Info Digital Akurat
Deskripsi gambar

BERITA LAIN

Deskripsi gambar

Jumat, 10 Juli 2026

Aspers Dankodaeral IX Hadiri Rakor Persiapan HUT Ke-81 RI dan Provinsi Maluku Tahun 2026

Juli 10, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Asisten Personel (Aspers) Komandan Kodaeral IX, Kolonel Laut (KH) Rojilun, S.Pd., CTMP., menghadiri Undangan Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-81 Provinsi Maluku Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai VI Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Jumat (10/7/2026). 


Rapat koordinasi dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku selaku Sekretaris Panitia HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-81 Provinsi Maluku Tahun 2026.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan unsur Forkopimda, instansi pemerintah, TNI, Polri, serta seluruh pihak terkait guna menyatukan persepsi dan mematangkan kesiapan pelaksanaan rangkaian kegiatan peringatan.


Dalam rapat disampaikan bahwa upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-81 Provinsi Maluku direncanakan akan melibatkan sedikitnya seribu peserta upacara dan seribu tamu undangan. 


Selain itu, upacara juga akan didukung oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Pasukan 45, personel TNI dan Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar SMA/SMK, serta anggota Pramuka.


Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini, Kodaeral IX menunjukkan komitmennya untuk mendukung penuh suksesnya penyelenggaraan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Rl dan HUT ke-81 Provinsi Maluku.


Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait diharapkan mampu mewujudkan pelaksanaan kegiatan yang tertib, aman, khidmat, serta menjadi momentum memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di tengah masyarakat Maluku.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Semangati Prajurit Di Kota Tual, Pangdam XV/Pattimura Tekankan Loyalitas, Kejujuran, dan Kesiapan Tempur

Juli 10, 2026


Tual - Info Digital Akurat - Suasana Lapangan Apel Maresling, Markas Yon TP 914/Maren Nusa Larvul di Kota Tual, dipenuhi semangat dan kedisiplinan saat Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, S.I.P., M.Han., memberikan pengarahan kepada seluruh personel satuan. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pimpinan untuk bertatap muka secara langsung sekaligus memastikan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas.


Dalam arahannya, Pangdam XV/Pattimura menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pimpinan terhadap prajurit di lapangan. Menurutnya, komunikasi secara langsung sangat penting untuk mengetahui kondisi serta memberikan motivasi kepada seluruh personel, Kamis (9/7/2026).


"Kalian adalah prajurit tempur yang harus tetap profesional, disiplin, dan siap bertugas kapan saja dipanggil. Teruslah latih kemampuan diri, jaga kesehatan dan fisik, serta pegang teguh loyalitas dan kejujuran dalam setiap tugas yang diemban," tegas Mayjen TNI Dodi Triwinarto.


Ia juga menjelaskan bahwa tugas TNI tidak hanya menjaga keamanan dan pertahanan negara, tetapi turut berperan mendukung berbagai program pembangunan masyarakat, termasuk penguatan ketahanan pangan. Meski demikian, keterlibatan tersebut tidak boleh mengurangi kesiapan tempur setiap prajurit.


"Perkuat kemampuan dasar kalian, terutama kemampuan menembak. Itu adalah syarat utama seorang prajurit. Walaupun kalian membantu masyarakat di bidang pembangunan, semangat dan kesiapan tempur harus tetap tinggi seperti sedia kala," ujarnya.


Pada kesempatan itu, Pangdam XV/Pattimura turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Yon TP 914/Maren Nusa Larvul atas semangat, disiplin, serta kesiapan yang ditunjukkan selama rangkaian kegiatan penjemputan hingga pelaksanaan pengarahan berlangsung.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Aster Kasdam XV/Pattimura Kolonel Inf Aris Prasetyo, S.I.P., M.I.P., Dandeninteldam XV/Pattimura Letkol Inf Ahmad Hadi Syhaputro, para perwira dan anggota pendamping, Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim, S.I.P., M.I.P., Danyonif 735/Nawasena Letkol Inf Agus Arifin, S.S.T.Han., serta Komandan Yon TP 914/Maren Nusa Larvul Mayor Inf Angga Andika, S.S.T.Han., S.I.P., M.I.P., bersama seluruh prajurit Yon TP 914/MNL.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Kamis, 09 Juli 2026

Harapan Baru Pendidikan Maluku Tengah, Sekolah Rakyat Hampir Rampung dan Siap Beroperasi

Juli 09, 2026


Malteng - Info Digital Akurat - Pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Jumat (10/7/2026), progres pembangunan telah mencapai 88 persen dan ditargetkan siap digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dalam waktu dekat.


