Tulehu - Info Digital Akurat - Suasana penuh haru dan kebersamaan menyelimuti pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di Masjid An-Nur Dusun Kramat Atas, Desa Tulehu, usai pelaksanaan Sholat Idul Adha. Di bawah langit pagi yang cerah, masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, memadati halaman depan masjid untuk menyaksikan prosesi penyembelihan hewan qurban yang tahun ini terdiri dari tiga ekor sapi. Momen sakral tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya nilai persaudaraan dan semangat berbagi di tengah masyarakat, Rabu (27/5/2026).
Sejak selesai Sholat Idul Adha, warga mulai berdatangan dengan penuh antusias. Anak-anak tampak penasaran melihat proses penyembelihan, sementara para orang tua dan tokoh masyarakat larut dalam suasana religius yang begitu menyentuh hati. Wajah-wajah penuh syukur terlihat jelas di antara kerumunan warga yang berkumpul di depan Masjid An-Nur Dusun Kramat Atas. Tidak sedikit masyarakat yang mengabadikan momen tersebut, namun tetap menjaga kekhidmatan prosesi qurban yang berlangsung dengan tertib dan penuh penghormatan.
Kegiatan semakin khidmat dengan hadirnya Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Ustadz Mukhsin Tawainella, S.E., yang turut menyaksikan langsung proses penyembelihan hewan qurban. Proses penyembelihan ini juga dihadiri dan disaksikan oleh Imam Masjid An-Nur bersama para tokoh agama setempat yang turut memberikan doa dan dukungan kepada masyarakat. Kehadiran para tokoh agama tersebut memberikan makna tersendiri bagi warga yang hadir, sekaligus memperkuat nilai keislaman dan persaudaraan di tengah suasana Idul Adha.
Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, gema takbir terus berkumandang dari mulut warga yang memadati lokasi penyembelihan. Kalimat “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaaha Illallah” terdengar bersahut-sahutan, mengiringi setiap proses penyembelihan hewan qurban dengan penuh penghayatan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Saat hewan qurban mulai disembelih, suasana mendadak hening lalu perlahan kembali dipenuhi lantunan takbir yang menggema di seluruh pelataran masjid.
Momentum tersebut bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi pengingat tentang pentingnya berbagi, kepedulian, dan keikhlasan dalam kehidupan bermasyarakat. Warga saling membantu dalam setiap proses, mulai dari penyembelihan, membersihkan hewan qurban, hingga pembagian daging kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat gotong royong terlihat begitu kuat, mencerminkan nilai-nilai luhur yang terus dijaga oleh masyarakat Dusun Kramat Atas dari generasi ke generasi.
Di tengah gema takbir yang terus berkumandang, anak-anak tampak ikut melantunkan kalimat-kalimat pujian kepada Allah dengan wajah polos dan penuh kebahagiaan. Suara mereka berpadu dengan lantunan takbir para orang tua, menciptakan suasana yang begitu hangat dan menyentuh hati. Di pelataran sederhana Masjid An-Nur Dusun Kramat Atas itu, Idul Adha tidak hanya menjadi tentang qurban dan pembagian daging, tetapi juga tentang cinta, kebersamaan, dan rasa syukur yang menyatukan seluruh warga dalam satu ikatan persaudaraan yang tulus.
















