Dobo - Info Digital Akurat - Kapal cumi KM Indo Perkasa 03 dilaporkan tenggelam di Perairan Pulau Wasir (Toba) Utara, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, akibat dihantam gelombang tinggi. Insiden tersebut terjadi pada 2 Februari 2026 sekitar pukul 07.00 WIT.
Informasi kejadian baru diterima oleh Unit Siaga SAR Dobo pada Selasa, 4 Februari 2026 sekitar pukul 11.30 WIT, dari Sertu Abdillah, anggota Korem Dobo. Dalam laporan tersebut disebutkan kapal dengan 16 orang Anak Buah Kapal (ABK) itu mengalami kecelakaan laut hingga tenggelam.
Dari total 16 ABK, 8 orang berhasil diselamatkan oleh kapal KM Bahtera Alam dalam kondisi selamat. Sementara 8 ABK lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 11.48 WIT, Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo bersama unsur SAR gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°22'39.32"S – 134°16'06.94"E, dengan jarak sekitar 24 Nautical Mile dan heading 06° arah Utara dari Unit Siaga SAR Dobo.
Sekitar pukul 12.55 WIT, Tim SAR Gabungan berhasil bertemu dengan KM Sumber Rejeki Baru yang sedang menarik kapal KM Indo Perkasa 03, sekaligus melakukan koordinasi langsung dengan nahkoda kapal tersebut.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada pukul 14.05 WIT di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga sore hari, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban yang hilang.
Selanjutnya, pada pukul 17.10 WIT, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari nahkoda KM Sumber Rejeki Baru bahwa pihak perusahaan akan menuju lokasi untuk melakukan pembalikan kapal dengan metode penyelaman terhadap KM Indo Perkasa 03.
Dengan pertimbangan kondisi di lapangan, Operasi SAR dihentikan sementara dan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada operasi SAR hari kedua pada keesokan paginya.
Adapun korban selamat dalam insiden tersebut adalah:
- Nari
- Aditya Saputra
- Agung Muhammad
- Andriyanus
- Imam
- Liadi
- Muhammad Panji
- Zainudin (Nahkoda)
Sementara korban yang masih dinyatakan hilang, yakni:
- Muhammad Bilal
- Afrizal
- Ahmad Fauzi
- Febry Alziran Firmansah
- Fransisku
- Mohamad Ridwan
- Mohamad Nur Isnaeni
- Wandi Salusi
Dalam pelaksanaan operasi SAR, unsur yang terlibat terdiri dari Basarnas, Polairud Polres Dobo, anggota Korem, dan BPBD Dobo, dengan dukungan speed boat BPBD sebagai alat utama pencarian.
Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan hujan ringan, angin Barat Laut hingga Barat dengan kecepatan mencapai 27 knots, serta tinggi gelombang sekitar 2,5 meter, yang menjadi tantangan dalam proses pencarian korban.
EDITOR : K077A





















