Ambon - Info Digital Akurat - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr. Sarlota Singerin, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Guru SMA dan SMK Provinsi Maluku Tahun 2026 yang digelar secara daring. Kegiatan yang berlangsung pada 20–22 Juli 2026 tersebut diikuti sekitar 6.000 guru SMA dan SMK dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Maluku, Senin (20/7/2026).
Dalam sambutannya, Dr. Sarlota Singerin menegaskan bahwa pelaksanaan TKA merupakan momentum penting dalam upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Maluku. Para peserta terdiri atas guru SMA untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, Sejarah, PPKN, Geografi, dan Sosiologi, serta guru SMK untuk mata pelajaran normatif dan adaptif.
Ia menjelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik bukan sekadar kegiatan evaluasi, tetapi merupakan langkah strategis untuk memetakan kompetensi profesional guru. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar penyusunan berbagai program peningkatan kompetensi yang lebih tepat sasaran sehingga mampu menjawab kebutuhan nyata di setiap sekolah.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen membangun kebijakan yang berbasis data. Komitmen tersebut didorong oleh hasil Tes Kemampuan Akademik Siswa Tahun Pelajaran 2025/2026 yang menempatkan Provinsi Maluku di peringkat ke-30 dari 38 provinsi di Indonesia. Kondisi tersebut harus dijadikan bahan evaluasi bersama, bukan untuk saling menyalahkan, melainkan menjadi dorongan agar seluruh pemangku kepentingan bergerak lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan menghadirkan perubahan nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Dr. Sarlota juga menekankan bahwa berbagai penelitian menunjukkan kualitas guru merupakan faktor paling menentukan dalam keberhasilan proses pembelajaran. Guru yang memiliki kompetensi profesional dan pedagogik yang kuat akan mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna, mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, serta meningkatkan hasil belajar secara berkelanjutan. Karena itu, peningkatan kualitas guru menjadi investasi terbesar bagi masa depan generasi Maluku.
Ia menegaskan bahwa hasil Tes Kemampuan Akademik tidak akan digunakan untuk menghukum ataupun menghakimi guru. Sebaliknya, hasil tersebut akan menjadi peta kompetensi yang digunakan sebagai dasar penyusunan program pengembangan profesional guru, termasuk pelatihan berbasis kebutuhan, penguatan komunitas belajar, mentoring guru, hingga tutor sebaya agar setiap guru memiliki kesempatan yang sama untuk terus berkembang.
Mengakhiri sambutannya, Dr. Sarlota Singerin mengajak seluruh peserta mengikuti tes dengan penuh integritas, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah, pengawas sekolah, panitia pelaksana, operator, dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
"Selamat mengikuti Tes Kemampuan Akademik. Berikan yang terbaik dengan penuh kejujuran, profesionalisme, dan semangat. Guru hebat, pembelajaran bermutu, Maluku maju, Par Maluku Pung Bae menyongsong Indonesia Emas 2045," tutupnya.
Suara Anda Penting
Bagi Kami
Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.
Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.