Untuk memastikan kesiapan fasilitas, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku melakukan monitoring langsung ke lokasi pembangunan. Kunjungan tersebut disambut oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Maluku, Kementerian Pekerjaan Umum, Conny Lelepary.


Dalam peninjauan tersebut, diketahui sejumlah fasilitas utama telah berfungsi, di antaranya gedung SMP, gedung SMA, kantin, rumah ibadah, asrama putra, asrama putri, serta dapur. Sebanyak 330 siswa dijadwalkan mulai menempati asrama pada 13 Juli 2026, sementara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan dimulai sehari setelahnya, yakni pada 14 Juli 2026.


Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mendukung pembangunan Sekolah Rakyat. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut menjadi tonggak penting dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku Tengah.


"Ini adalah mimpi dan harapan kita yang kini mulai terjawab. Semoga Sekolah Rakyat menjadi tempat lahirnya generasi Maluku Tengah yang unggul dan mampu menggapai masa depan yang lebih baik," ujar Bupati.


Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Rabu, 08 Juli 2026

Dipimpin Wakajati Maluku, Penghentian Penuntutan Kasus Penganiayaan di SBB Disetujui JAM-Pidum

Juli 08, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Datuk Rosihan Anwar, S.H., M.H., didampingi Asisten Tindak Pidana Umum, I Wayan Suardi, S.H., M.H., memimpin jajaran Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat dalam pengajuan permohonan penghentian penuntutan berdasarkan Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR) melalui Video Conference bersama Direktorat A pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia, pada Kamis (9/7/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Video Conference Lantai 2 Kejaksaan Tinggi Maluku tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Eselon IV Bidang Tindak Pidana Umum, di antaranya Kasi A, Hadjat, S.H., Kasi B, Selamat Indra Wijaya, S.H., M.H., dan Kasi D Achmad Attamimi, S.H., M.H. Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh para Kepala Kejaksaan Negeri, para Kepala Cabang Kejaksaan Negeri, para Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, serta Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Negeri se-Wilayah Maluku.


Dalam pemaparannya, Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat, Herlambang Saputro, S.H., M.H., menjelaskan bahwa permohonan penghentian penuntutan melalui Mekanisme Keadilan Restoratif diajukan terhadap perkara dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 466 ayat (1) KUHP dengan tersangka Ishaka Abdullah dan korban Rahman, yang terjadi di Dusun Melati, Desa Waesala, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat.


Kronologi perkara bermula ketika korban Rahman bersama beberapa rekannya berkumpul dan berkaraoke di belakang rumah tersangka. Merasa terganggu oleh kebisingan tersebut, tersangka telah beberapa kali memberikan teguran kepada korban, namun tidak diindahkan. Emosi yang tidak terkendali kemudian menyebabkan tersangka keluar rumah dan melakukan pemukulan terhadap korban.


Sebagai bentuk penyelesaian perkara yang berorientasi pada pemulihan, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat, Julivia Selano, S.H., M.H., bersama Tim Jaksa Fasilitator melaksanakan proses perdamaian melalui Mekanisme Keadilan Restoratif di Kantor Sementara Dusun Melati. Proses tersebut melibatkan tersangka, korban, keluarga kedua belah pihak beserta pendamping masing-masing, tokoh masyarakat, tokoh agama, penyidik kepolisian, serta perangkat Dusun Melati.


Dari proses tersebut diperoleh kesepakatan bahwa tersangka mengakui kesalahannya, menyesali perbuatannya, serta menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan keluarganya. Korban beserta keluarga menerima permohonan maaf tersebut dan secara sukarela menyatakan berdamai tanpa mengajukan tuntutan ganti rugi. Kesepakatan perdamaian dituangkan dalam perjanjian perdamaian sebagai dasar pengajuan penghentian penuntutan melalui Mekanisme Keadilan Restoratif.


