barat, serta seluruh masyarakat Maluku yang terus mengikuti perjalanan kariernya.


Raihan medali emas dan rekor nasional tersebut merupakan buah dari latihan keras, disiplin, serta semangat pantang menyerah yang terus ditanamkan dalam dirinya. Francia menunjukkan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mencetak sejarah. Justru dengan tekad yang kuat, ia mampu membuktikan diri sebagai salah satu atlet masa depan Indonesia yang patut diperhitungkan.


Prestasi Francia Matital diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Nusa Ina dan seluruh Maluku agar semakin mencintai olahraga dan berani mengejar mimpi. Dari sebuah negeri kecil di Pulau Seram, lahir seorang atlet yang kini mengharumkan nama Indonesia melalui prestasi gemilang di lintasan atletik. Keberhasilan ini menjadi pengingat bahwa talenta terbaik bangsa dapat lahir dari mana saja, selama mendapat kesempatan, pembinaan, dan semangat untuk terus berjuang.


Penulis : Nyong Matital | Editor : Admin
Selengkapnya

Minggu, 21 Juni 2026

Tangis Di Ujung Senja Taniwel, Duka yang Dipikul: Kisah Haru Warga Mengantar Jenazah Melintasi 4 Kilometer Keterisolasian

Juni 21, 2026


Taniwel - Info Digital Akurat - Duka mendalam kembali menyelimuti masyarakat di wilayah pegunungan Seram Bagian Barat. Di balik kabut tebal yang menyelimuti Taniwel, tersimpan potret kehidupan yang begitu berat, tentang mahalnya arti sebuah akses jalan bagi warga di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), yang hingga kini masih berjuang dengan keterbatasan infrastruktur, Minggu (21/6/2026).


Rasa pilu dan kesedihan kembali dirasakan oleh warga Desa Lohia Sapalewa, Kecamatan Taniwel. Mereka harus bahu-membahu memikul peti jenazah almarhumah Nenek Balandina Tibalimeten (70 tahun) sejauh lebih dari 4 kilometer, melewati medan pegunungan yang terjal, demi mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir dengan penuh penghormatan.


Kisah haru ini bermula ketika almarhumah mengalami sakit keras sejak sekitar sebulan lalu, tepatnya pada 18 Mei 2026. Ia sempat dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di luar kampung. Namun, takdir berkata lain. Pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIT, ia mengembuskan napas terakhir di rumah duka, Desa Taniwel, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.


Namun duka itu tidak berhenti di sana. Sore harinya sekitar pukul 18.00 WIT, tangis keluarga kembali pecah saat peti jenazah harus dinaikkan ke atas tandu darurat. Kondisi jalan yang rusak parah dan keterisolasian wilayah membuat kendaraan roda empat, termasuk ambulans, tidak dapat menjangkau Desa Lohia Sapalewa. Warga pun menjadi satu-satunya “pengantar” terakhir bagi almarhumah menuju tempat peristirahatan.


Secara bergantian, tua dan muda memikul tandu sederhana itu di pundak mereka, melintasi jalur pegunungan yang sunyi di bawah cahaya senja yang perlahan meredup. Perjalanan panjang lebih dari 4 kilometer itu bukan hanya soal jarak, tetapi juga tentang keteguhan hati dan rasa kebersamaan yang lahir dari keterbatasan.


Bagi masyarakat pegunungan Taniwel, kondisi seperti ini bukanlah hal yang asing, melainkan bagian dari kehidupan yang harus dijalani setiap hari. Saat sakit, warga harus ditandu menembus hutan dan bukit untuk mencapai fasilitas kesehatan. Saat meninggal, jenazah pun diperlakukan dengan cara yang sama. Bahkan kebutuhan pokok pun harus dipikul melewati jalur yang penuh tantangan.


