Info Digital Akurat: Maluku Tengah
Foto utama artikel
Foto potret tambahan
Tampilkan postingan dengan label Maluku Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maluku Tengah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 November 2026

Semarak HUT ke-69 Kota Masohi, Bupati Zulkarnain Buka Karate Open Tournament 2026

November 01, 2026

Masohi - Info Digital Akurat - Semangat olahraga dan pembinaan atlet karate mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kota Masohi. Sebanyak 600 atlet dari 32 kontingen se-Provinsi Maluku ambil bagian dalam Karate Open Tournament Bupati Cup 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, di Gedung Olahraga Masohi, Minggu (1/11/2026).


Turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk menguji kemampuan dan keterampilan para atlet, tetapi juga merupakan bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga karate di daerah. Melalui kompetisi ini, para atlet diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengukur hasil latihan dan persiapan yang telah dilakukan.


Antusiasme peserta dari berbagai daerah di Maluku menunjukkan besarnya potensi olahraga karate yang perlu terus dikembangkan. Kehadiran 32 kontingen dengan total 600 atlet juga menjadi bukti bahwa turnamen ini mendapat perhatian luas dari kalangan insan olahraga, khususnya komunitas karate di Maluku.


Suasana pembukaan semakin meriah dengan digelarnya pertandingan eksibisi kumite yang mempertemukan Kapolres Maluku Tengah dengan Komandan Denpom 15-2 Masohi. Pertandingan persahabatan tersebut menjadi salah satu atraksi menarik yang menyedot perhatian para peserta dan tamu undangan.


Melalui penyelenggaraan Karate Open Tournament Bupati Cup 2026, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah diharapkan dapat terus mendorong perkembangan olahraga karate serta melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan membawa nama Maluku Tengah serta Provinsi Maluku meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Selasa, 27 Oktober 2026

Bupati Malteng Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, 15 Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan

Oktober 27, 2026


Malteng - Info Digital Akurat - Semangat persatuan dan peran strategis generasi muda menjadi sorotan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (28/10/2026). Pada momentum tersebut, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus menjadi bagian dari peringatan penting perjalanan perjuangan pemuda Indonesia.


Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa pemuda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan, mendorong kemajuan daerah, serta menghadirkan gagasan dan tindakan nyata untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.


Melalui momentum Sumpah Pemuda, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi turut mengambil peran aktif dengan mengembangkan potensi, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan masyarakat. Semangat patriotisme, kegigihan, dan empati dinilai penting dalam membentuk generasi yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan daerah.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memberikan penghargaan kepada 15 pemuda dan pemudi berprestasi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas capaian, potensi, serta kontribusi nyata generasi muda yang telah menunjukkan kemampuan dan dedikasi di bidang masing-masing.


Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para penerima maupun pemuda lainnya untuk terus berkarya, mengembangkan kemampuan, dan berpartisipasi dalam pembangunan Kabupaten Maluku Tengah. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan menjunjung tinggi persatuan demi masa depan Indonesia.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Sabtu, 24 Oktober 2026

Semarak HUT ke-69 Kota Masohi, “Saparua Berlari” Satukan Pelari dari Berbagai Daerah hingga Mancanegara

Oktober 24, 2026

Saparua - Info Digital Akurat Semangat olahraga dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Fun Run 10 KM bertajuk “Saparua Berlari” yang dipusatkan di depan Benteng Duurstede. Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, bersama Wakil Bupati Mario Lawalata dan anggota DPRD Maluku Tengah secara resmi melepas para peserta yang berjumlah 176 pelari, Sabtu (24/10/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kota Masohi Tahun 2026. Peserta yang ambil bagian berasal dari Saparua dan berbagai daerah lainnya, termasuk pelari dari mancanegara, sehingga menambah semarak penyelenggaraan ajang olahraga tersebut.


Dengan mengambil titik start dan finis di depan Benteng Duurstede, para peserta menempuh lintasan sepanjang 10 kilometer yang melewati sejumlah lokasi di Pulau Saparua. Rute tersebut mencakup kawasan RSUD Saparua, Puskesmas Porto Haria, hingga Taman Wisata Pantai Batu Pintu Haria.