Selain itu, tokoh masyarakat memberikan penilaian bahwa tersangka dikenal sebagai pribadi yang baik, memiliki hubungan sosial yang baik di lingkungan masyarakat, serta belum pernah terlibat dalam tindak pidana sebelumnya. Pertimbangan kemanusiaan lainnya juga menjadi perhatian, mengingat tersangka hanya tinggal bersama anaknya yang masih berusia 11 tahun setelah istrinya meninggal dunia, serta menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga.


Menanggapi pemaparan tersebut, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Datuk Rosihan Anwar, S.H., M.H., menyampaikan harapannya agar permohonan penghentian penuntutan melalui Mekanisme Keadilan Restoratif yang diajukan Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat dapat memperoleh persetujuan dari Direktorat A pada JAM-Pidum Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Menurutnya, penyelesaian perkara melalui pendekatan keadilan restoratif merupakan implementasi penegakan hukum yang mengedepankan asas keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum dengan tetap memperhatikan kepentingan korban, pelaku, maupun masyarakat.


Setelah mendengarkan seluruh pemaparan, dan melakukan pendalaman terhadap aspek yuridis maupun non-yuridis, Direktur A pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Dr. Hari Wibowo, S.H., M.H., bersama Tim Mekanisme Keadilan Restoratif Kejaksaan Agung RI akhirnya menyetujui penghentian penuntutan terhadap perkara penganiayaan antara tersangka Ishaka Abdullah dan korban Rahman melalui Mekanisme Keadilan Restoratif.


Persetujuan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan telah terpenuhinya syarat formil dan materiil penerapan keadilan restoratif, adanya perdamaian yang dilakukan secara sukarela, pemulihan hubungan antara pelaku dan korban, serta terpenuhinya pertimbangan yuridis dan non-yuridis yang mencerminkan penegakan hukum yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada pemulihan keadaan semula.


Melalui persetujuan ini, Kejaksaan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penghukuman, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, penyelesaian konflik secara damai, serta terciptanya harmoni dan keadilan di tengah masyarakat sebagaimana semangat penerapan Mekanisme Keadilan Restoratif.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Prestasi Gemilang! Sertu Audrey Russel Harumkan Nama Kodam XV/Pattimura di Kejuaraan Karate Maluku Open 2026

Juli 08, 2026

Ambon - Info Digital Akurat - Semangat juang dan disiplin tinggi kembali mengantarkan prajurit Kodam XV/Pattimura meraih prestasi di bidang olahraga. Kali ini, Sersan Satu (K) Audrey Meidy Novela Russel dari Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Pendam XV/Pattimura sukses meraih Juara I Kumite Perorangan Putri Kelas +68 kilogram pada ajang B.A.P Cup II Karate Maluku Open Tournament 2026 yang berlangsung di Sport Hall Karang Panjang, Ambon, Rabu (8/7/2026).


Kejuaraan yang memperebutkan Piala Ketua Umum Pengurus Provinsi FORKI Maluku Tahun 2026 itu digelar pada 7 hingga 9 Juli 2026 dan diikuti oleh berbagai perguruan karate dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Maluku. Ajang tersebut menjadi wadah bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempererat semangat sportivitas.


Pada turnamen tersebut, Sertu (K) Audrey tampil membela perguruan INKADO Maluku. Dengan teknik bertanding yang matang, mental yang kuat, serta penampilan yang konsisten sejak babak awal, ia berhasil mengatasi setiap lawannya hingga memastikan diri berdiri di podium tertinggi sebagai juara.


Prestasi yang diraih Sertu (K) Audrey menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar INKADO Maluku sekaligus mengharumkan nama Kodam XV/Pattimura. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa prajurit TNI Angkatan Darat tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas pokok menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mampu berprestasi dan bersaing di berbagai cabang olahraga.


Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, mengukir prestasi, serta membawa nama baik satuan di tingkat daerah maupun nasional melalui dedikasi, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Sabtu, 04 Juli 2026

Jalan Oma-Wasu Lumpuh Akibat Longsor, Bhabinkamtibmas Jadi Penyambung Harapan Masyarakat

Juli 04, 2026


Malteng - Info Digital Akurat - Kepedulian terhadap keluhan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Negeri Oma, Bripka Roy Sapulette, dengan turun langsung meninjau lokasi longsor di kawasan Tope, Negeri Oma. Longsor yang telah terjadi lebih dari satu tahun itu hingga kini masih menutupi jalan utama penghubung antara Negeri Oma dan Negeri Wasu dengan material berupa batu-batu berukuran besar dan timbunan tanah, Sabtu (4/7/2026).