Kepala Desa (Penjabat Negeri) Lohia Sapalewa, Thomas Soriale, tidak mampu menyembunyikan kesedihan dan kekecewaannya saat menggambarkan kondisi wilayahnya. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan bahwa keterbatasan akses jalan telah lama menjadi luka yang belum terobati bagi masyarakatnya.


“Kami hanya bisa pasrah dengan keadaan ini. Ketika ada warga kami yang sakit atau meninggal di rumah sakit, jalurnya harus seperti ini. Kami bersama masyarakat harus bahu-membahu memikul orang sakit, jenazah, bahkan kebutuhan pokok sehari-hari. Sampai saat ini, kami sangat tertinggal karena akses jalan,” ungkap Thomas dengan penuh haru.


Melalui peristiwa duka ini, ia kembali menyampaikan harapan besar kepada para pemangku kebijakan, baik di tingkat daerah maupun pusat, agar memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kondisi infrastruktur di wilayah pegunungan tersebut.


“Mudah-mudahan ada perhatian serius dari pemerintah. Siapa pun pemimpin yang duduk di Kabupaten SBB, Pemerintah Provinsi Maluku, hingga Pemerintah Pusat di Jakarta, tolong lihat kami masyarakat di Pegunungan Taniwel, salah satunya kami di Desa Lohia Sapalewa. Kondisi jalan kami sampai hari ini sangat memprihatinkan. Inilah hidup kami” tambahnya.


Kepergian Nenek Balandina kini telah sampai pada peristirahatan terakhirnya dengan tenang. Namun kisah yang menyertainya meninggalkan jejak yang dalam bagi masyarakat Lohia Sapalewa, sebuah pengingat bahwa masih ada kehidupan di pelosok negeri yang berjalan dengan langkah berat, menunggu hadirnya perhatian dan perubahan yang lebih layak, agar perjalanan duka tidak lagi harus ditempuh dengan pundak manusia sebagai satu-satunya pengganti jalan.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Rabu, 27 Mei 2026

Syukur dan Soliditas Menggema di Bumi Saka Mese Nusa, Kodim 1513/SBB Peringati HUT ke-69 Kodam XV/Pattimura

Mei 27, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Nuansa kebersamaan dan rasa syukur begitu terasa di lingkungan Kodim 1513/SBB saat seluruh prajurit dan keluarga besar berkumpul dalam kegiatan syukuran memperingati Hari Ulang Tahun ke-69 Kodam XV/Pattimura. Momentum tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna sebagai wujud penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian Kodam XV/Pattimura kepada bangsa dan negara, Rabu (27/5/2026).


Kegiatan syukuran itu dihadiri oleh jajaran personel Kodim 1513/SBB, para perwira, anggota, hingga keluarga besar Kodim yang turut merasakan hangatnya semangat persaudaraan dalam suasana yang penuh hikmat dan khidmat. Kesederhanaan yang ditampilkan justru semakin memperlihatkan kuatnya nilai kekeluargaan, persatuan, dan loyalitas dalam tubuh satuan.


Rangkaian acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Doa tersebut dipanjatkan agar Kodam XV/Pattimura senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, kesehatan, serta keberhasilan dalam setiap tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan harapan agar di usia ke-69 tahun, Kodam XV/Pattimura semakin profesional, semakin dicintai rakyat, dan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan serta stabilitas wilayah. Selain itu, Kodam XV/Pattimura diharapkan terus berperan aktif mendukung pembangunan di wilayah Maluku dan Maluku Utara demi terciptanya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.


