Info Digital Akurat
Foto utama artikel
Foto potret tambahan

Rabu, 28 Oktober 2026

KEJAKSAAN TINGGI MALUKU PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-98 TAHUN 2026, TEGUHKAN SEMANGAT PATRIOTISME, KEGIGIHAN, DAN EMPATI

Oktober 28, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Kejaksaan Tinggi Maluku melaksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, Rabu (28/10/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rudy Irmawan, S.H., M.H., selaku Inspektur Upacara, serta diikuti oleh para Pejabat Utama dan Pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Maluku.


Adapun kehadiran Pejabat Utama antara lain Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Datuk Rosihan Anwar, S.H., M.H., Asisten Intelijen, Diky Oktavia, S.H., M.H., Asisten Tindak Pidana Khusus, Radot Parulian, S.H., M.H., Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Raden Sudaryono, S.H., M.H., Asisten Pemulihan Aset, Devi F. Muskitta, S.H., M.H., Kepala Bagian Tata Usaha, Dr. Resmen, S.H., M.H., serta Koordinator, Samy Sapulette, S.H., M.H., dan Koordinator, Amri Kurniawan, S.H., M.H.


Dalam upacara tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Rudy Irmawan membacakan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia, ST. Burhanuddin, yang mengangkat nilai-nilai historis Sumpah Pemuda sebagai fondasi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.


Dalam amanatnya disampaikan bahwa Indonesia tumbuh melalui proses sejarah yang panjang, mulai dari tumbuhnya kesadaran kebangsaan, berkembangnya cita-cita kemerdekaan, hingga lahirnya ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 yang menegaskan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan, yaitu Indonesia.


Lebih lanjut, amanat Jaksa Agung mengingatkan kembali lima unsur yang menopang persatuan bangsa sebagaimana disampaikan Mohammad Yamin dalam Kongres Pemuda Kedua tahun 1928, yakni kesadaran sejarah, bahasa persatuan, hukum adat, pendidikan, dan kemauan untuk bersatu.

Persatuan Indonesia sejak awal tidak dibangun semata-mata atas dasar kedekatan geografis atau kesamaan asal-usul, melainkan melalui kesadaran bersama untuk hidup sebagai satu bangsa. Dalam konteks tersebut, hukum telah ditempatkan sebagai salah satu unsur penting dalam membangun persatuan dan menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara.


Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema ini memiliki makna konkret bagi seluruh insan Adhyaksa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Patriotisme diwujudkan melalui kesetiaan kepada konstitusi dan kepentingan negara, kegigihan tercermin dalam profesionalisme, ketekunan, serta keberanian menuntaskan setiap amanah, sedangkan empati menjadi pengingat bahwa ketegasan dalam penegakan hukum harus senantiasa berjalan beriringan dengan kebijaksanaan dan rasa keadilan.


Dengan keseimbangan nilai-nilai tersebut, setiap kewenangan yang dijalankan insan Adhyaksa tidak hanya menjadi bentuk pelaksanaan tugas, tetapi juga harus dapat dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.


Jaksa Agung juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi saat ini, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan sosial dan ekonomi, arus informasi yang semakin terbuka, hingga pola kejahatan yang semakin kompleks. Kondisi tersebut menuntut setiap generasi untuk memiliki kemampuan membaca perubahan, menentukan sikap, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.


Bagi seluruh insan Adhyaksa, khususnya generasi muda Kejaksaan, semangat Sumpah Pemuda harus diterjemahkan ke dalam kualitas pengabdian dan pelaksanaan tugas sehari-hari. Penegakan hukum harus dilaksanakan secara objektif, independen, serta senantiasa berlandaskan hati nurani dan rasa keadilan. Kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan dibangun melalui konsistensi antara kewenangan yang dimiliki dan cara kewenangan tersebut dijalankan.

Dalam amanatnya, Jaksa Agung menegaskan pentingnya menjaga integritas dan independensi dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Jangan pernah menggadaikan integritas demi kepentingan sesaat! Keberanian seorang Aparatur Kejaksaan tidak hanya diukur dari ketegasan dalam bertindak, tetapi juga dari kemampuan menjaga independensi, menolak intervensi, dan memberikan perlakuan yang adil kepada setiap orang,” demikian pesan Jaksa Agung dalam amanat yang dibacakan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku.


Sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026, seluruh insan Adhyaksa diajak untuk mewujudkan jiwa patriotik melalui kesetiaan kepada bangsa dan negara, kegigihan dalam menjalankan amanah, serta empati dalam memberikan pelayanan dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat.


Untuk mewujudkan nilai-nilai tersebut, Jaksa Agung menyampaikan empat pesan penting kepada seluruh insan Adhyaksa, khususnya generasi muda Kejaksaan.


Pertama, meneguhkan integritas dan profesionalisme dalam setiap tindakan dengan menjunjung tinggi kejujuran, independensi, dan kehormatan institusi serta tidak mengorbankan prinsip keadilan demi kepentingan pribadi maupun golongan.

Kedua, menanamkan semangat patriotisme dalam pelaksanaan tugas melalui sikap disiplin, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam menjalankan setiap amanah sebagai wujud kecintaan kepada bangsa dan negara.


Ketiga, menumbuhkan kegigihan untuk terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi dengan meningkatkan kompetensi serta kemampuan dalam menghadapi perkembangan zaman, sekaligus menjadi penggerak perubahan yang membawa kemajuan bagi institusi Kejaksaan.


Keempat, mengedepankan empati dan nurani dalam penegakan hukum agar pelaksanaan tugas tidak hanya menjunjung tinggi kepastian hukum, tetapi juga mencerminkan rasa keadilan, kemanfaatan, dan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.


Mengakhiri amanatnya, Jaksa Agung mengajak seluruh insan Adhyaksa menjadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, memperteguh komitmen pengabdian, serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan Republik Indonesia.


Secara khusus, kepada generasi muda Adhyaksa, Jaksa Agung berpesan agar tidak menunggu masa depan untuk mulai berkontribusi. Semangat Sumpah Pemuda harus ditunjukkan sejak hari ini melalui sikap jujur, ketekunan dalam bekerja, keberanian berinovasi, dan kepedulian terhadap sesama.


Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Adapun petugas upacara terdiri atas Wira Upacara Achmad Attamimi, S.H., M.H., Komandan Upacara Karel Sampe, S.H., M.H., serta petugas pengibar Bendera Merah Putih, yakni Muhammad Ichwanuddin. ER, S.T., Ghilman Dwi Rachman Salim, S.E., dan Yusri Tri Saputra, S.Pd.


Selanjutnya, Pembaca Keputusan Kongres Noor Fajar Adiansyah Roesadi, S.M., Pengucap Tri Krama Adhyaksa Mahesha Aginio Bimantio, S.M., ADC Inspektur Upacara Gabriel Mangkudilaga Mangiri, A.Md., pembawa acara (MC) Cindy Claudya A. Latumahina, serta Pembaca Doa Muhammad Galang Al Falah.


Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 ini, Kejaksaan Tinggi Maluku meneguhkan komitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai patriotisme, integritas, profesionalisme, kegigihan, dan empati dalam setiap pelaksanaan tugas. Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan Adhyaksa untuk memberikan pengabdian terbaik, menegakkan hukum secara berkeadilan, serta menjaga kepercayaan masyarakat demi Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Kapoksahli Kodaeral IX Hadiri Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Oktober 28, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Kodaeral IX Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Maluku, Rabu (28/10/2026).


Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia”, menjadi seruan bagi seluruh generasi muda Indonesia untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme, pantang menyerah dalam menghadapi tantangan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama demi mewujudkan Indonesia yang maju, kuat, dan bermartabat.


Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memimpin jalannya upacara dan membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Eric Tohir yang menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda yang patriotik, gigih, dan berempati sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan zaman dan mendorong kemajuan bangsa.

Dalam sambutannya, Menpora menegaskan bahwa patriotisme tidak hanya diwujudkan melalui semangat cinta Tanah Air, tetapi juga melalui pengabdian dan tindakan nyata bagi bangsa dan negara. 


Sementara itu, kegigihan merupakan kekuatan untuk terus berjuang, bangkit dari kegagalan, dan tidak menyerah dalam menghadapi berbagai kesulitan. Adapun empati menjadi landasan penting dalam membangun kepedulian sosial serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.


Kemajuan bangsa lanjutnya, tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik, perkembangan teknologi, maupun kekayaan yang dimiliki, tetapi juga dari kualitas karakter, nilai-nilai kemanusiaan, dan kontribusi nyata generasi muda dalam menentukan arah masa depan Indonesia.