Pemilihan Saparua sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Wilayah ini memiliki catatan sejarah dalam perkembangan olahraga di Maluku Tengah dan dikenal telah melahirkan banyak atlet berprestasi, terutama di cabang olahraga atletik. Melalui kegiatan ini, potensi olahraga daerah sekaligus daya tarik Saparua diharapkan semakin dikenal luas.


Persaingan antarpeserta berlangsung dalam dua kategori, yakni putra dan putri. Pada kategori putra, Muhammad Rizki Ode asal Tulehu berhasil menjadi finisher pertama dengan catatan waktu 38 menit. Sementara itu, kategori putri diraih oleh Mey Latuperissa asal Haria dengan waktu tempuh 51 menit.


Penyelenggaraan “Saparua Berlari” tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan dan ketahanan para pelari, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga. Kehadiran peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara turut memberikan warna tersendiri dalam perayaan HUT ke-69 Kota Masohi Tahun 2026.


Melalui kegiatan ini, Saparua kembali mendapat ruang untuk menunjukkan potensi dan sejarahnya dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi, sekaligus memperkuat semangat masyarakat Maluku Tengah dalam mengembangkan budaya hidup sehat dan olahraga.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Kamis, 22 Oktober 2026

Maluku Tengah Masuk Nominasi TPAKD Terbaik 2026 Wilayah Nusa Tenggara, Maluku dan Papua

Oktober 22, 2026


Jakarta - Info Digital Akurat - Upaya memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat mengantarkan Kabupaten Maluku Tengah masuk dalam nominasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Terbaik Tingkat Kabupaten Tahun 2026 untuk wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Pengakuan tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat nominasi dalam acara TPAKD Award yang berlangsung di JIExpo, Jakarta, Kamis (22/10/2026).


Sertifikat nominasi diserahkan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Dr. Friderica Widyasari Dewi, dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Maluku Tengah, Arman Mualo, S.T., M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.


Masuknya Maluku Tengah dalam nominasi TPAKD Terbaik 2026 menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya pemerintah daerah dalam mendorong perluasan akses keuangan, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat inklusi keuangan di tengah masyarakat. Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang lebih merata dan berkelanjutan.


Perluasan akses terhadap layanan keuangan diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, OJK, lembaga jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh informasi, layanan, serta akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan.


Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah diharapkan terus memperkuat kolaborasi dan program percepatan akses keuangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan kelompok produktif di berbagai wilayah. Pencapaian nominasi ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas program literasi dan inklusi keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.


 Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Rabu, 21 Oktober 2026

Bupati Maluku Tengah Bersama 2.000 Peserta Peringati Hari Santri, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Membentang

Oktober 21, 2026

Masohi - Info Digital Akurat - Semangat kebangsaan dan pengabdian mewarnai peringatan Hari Santri Tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tengah. Sekitar 2.000 peserta mengikuti upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, selaku inspektur upacara, bertempat di Pelataran Masjid Ibnu Abdullah, Masohi, Kamis (22/10/2026).


Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan Hari Santri tahun ini menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, momentum ini juga menegaskan pentingnya peran santri dalam mendukung pembangunan bangsa dan mempersiapkan generasi penerus yang berakhlak, berilmu, serta memiliki semangat nasionalisme.


Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Kirab Ta’aruf yang menyusuri sejumlah ruas jalan di seputaran Kota Masohi. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 100 meter sebagai simbol persatuan, cinta Tanah Air, dan semangat kebangsaan.


Peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa para pendahulu, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat persatuan, serta berkontribusi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Melalui momentum ini, diharapkan semangat perjuangan, nilai religius, dan jiwa pengabdian para santri terus tumbuh dan berkembang. Dengan demikian, santri dapat mengambil bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, serta mampu menyongsong cita-cita Indonesia Emas.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Selasa, 20 Oktober 2026

Seluruh Kepala Pemerintah Negeri dan Lurah se-Malteng Ikuti Workshop Evaluasi Keuangan 2026

Oktober 20, 2026


Malteng - Info Digital Akurat - Penguatan tata kelola keuangan dan pembangunan desa menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam mendorong pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pembukaan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, Selasa (20/10/2026).