Peringatan HUT ke-69 Kodam XV/Pattimura ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum untuk mempererat soliditas dan membangkitkan kembali semangat pengabdian seluruh prajurit. Di tengah suasana penuh kekeluargaan, tersirat tekad kuat untuk terus menjaga amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan pengabdian tanpa batas demi keutuhan bangsa dan negara.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Sabtu, 23 Mei 2026

Deklarasi Jaga Kamtibmas Di Negeri IHA-LUHU dan Lokasi Tambang Batu Cinabar Jadi Komitmen Bersama

Mei 23, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Menyikapi perkembangan situasi di negeri dan lokasi tambang batu cinabar baik di Desa Iha maupun Desa Luhu Kec. Huamual Kab.SBB saat ini terjadi berbagai polemik mulai dari penetapan status wilayah tambang, isu Kamtibmas, pengolahan cinabar menjadi mercury untuk di perjualbelikan secara terselubung serta dampak lingkungan yang akan ditimbulkan, hal ini tentu akan menyita perhatian berbagai pihak terutama pemerintah dan aparat keamanan.

‎Maraknya aktifitas masyarakat di lokasi tambang cinabar Iha-luhu saat ini selain sudah menjadi mata pencaharian oleh masyarakat lokal maupun non lokal, dinamika ini akan terus memunculkan berbagai spekulasi oleh publik terkait legal standing penetapan status wilayah tambang di lokasi tersebut.

‎Pasca bentrok kedua negeri Iha-Luhu yang terjadi Februari lalu, terpantau situasi mulai berangsur pulih kembali namun aktifitas warga di kedua negeri dalam hal keluar-masuk negeri menggunakan kendaraan roda dua (KR2), kendaraan roda empat (KR4) belum sepenuhnya stabil hal ini tentu berpengaruh pada stabilitas keamanan yang berpotensi menimbulkan kerawanan.

‎Kapolsek Huamual IPTU LUKEN SOPLANIT yang baru beberapa pekan bertugas telah mengambil langkah strategis bersama personilnya untuk melakukan pendekatan persuasif kepada kedua negeri dalam rangka membahas berbagai persoalan yang dihadapi saat ini, baik di dalam negeri maupun di lokasi tambang.

‎Selain pendekatan persuasif terkait Kamtibmas Kapolsek Huamual juga melakukan himbauan kepada masyarakat kedua negeri Iha dan Luhu dan beberapa dusunnya untuk tidak melakukan aktifitas penyulingan batu cinabar menjadi mercury yang saat ini masih marak dilakukan warga setempat.

‎Berangkat dari hal itu Kapolsek berinisiasi untuk dilakukannya pertemuan atau diskusi bersama di kedua negeri dalam rangka membahas berbagai problem yang saat ini dihadapi bersama.

‎Pertemuan yang berlangsung singkat namun berbobot telah membahas berbagai masalah, mulai dari stop penyulingan dan jual beli mercury maupun kesepakatan bersama dalam menghadapi permasalahan keamanan terutama mengenai aktifitas warga untuk keluar masuk di kedua negeri maupun yang akan menuju ke lokasi tambang dalam menggunakan KR2 maupun KR4.

‎Dari hasil pertemuan yang berlangsung pada masing-masing kantor negeri, baik di desa Iha maupun Luhu, permasalahan keamanan adalah yang paling disoroti saat ini, karena di anggap rawan berpotensi memicu gangguan Kamtibmas. Kapolsek Huamual IPTU LUKEN SOPLANIT mengatakan akan secepatnya mengambil langkah-langkah dalam menyelesaikan persoalan, para tukang ojek di kedua negeri yang saat ini masih menjadi kendala dalam beraktifitas untuk mengantar penumpang ke lokasi tambang hal ini menjadi prioritas Kapolsek karena di anggap rawan sebagai pemicu konflik di kedua negeri.

‎Kapolsek juga mengatakan sudah membuat program dalam mengatasi setiap permasalahan keamanan di kedua negeri Iha dan Luhu maupun di lokasi tambang cinabar dan tentunya akan terus melakukan koordinasi dengan kedua raja maupun tokoh-tokoh sentral yang ada di kedua negeri demi untuk menjaga kondusifitas yang ada sehingga terciptanya situasi yang aman dan damai.