"Semangat Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak bersejarah yang menegaskan tekad pemuda untuk bertanah air satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Indonesia. Semangat persatuan tersebut harus terus dijaga dan diwujudkan melalui karya, pengabdian, serta kolaborasi lintas generasi dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa," terangnya. 


Kehadiran Kapoksahli Kodaeral IX dalam upacara tersebut menjadi wujud komitmen TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IX, dalam mendukung penguatan semangat nasionalisme, persatuan, dan karakter generasi muda di Provinsi Maluku. 


Generasi muda diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dan nasional.

Melalui momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, seluruh elemen bangsa diajak untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat pengabdian, serta membangun generasi muda yang berintegritas, tangguh, dan peduli terhadap sesama.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XV/Pattimura, Kapolda Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kabinda Maluku, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku dan undangan lainnya. 


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Selasa, 27 Oktober 2026

Bupati Malteng Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, 15 Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan

Oktober 27, 2026


Malteng - Info Digital Akurat - Semangat persatuan dan peran strategis generasi muda menjadi sorotan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (28/10/2026). Pada momentum tersebut, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus menjadi bagian dari peringatan penting perjalanan perjuangan pemuda Indonesia.


Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa pemuda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan, mendorong kemajuan daerah, serta menghadirkan gagasan dan tindakan nyata untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.


Melalui momentum Sumpah Pemuda, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi turut mengambil peran aktif dengan mengembangkan potensi, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan masyarakat. Semangat patriotisme, kegigihan, dan empati dinilai penting dalam membentuk generasi yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan daerah.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memberikan penghargaan kepada 15 pemuda dan pemudi berprestasi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas capaian, potensi, serta kontribusi nyata generasi muda yang telah menunjukkan kemampuan dan dedikasi di bidang masing-masing.


Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para penerima maupun pemuda lainnya untuk terus berkarya, mengembangkan kemampuan, dan berpartisipasi dalam pembangunan Kabupaten Maluku Tengah. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan menjunjung tinggi persatuan demi masa depan Indonesia.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Pemkot Ambon Telusuri Dugaan SK Pangkat Bodong, Hasil Audit Jadi Penentu Langkah Selanjutnya

Oktober 27, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mulai menindaklanjuti temuan dugaan penerbitan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat palsu atau bodong di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui pelaksanaan audit khusus.


Proses pemeriksaan tersebut berlangsung selama 15 hari kerja, terhitung sejak 19 Oktober hingga 6 November 2026.


Jubir Pemkot Ambon, sekaligus Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy menjelaskan , audit khusus yang dilakukan sebagai tindak lanjut atas pemberitaan media mengenai dugaan beredarnya SK kenaikan pangkat palsu di lingkungan Pemkot Ambon, dan konferensi pers yang dilakukan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.


“Langkah tersebut merupakan respons pemerintah daerah, untuk menelusuri persoalan penerbitan SK kenaikan pangkat yang diduga tidak sah," tegas Ronald kepada wartawan di Ambon, Senin (26/10/2026).


Ia menjelaskan, Wali Kota Ambon telah menerbitkan Surat Nomor 800.1/4728/2026 tertanggal 16 Oktober 2026 perihal audit khusus. Surat tersebut diterbitkan, untuk menindaklanjuti pemberitaan media pada 15 Oktober 2026 terkait dugaan beredarnya SK kenaikan pangkat bodong di lingkungan Pemkot Ambon.


Selain itu, Pemkot Ambon juga telah menerima surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional IV Makassar Nomor 078/B.KP.06.01/SD/KR.IV/X/2026 tertanggal 15 Oktober 2026 tentang jawaban atas permohonan pemeriksaan SK kenaikan pangkat.


"Sebagai tindak lanjut, Inspektur Kota Ambon menerbitkan Surat Tugas Nomor 094/95-Inspekot tertanggal 16 Oktober 2026 untuk membentuk tim audit khusus," ujar Lekransy.


Tim tersebut diberikan waktu selama 15 hari kerja, mulai 19 Oktober hingga 6 November 2026, untuk melaksanakan pemeriksaan.


Menurut Ronald, seluruh proses pemeriksaan dan laporan hasil audit khusus nantinya akan disampaikan kepada Wali Kota Ambon, selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).


Hasil audit tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah, untuk menentukan langkah tindak lanjut, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Pelaksanaan audit khusus ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai persoalan dugaan SK kenaikan pangkat bodong, sekaligus memastikan penanganannya dilakukan melalui mekanisme pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.