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Maluku ini diikuti seluruh kepala pemerintah negeri dan lurah se-Kabupaten Maluku Tengah.


Workshop tersebut menjadi wadah evaluasi sekaligus upaya memperkuat kapasitas aparatur pemerintahan negeri dan kelurahan dalam mengelola keuangan serta melaksanakan pembangunan secara tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Dalam pengelolaan keuangan desa, tertib administrasi tidak cukup hanya diwujudkan melalui kelengkapan dokumen dan laporan pertanggungjawaban. Hal itu harus berjalan seiring dengan integritas, transparansi, serta akuntabilitas agar setiap tahapan pengelolaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara jelas.


Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya tata kelola keuangan yang baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban anggaran.


Pengelolaan anggaran yang sesuai ketentuan juga menjadi faktor penting dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, setiap anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.


Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah negeri, kelurahan, dan BPKP diharapkan mampu memperkuat pengawasan serta mendorong terciptanya pengelolaan keuangan yang lebih profesional dan bertanggung jawab.


Melalui Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah berharap tata kelola pemerintahan di tingkat negeri dan kelurahan semakin baik, sehingga anggaran yang dikelola benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Rabu, 14 Oktober 2026

Jaga Stabilitas Pemerintahan Negeri, Sekda Malteng Lantik Empat Penjabat Kepala Pemerintah Negeri

Oktober 14, 2026


Masohi - Info Digital Akurat - Keberlangsungan pemerintahan di tingkat negeri menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui pelantikan empat Penjabat Kepala Pemerintah Negeri dan Negeri Administratif. Prosesi pelantikan berlangsung di Operation Room Lantai 3 Kantor Bupati Maluku Tengah, Rabu (14/10/2026).


Pelantikan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah, Dr. Rakib Sahubawa, S.Pi., M.Si. Empat wilayah yang mendapatkan penjabat kepala pemerintahan yakni Negeri Mosso, Kecamatan Tehoru; Negeri Titawai, Kecamatan Nusalaut; Negeri Kariu, Kecamatan Pulau Haruku; serta Negeri Administratif Olong, Kecamatan Seram Utara.


Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan negeri agar tetap berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penugasan para penjabat tersebut juga berkaitan dengan upaya memastikan pelaksanaan tugas pemerintahan dan administrasi di masing-masing wilayah tetap berlangsung.


Selain menjaga stabilitas pemerintahan, langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan publik kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Pemerintahan negeri memiliki peran strategis dalam menangani kebutuhan administrasi warga, mendukung program pembangunan, serta membangun koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten.


Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mendorong penyelenggaraan pemerintahan negeri yang tertib, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Para penjabat yang dilantik memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas pemerintahan secara profesional, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta menjaga kelancaran pelayanan publik di Negeri Mosso, Negeri Titawai, Negeri Kariu, dan Negeri Administratif Olong.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Senin, 12 Oktober 2026

KUA Salahutu Bersama MUI Maluku dan Densus 88 Gelar BRUS, Perkuat Karakter Pelajar SMP 7 Malteng

Oktober 12, 2026


Salahutu - Info Digital Akurat - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salahutu melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP 7 Maluku Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda melalui edukasi keagamaan, pembentukan karakter, serta penanaman nilai-nilai moral dan kebangsaan bagi para pelajar.

‎

‎Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Ustadz Muchsin Tawainella, S.E., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku, Prof. Dr. H. Abdullah Latuapo, M.Pd., Kanit Intel Densus 88, AKP Irawan Rumasoren serta Tokoh Agama. Kehadiran para pemateri dari berbagai unsur ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam memberikan pembinaan dan pendampingan kepada generasi muda di lingkungan sekolah, Senin (12/10/2026).

