Tulehu - Info Digital Akurat - Nuansa religius menyelimuti Masjid Arrahman, Dusun Kramat Bawah, Desa Tulehu, saat Majelis Ta’lim Arrahma menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan, dengan menghadirkan tausiah serta pembacaan Barzanji sebagai bagian dari upaya mempererat ukhuwah dan menumbuhkan kecintaan jamaah kepada Rasulullah SAW. Senin (24/8/2026)
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Ustadz Abdul Kadir Marasabessy. Dalam kesempatan tersebut, ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan berasal dari Surah As-Saff ayat 2–6.
Usai pembacaan Kalam Ilahi, jamaah kemudian mengikuti penyampaian tausiah yang disampaikan Ustadz Hasrun Kelrey, S.Ag., M.Ag. Dalam tausiahnya, ia menguraikan kandungan Surah As-Saff ayat 2–6 serta kaitannya dengan kehidupan umat Islam.
Ustadz Hasrun menyampaikan bahwa salah satu pesan utama dalam Surah As-Saff adalah pentingnya menjaga kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Menurutnya, seorang Muslim tidak seharusnya hanya mampu berbicara mengenai kebaikan, tetapi juga harus menunjukkan kebaikan tersebut melalui tindakan nyata.
Ia menegaskan bahwa ajaran Islam menghendaki umatnya untuk memiliki komitmen dan keteguhan dalam menjalankan apa yang telah diyakini. Perkataan yang baik harus diwujudkan dalam perbuatan, sehingga nilai-nilai keimanan tidak berhenti pada ucapan, tetapi benar-benar tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Ustadz Hasrun menjelaskan bahwa Surah As-Saff juga memberikan pelajaran mengenai pentingnya perjuangan di jalan Allah SWT dan keteguhan dalam membela kebenaran. Umat Islam diajak untuk senantiasa mengikuti petunjuk Allah SWT serta tidak mudah goyah dalam menjalankan ajaran agama.
Ia kemudian mengaitkan kandungan ayat tersebut dengan Surah As-Saff ayat 6, yang mengisahkan Nabi Isa AS ketika menyampaikan kabar gembira kepada Bani Israil tentang akan datangnya seorang Rasul setelahnya yang bernama Ahmad, yang dipahami sebagai Nabi Muhammad SAW.
Menurut Ustadz Hasrun, pesan tersebut memiliki hubungan yang kuat dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan menjadikan kehidupan beliau sebagai teladan.
“Maulid Nabi bukan hanya untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita dapat mengambil keteladanan beliau, memperbaiki akhlak dan mengamalkan ajaran yang beliau sampaikan dalam kehidupan sehari-hari,”
Setelah penyampaian tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Barzanji yang dibawakan oleh ibu-ibu Majelis Ta’lim Arrahma. Lantunan Barzanji berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan menjadi ungkapan kecintaan serta penghormatan jamaah kepada Nabi Muhammad SAW.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, Majelis Ta’lim Arrahman berharap jamaah semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta mampu menerapkan akhlak dan keteladanan beliau dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat.
Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri agar nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW semakin nyata dalam kehidupan umat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama yang diikuti seluruh jamaah. Doa bersama berlangsung dalam suasana khidmat, sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh rangkaian kegiatan mendapat keberkahan dari Allah SWT dan membawa manfaat bagi jamaah serta masyarakat.
Penulis : Redaksi | Editor : Admin
Suara Anda Penting
Bagi Kami
Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.
Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.