"Pemkot Ambon juga perlu memastikan setiap keputusan administrasi kepegawaian diterbitkan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, guna menjaga tertib administrasi serta integritas pengelolaan aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Ambon, " tandas Jubir.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Kendala Jaringan Sempat Ganggu TKA, Kemendikdasmen Siapkan Sesi Khusus bagi Murid Terdampak

Oktober 27, 2026


Jakarta - Info Digital Akurat - Komitmen menjaga kelancaran dan keadilan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) terus diperkuat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Di tengah pelaksanaan asesmen jenjang SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat pada 26–27 Oktober 2026, kendala jaringan sempat terjadi pada sesi pertama hari kedua dan berdampak pada sebagian murid. Meski demikian, sesi kedua berlangsung lancar, Selasa (27/10/2026).


Kendala teknis tersebut langsung menjadi perhatian Kemendikdasmen melalui koordinasi dan pemantauan bersama pihak terkait antarkementerian dan lembaga. Upaya penanganan terus dioptimalkan agar pelaksanaan asesmen berjalan sesuai prosedur serta setiap murid memperoleh kesempatan yang adil untuk mengikuti evaluasi kemampuan akademik.


Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, menegaskan bahwa pemantauan dan koordinasi dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas penyelenggaraan TKA di berbagai wilayah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada satuan pendidikan dan petugas lapangan yang telah bekerja sama menjaga pelaksanaan asesmen tetap berjalan di tengah kendala yang terjadi.


Sebagai langkah tindak lanjut, Kemendikdasmen menyediakan sesi khusus bagi murid yang mengalami kendala dan membutuhkan penjadwalan ulang. Sesi tersebut dijadwalkan pada Jumat, 30 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB. Kebijakan ini memastikan murid yang terdampak tetap memiliki kesempatan mengikuti asesmen dengan mengedepankan prinsip objektivitas, kejujuran, dan keadilan.


Kemendikdasmen turut mengapresiasi dukungan satuan pendidikan, proktor, pengawas, dinas pendidikan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TKA. Para murid juga diimbau untuk tetap tenang, percaya pada kemampuan diri, serta menjalani setiap tahapan asesmen dengan semangat jujur dan gembira. Sebab, kualitas pendidikan bukan hanya diukur dari hasil yang dicapai, tetapi juga dari komitmen memastikan setiap murid memperoleh kesempatan yang setara untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Senin, 26 Oktober 2026

Dari Bumi Raja-Raja, 144 Petarung Infanteri Tangguh Siap Menjaga Kedaulatan Bangsa

Oktober 26, 2026


Salahutu - Info Digital Akurat - Semangat pengabdian kepada bangsa dan negara mengiringi langkah 144 prajurit muda TNI Angkatan Darat setelah menuntaskan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri Gelombang III Tahun Anggaran 2026. Penutupan pendidikan tersebut dipimpin langsung Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., di Lapangan Sepak Bola Eriwakang Rindam XV/Pattimura, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (26/10/2026).


Upacara penutupan berlangsung dengan rangkaian kegiatan yang diawali pengambilan sumpah prajurit, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi. Momentum ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan dasar sekaligus awal perjalanan para Bintara untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI AD.


Dalam amanatnya, Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan bahwa kelulusan pendidikan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Para prajurit dituntut mampu membuktikan diri sebagai personel profesional, pemimpin yang berkarakter, serta petarung yang pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan tugas negara.


Pangdam juga menekankan pentingnya peran Bintara dalam struktur organisasi TNI AD. Menurutnya, Bintara merupakan tulang punggung satuan yang tidak hanya bertugas melaksanakan perintah, tetapi juga menjadi penghubung penting antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan tugas di lapangan. Karena itu, setiap prajurit harus memiliki disiplin, integritas, kemampuan, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.


Keberhasilan menyelesaikan pendidikan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi para orang tua dan keluarga. Pangdam berpesan agar kebanggaan itu dijaga melalui perjalanan karier yang diwarnai prestasi, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesungguhan dalam melaksanakan setiap tugas. Para Bintara yang baru menyelesaikan pendidikan juga didorong untuk mengikuti pendidikan lanjutan dengan baik dan terus meningkatkan kemampuan diri sebagai bagian dari keluarga besar TNI AD, khususnya Kodam XV/Pattimura.