‎Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi dari Kepala KUA Kecamatan Salahutu mengenai pentingnya pembinaan karakter remaja, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta pembentukan sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Para pelajar juga diarahkan untuk memahami pentingnya menghormati orang tua dan guru, menjaga pergaulan, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan.

‎

‎Selanjutnya, Kepala MUI Provinsi Maluku memberikan materi yang berkaitan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, dan pentingnya menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui penyampaian materi tersebut, para pelajar diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai moral dan ajaran agama dalam pergaulan, sekaligus membangun sikap saling menghargai di tengah keberagaman.

‎Sementara itu, Kanit Intel Densus 88 turut memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap pengaruh negatif di lingkungan pergaulan maupun informasi yang beredar di media sosial. Edukasi ini diharapkan dapat membangun kesadaran siswa agar lebih bijak dalam menerima informasi, tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang menyesatkan, serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh yang dapat merusak masa depan.

‎

‎Pelaksanaan program BRUS ini diharapkan menjadi sarana edukasi yang bermanfaat bagi para siswa SMP 7 Malteng dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja. Melalui pembekalan dari KUA, MUI, dan Densus 88, para pelajar diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak baik, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu mengambil keputusan secara bijaksana dalam kehidupan sehari-hari.

‎Kegiatan berlangsung dengan penyampaian materi oleh masing-masing pemateri sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pembinaan generasi muda. Kolaborasi antara lembaga keagamaan, unsur masyarakat, dan aparat terkait diharapkan dapat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, positif, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik.

‎

‎Sebagai penutup, kegiatan BRUS di SMP 7 Malteng diakhiri dengan sesi foto bersama antara para pemateri, pihak sekolah, tokoh agama dan peserta kegiatan. Momen tersebut menjadi dokumentasi kebersamaan sekaligus menandai terlaksananya kegiatan pembinaan remaja usia sekolah yang diharapkan memberikan dampak positif bagi para pelajar.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Minggu, 11 Oktober 2026

Dihadiri Anggota KPU RI, Sosialisasi Pemilih Pemula di Salahutu Tekankan Pentingnya Demokrasi

Oktober 11, 2026

Tulehu - Info Digital Akurat - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Tengah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas Darussalam, Kampus Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan siswi dari sekolah-sekolah tingkat SMA se-Kecamatan Salahutu sebagai upaya memperkenalkan pendidikan kepemiluan kepada generasi muda.


Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua KPU Provinsi Maluku, M. Shaddek Fuad. Pelaksanaan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya demokrasi, proses pemilu, serta peran generasi muda dalam kehidupan berdemokrasi di Indonesia, Senin (12/10/2026).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos, Ketua KPU Provinsi Maluku, M. Shaddek Fuad, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pattimura, Said Lestaluhu, serta Camat Salahutu. Kehadiran unsur penyelenggara pemilu, akademisi, dan pemerintah kecamatan menunjukkan keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pendidikan kepemiluan bagi pemilih pemula.


Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan dapat memahami hak dan tanggung jawab sebagai warga negara, khususnya dalam menggunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab. Pendidikan pemilih sejak dini juga penting untuk membangun kesadaran generasi muda agar mampu mengenali proses demokrasi serta memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemilu.


Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran politik para pelajar, khususnya di Kecamatan Salahutu. Dengan demikian, generasi muda dapat menjadi pemilih yang berpengetahuan, kritis, dan bertanggung jawab dalam mendukung pelaksanaan demokrasi yang berkualitas.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Rabu, 07 Oktober 2026

Pemkab Maluku Tengah dan PN Masohi Perkuat Sinergi, Dorong Sidang Keliling ke Negeri-Negeri

Oktober 07, 2026


Masohi - Info Digital Akurat - Upaya memperkuat koordinasi antarlembaga terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Hal tersebut terlihat dalam pertemuan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, bersama Ketua Pengadilan Negeri Masohi, Dr. Josca Jane Ririhena, S.H., M.H., beserta jajaran dalam agenda silaturahmi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (7/10/2026).


Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi dan komunikasi kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan tugas serta pelayanan hukum di wilayah hukum Pengadilan Negeri Masohi.


Dalam pertemuan itu turut dibahas peluang penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan Pengadilan Negeri Masohi melalui nota kesepahaman (MoU), khususnya dalam mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.


Salah satu bentuk pelayanan yang didorong adalah pelaksanaan sidang keliling ke negeri-negeri, sehingga masyarakat di wilayah yang memiliki kendala akses dapat memperoleh pelayanan peradilan secara lebih mudah, cepat, dan dekat.


Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyambut baik penguatan sinergi tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah diakses serta mampu menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Maluku Tengah.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Kamis, 24 September 2026

KUA Kecamatan Salahutu Gandeng Sekolah Dalam Pembinaan Remaja, Bahaya Media Sosial dan Narkoba Jadi Sorotan

September 24, 2026

Tulehu - Info Digital Akurat - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salahutu terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang merupakan salah satu program Kementerian Agama.


Kegiatan BRUS tersebut dilaksanakan di SMK Rijali Salahutu dan diikuti oleh para peserta didik. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kamis (24/9/2026).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SMK Rijali Salahutu, Mirna Laila Ohorella, ST., Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., Ketua MUI Provinsi Maluku Prof. Dr. Abdullah Latuapo, Kanit Intel Densus 88 AKP Irawan Rumasoren, Rektor UIN AM Sangadji Prof. Dr. H. Abidin Wakano, pegawai KUA Kecamatan Salahutu, serta dewan guru SMK Rijali Salahutu.


Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK Rijali Salahutu, Mirna Laila Ohorella, ST., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan BRUS di lingkungan sekolah.


Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam memberikan pembinaan dan wawasan kepada peserta didik, khususnya dalam membentuk karakter serta mempersiapkan mereka menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa depan.


“Ini merupakan kebanggaan bagi kami, karena SMK Rijali Salahutu dapat menjadi tempat pelaksanaan kegiatan BRUS. Kehadiran KUA Kecamatan Salahutu bersama para narasumber memberikan nilai positif dan wawasan yang sangat berarti bagi anak-anak didik kami,” ujar Kepsek


Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi dapat memberikan dampak nyata bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Para pelajar diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.


Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., menjelaskan bahwa BRUS merupakan bagian dari program Kementerian Agama yang dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan terhadap remaja usia sekolah.


Menurutnya, pembinaan sejak usia sekolah sangat penting karena masa remaja merupakan fase pembentukan karakter dan penentuan arah masa depan. Para remaja perlu diberikan pemahaman yang baik agar memiliki kesiapan pengetahuan, mental dan karakter sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.


Salah satu perhatian utama dalam program BRUS adalah pencegahan pernikahan dini. Para remaja diberikan pemahaman agar mampu mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi pendidikan, mental, sosial maupun kehidupan berkeluarga.


“Kita melakukan pembinaan mulai dari tingkat bawah agar para remaja memiliki bekal yang baik, termasuk dalam mencegah pernikahan dini dan mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan rumah tangga,” ungkap Kepala KUA


Selain persoalan pernikahan dini, Kepala KUA juga mengingatkan para pelajar agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di era digital, khususnya pengaruh negatif media sosial.


Menurutnya, media sosial memiliki manfaat apabila digunakan secara bijak, namun juga dapat menjadi sumber berbagai pengaruh negatif apabila tidak digunakan secara bertanggung jawab. Para remaja diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak mengikuti ajakan negatif, serta berhati-hati terhadap konten yang dapat memengaruhi perilaku dan pola pikir.


“Anak-anak kita harus bijak menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang beredar, jangan mudah mengikuti ajakan yang tidak jelas, karena media sosial juga bisa menjadi pintu masuk berbagai pengaruh negatif apabila tidak digunakan dengan baik,” pesannya.


Kepala KUA Kecamatan Salahutu itu juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.


Ia menegaskan bahwa narkoba bukan hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga dapat mengganggu pendidikan, hubungan keluarga, kehidupan sosial dan masa depan seorang anak.