Akibat kondisi tersebut, akses transportasi antara kedua negeri praktis lumpuh. Warga dari Negeri Oma maupun Negeri Wasu tidak dapat melintasi jalur tersebut, sehingga aktivitas sehari-hari, termasuk perekonomian, pendidikan, serta kebutuhan masyarakat lainnya, menjadi terganggu. Hingga saat ini, masyarakat mengaku masih menantikan adanya penanganan serius dari pemerintah terhadap bencana tersebut.

Menindaklanjuti berbagai keluhan yang disampaikan warga, Bhabinkamtibmas Negeri Oma memilih turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya sekaligus memastikan aspirasi masyarakat dapat disampaikan kepada pihak yang berwenang. Langkah ini merupakan bagian dari tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang selalu hadir di tengah berbagai persoalan yang dihadapi warga binaannya.


Di sela-sela peninjauan, Bripka Roy menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya Gubernur Maluku, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Bupati Maluku Tengah, serta instansi teknis terkait agar segera mengambil langkah nyata dalam menangani longsor tersebut. Menurutnya, kerusakan jalan ini sudah berlangsung terlalu lama dan membutuhkan perhatian serius karena menyangkut kepentingan masyarakat banyak.

"Saya berharap kepada Bapak Gubernur Maluku, Bapak Bupati Maluku Tengah, dan instansi terkait agar segera membantu mengatasi longsor ini. Ini merupakan keluhan masyarakat saya yang sudah lebih dari satu tahun menunggu penanganan. Sebagai Bhabinkamtibmas, saya hanya menjalankan tugas untuk mendengar, melihat langsung kondisi di lapangan, dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah agar segera ditindaklanjuti," ujar Bripka Roy


Masyarakat berharap agar pemerintah segera melakukan pembersihan material longsor serta memperbaiki ruas jalan yang terdampak. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata dari Pemerintah Provinsi Maluku maupun Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk menangani longsor yang menutup akses utama antara Negeri Oma dan Negeri Wasu. Warga berharap pemerintah segera memberikan perhatian serius agar akses jalan dapat kembali dibuka sehingga aktivitas masyarakat, roda perekonomian, pendidikan, dan pelayanan publik dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Selengkapnya

Jumat, 03 Juli 2026

Kompak dan Pantang Menyerah, Tim Kodaeral IX Harumkan Nama Satuan di Trail Run HUT Bhayangkara Ke-80

Juli 03, 2026

Ambon - Info Digital Akurat - Luar biasa, prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit Kodaeral IX. Kali ini Tim Lari Beregu Kodaeral IX berhasil meraih Juara II pada ajang Trail Run yang digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (3/7/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara tahun 2026 yang tahun ini diwarnai dengan berbagai event olahraga dan kebersamaan di berbagai daerah.


Dalam perlombaan kategori 15 Kilometer, tim lari beregu Kodaeral IX diperkuat oleh Mayor Laut (K) Samsul Bahri, Letda Laut (KH) Gustian, Letda Laut (H) Irsyad, dan Serda JAS Rois Syaiful.


Keempat prajurit Jalasena tersebut, menunjukkan semangat juang tinggi, kekompakan, serta daya tahan fisik yang luar biasa dalam menaklukkan medan lintasan trail yang penuh tantangan.


Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa prajurit Kodaeral IX tidak hanya unggul dalam tugas pokok menjaga kedaulatan wilayah laut, tetapi juga memiliki kemampuan fisik, mental, dan daya juang yang tangguh dalam berbagai ajang kompetisi.


Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih tim lari beregu Kodaeral IX. 


Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari disiplin, latihan yang konsisten, serta semangat pantang menyerah yang selalu tertanam dalam diri setiap prajurit.


“Prestasi ini adalah kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Kodaeral IX. Saya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk genggali potensi, mengasah kemampuan, menjaga kebugaran fisik, serta menumbuhkan semangat sportivitas dalam setiap kesempatan,” ujarnya.


Melalui pencapaian ini lanjutnya, Kodaeral IX kembali menegaskan komitmennya untuk terus membina prajurit yang profesional, tangguh, dan berprestasi. Keikutsertaan dalam ajang ini, juga sekaligus bukti sinergitas TNI-Polri dalam momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. 

Selengkapnya

BERITA LAIN