Mengakhiri amanatnya, Pangdam mengingatkan para prajurit agar senantiasa menjaga kondisi fisik dan mental, meningkatkan profesionalisme, serta membangun jiwa petarung dalam menghadapi dinamika tugas ke depan. Semangat menjadi prajurit yang prima diharapkan terus tertanam dalam setiap pelaksanaan pengabdian kepada bangsa dan negara.


Suasana penutupan pendidikan semakin semarak dengan penampilan berbagai atraksi dan demonstrasi kemampuan prajurit. Sejumlah penampilan yang ditampilkan antara lain display drumband Ksatria Petarung Prima, peragaan Sparko, demonstrasi Taekwondo, hingga simulasi pembebasan tawanan.


Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan kemampuan, ketangkasan, dan kesiapan para prajurit setelah menjalani proses pendidikan. Dengan berakhirnya pendidikan ini, 144 Bintara Infanteri diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh serta menjalankan amanah sebagai prajurit TNI AD yang profesional, disiplin, dan senantiasa siap mengabdi kepada bangsa dan negara.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Minggu, 25 Oktober 2026

Perkuat Evaluasi Pendidikan, Kadisdikbud Maluku Resmi Buka TKA 2026/2027 yang Diikuti 27.032 Siswa dari 412 Sekolah

Oktober 25, 2026

Ambon - Info Digital Akurat - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr. Sarlota Singerin, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Maluku Tahun Pelajaran 2026/2027 melalui kegiatan pembukaan yang dilaksanakan secara daring (online), Senin (26/10/2026).


Dalam sambutannya, Dr. Sarlota menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik bukan sekadar agenda evaluasi pendidikan, melainkan langkah strategis untuk memetakan kemampuan akademik peserta didik sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan menengah di Provinsi Maluku.


Pelaksanaan TKA tahun ini diikuti sebanyak 27.032 peserta didik dari 412 sekolah penyelenggara yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Maluku. Adapun pelaksanaan gelombang pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026.


Menurut Dr. Sarlota, pelaksanaan TKA memiliki peran penting dalam memperoleh gambaran mengenai kemampuan akademik peserta didik. Hasilnya diharapkan dapat menjadi salah satu bahan evaluasi bagi pemangku kepentingan pendidikan untuk merumuskan langkah-langkah peningkatan kualitas pembelajaran dan mutu pendidikan secara berkelanjutan.


Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan TKA harus berlandaskan tiga prinsip utama, yakni kejujuran, kerahasiaan, dan akuntabilitas. Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing secara profesional, tertib, berintegritas, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Kepada seluruh peserta didik yang mengikuti TKA, Dr. Sarlota berpesan agar mereka mengerjakan setiap tahapan tes dengan sungguh-sungguh, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran.


Ia mengingatkan agar TKA tidak dipandang sebagai beban ataupun sumber ketakutan, melainkan sebagai kesempatan bagi peserta didik untuk mengenali potensi diri, mengukur kemampuan akademik, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.


“Keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh hasil tes, tetapi juga oleh karakter, kerja keras, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar,” pesan Dr. Sarlota kepada para peserta didik.


Pada kesempatan tersebut, Dr. Sarlota turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah, guru, pengawas, proktor, dan seluruh panitia yang telah bekerja keras serta menunjukkan komitmen dalam mempersiapkan pelaksanaan TKA Tahun Pelajaran 2026/2027.


Ia meminta seluruh unsur penyelenggara memastikan setiap proses berjalan secara tertib, objektif, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan. Profesionalisme serta koordinasi yang baik dinilai penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tes di seluruh sekolah penyelenggara di Provinsi Maluku.


Mengakhiri sambutannya, Dr. Sarlota menyatakan secara resmi dibukanya Tes Kemampuan Akademik Tahun Pelajaran 2026/2027 bagi peserta didik jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Maluku, seraya memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa agar seluruh rangkaian pelaksanaan dapat berjalan dengan baik.


Ia berharap momentum pelaksanaan TKA ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berdaya saing, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.


“Selamat mengikuti Tes Kemampuan Akademik. Tetap semangat, junjung tinggi kejujuran, dan berikan kemampuan terbaik kalian untuk mengukir Maluku yang cerdas, bermutu, dan maju,” pesannya.


Pelaksanaan TKA 2026/2027 diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemetaan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Maluku.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

BERITA LAIN