‎Dari hasil pertemuan kedua warga juga menyempatkan diri untuk melakukan deklarasi bersama dalam rangka menjaga dan merawat kamtibmas baik di dalam negeri Iha-Luhu maupun di lokasi tambang di Dusun Hulung maupun di lokasi Batu Putia hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan warga kepada pemerintah dan aparat keamanan dalam hal menjaga Kamtibmas demi keamanan dan kenyamanan bersama.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Selasa, 19 Mei 2026

Tahap Demi Tahap Diselesaikan, Jembatan Garuda di Kairatu Semakin Mendekati Rampung

Mei 19, 2026


Kairatu - Info Digital Akurat - Semangat gotong royong dan kerja keras terus terlihat dalam pembangunan Jembatan Garuda di Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Memasuki 19 Mei 2026, progres pembangunan kembali menunjukkan perkembangan positif dengan dimulainya pekerjaan pembuatan oprit pada ujung tangan jembatan.


Pengerjaan oprit menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan karena berfungsi sebagai penghubung utama antara badan jalan dan konstruksi jembatan. Para pekerja tampak fokus menyelesaikan tahapan tersebut dengan penuh ketelitian agar hasil pembangunan memiliki daya tahan kuat dan memenuhi standar keamanan konstruksi.


Seluruh proses dikerjakan secara profesional dengan mengutamakan kualitas pekerjaan di lapangan. Tahap ini juga menjadi bagian penting sebelum pembangunan dilanjutkan pada proses konstruksi berikutnya.


Komandan Kodim 1513/SBB, Letkol Jaka Putra, menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap proses pembangunan merupakan bentuk dukungan nyata TNI kepada masyarakat.


“Setiap proses pengerjaan selalu ada Babinsa yang hadir dan ikut bersama-sama dalam pembangunan,” ujarnya.


Kehadiran aparat teritorial tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat dalam membangun infrastruktur pedesaan, khususnya akses penghubung antar desa dan dusun di wilayah Kecamatan Kairatu.


Dengan progres yang terus mengalami percepatan, pembangunan Jembatan Garuda diyakini akan segera selesai dan nantinya mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi warga di Kabupaten Seram Bagian Barat.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Kamis, 14 Mei 2026

Semangat Pattimura Tak Pernah Padam, Pemuda SBB Serukan Kebangkitan Jiwa Perjuangan di HUT ke-209

Mei 14, 2026


SBB - Info Digital Akurat - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-209 Pahlawan Nasional Pattimura kembali menjadi momentum penting bagi masyarakat Maluku untuk mengenang sekaligus meneladani semangat perjuangan melawan penjajahan. Sosok yang dikenal dengan nama Kapitan Pattimura ini dikenang sebagai simbol keberanian, persatuan, dan keteguhan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Maluku.


Dalam momentum bersejarah tersebut, salah satu pemuda asal Seram Bagian Barat (SBB), Shendry Matital, menyampaikan pandangannya terkait makna perjuangan Pattimura di era modern. Ia menegaskan bahwa semangat juang Pattimura tidak boleh hanya menjadi cerita sejarah semata, tetapi harus dihidupkan dalam tindakan nyata generasi muda saat ini.


Menurut Shendry, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini memang berbeda dengan masa penjajahan, namun nilai-nilai perjuangan seperti keberanian, persatuan, dan cinta tanah air tetap relevan. Ia mengajak seluruh pemuda, khususnya di Maluku, untuk menjadikan momentum HUT ke-209 ini sebagai titik refleksi dalam membangun daerah dan memperkuat identitas kebangsaan.


Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya peran pemuda dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai dinamika sosial yang terus berkembang. Shendry menilai bahwa generasi muda harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan serta menolak segala bentuk perpecahan yang dapat merusak nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan.


Peringatan HUT Pattimura ke-209 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Semangat yang diwariskan oleh Pattimura harus terus menyala dalam diri setiap anak bangsa, khususnya generasi muda Maluku, untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

BERITA LAIN