Tulehu - Info Digital Akurat - Kepedulian terhadap kemajuan pendidikan kembali diwujudkan melalui semangat kebersamaan masyarakat Dusun Kramat Atas. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salahutu yang juga merupakan tokoh masyarakat Dusun Kramat Atas, Ustadz Mukhsin Tawainella, S.E., memimpin rapat bersama warga sebagai langkah awal mempersiapkan kegiatan gotong royong untuk membantu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Maluku Tengah memperbaiki jalan setapak yang mengalami kerusakan. Rapat berlangsung di halaman Masjid An-Nur, Dusun Kramat Atas, dalam suasana penuh kekeluargaan dan dihadiri tokoh masyarakat, perangkat dusun, serta warga yang siap berpartisipasi, Sabtu (11/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, berbagai persiapan teknis pelaksanaan kerja bakti menjadi pokok pembahasan, mulai dari pembagian tugas, kebutuhan peralatan, hingga koordinasi pelaksanaan di lapangan. Jalan setapak yang akan diperbaiki merupakan akses utama yang setiap hari digunakan oleh para siswa, guru, dan masyarakat, sehingga kondisinya dinilai perlu segera mendapat perhatian demi menunjang kelancaran aktivitas pendidikan.
Dalam arahannya, Ustadz Mukhsin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kepedulian bersama terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, memperbaiki akses menuju sekolah bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi generasi penerus.
Ajakan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Dusun Kramat Atas. Warga menyatakan komitmennya untuk terlibat langsung dalam kegiatan gotong royong bersama keluarga besar MIN 5 Maluku Tengah. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu mempercepat proses perbaikan jalan sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan pihak sekolah.
Melalui sinergi antara Kepala KUA Kecamatan Salahutu, masyarakat Dusun Kramat Atas, dan keluarga besar MIN 5 Maluku Tengah, diharapkan perbaikan jalan setapak dapat segera terealisasi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan masih terus hidup di tengah masyarakat sebagai modal penting dalam mendukung kemajuan pendidikan serta memberikan manfaat nyata bagi kepentingan bersama.