“Kami juga mengingatkan para remaja untuk menjauhi narkoba. Jangan sampai rasa ingin tahu atau ajakan dari lingkungan membuat anak-anak kita terjerumus. Masa depan masih panjang, karena itu harus dijaga sejak sekarang,” tegasnya.


Kepala KUA berharap para pelajar dapat mengisi masa muda dengan kegiatan positif, memperkuat pendidikan, meningkatkan pengetahuan keagamaan, menjaga pergaulan serta membangun karakter yang baik serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di era digital.


Kegiatan BRUS di SMK Rijali Salahutu kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Rafi’i.


Penulis : Redaksi |     Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Densus 88 Tegaskan Bahaya Radikalisme, Intoleransi dan Ekstremisme di Hadapan Pelajar SMK Rijali

September 24, 2026


Tulehu - Info Digital Akurat - Upaya membangun ketahanan diri generasi muda terhadap berbagai paham dan pengaruh negatif terus dilakukan melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salahutu di SMK Rijali Salahutu.


Dalam kegiatan tersebut, Kanit Intel Densus 88 AKP Irawan Rumasoren memberikan pembekalan kepada para pelajar mengenai bahaya radikalisme, terorisme, intoleransi dan ekstremisme yang dapat memengaruhi generasi muda, termasuk melalui lingkungan pendidikan dan media sosial. Kamis (24/9/2026).


Kegiatan turut dihadiri Kepala Sekolah SMK Rijali Salahutu, Mirna Laila Ohorella, ST., Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., Ketua MUI Provinsi Maluku Prof. Dr. Abdullah Latuapo, Kanit Intel Densus 88 AKP Irawan Rumasoren, Rektor UIN AM Sangadji Prof. Dr. H. Abidin Wakano, pegawai KUA Kecamatan Salahutu, serta dewan guru.


Kepala SMK Rijali Salahutu, Mirna Laila Ohorella, ST., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan BRUS di lingkungan sekolah.


Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan peserta didik karena memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk memperoleh wawasan dan pemahaman yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.


Ia mengapresiasi KUA Kecamatan Salahutu yang telah melaksanakan kegiatan BRUS di sekolah, khususnya dalam memberikan pembinaan kepada para remaja sejak usia sekolah.


Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., menjelaskan bahwa BRUS merupakan program Kementerian Agama yang dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda sejak tingkat sekolah.


Menurutnya, pembinaan remaja tidak hanya berkaitan dengan persiapan kehidupan berkeluarga dan pencegahan pernikahan dini, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter serta kemampuan remaja dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.


Dalam sesi pembekalan, AKP Irawan Rumasoren mengingatkan para pelajar agar tidak mudah menerima atau mengikuti pemahaman yang bertentangan dengan nilai kebangsaan, persatuan dan kehidupan bermasyarakat.


Ia menjelaskan bahwa pengaruh paham ekstrem dapat muncul melalui berbagai lingkungan dan saluran informasi, termasuk media sosial. Karena itu, para pelajar perlu memiliki kemampuan untuk mengenali dan menyaring informasi yang diterima.


Menurutnya, sikap yang mulai menjauh dari nilai-nilai kebangsaan dan kehidupan sosial yang beragam perlu menjadi perhatian. Para pelajar diingatkan untuk tetap menghormati simbol-simbol negara, menjaga persatuan serta menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat.


AKP Irawan juga mengingatkan bahwa pemahaman ekstrem dapat berkembang hingga memengaruhi cara seseorang memandang orang lain yang memiliki perbedaan pandangan, bahkan dapat berdampak terhadap hubungan dalam keluarga dan lingkungan sosial.


Karena itu, ia mendorong para pelajar untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun informasi negatif, terutama yang diperoleh dari media sosial.


“Mari kita selamatkan generasi muda kita dari pemahaman radikalisme, intoleransi, terorisme dan ekstremisme,” pesannya.


Melalui kegiatan BRUS tersebut, KUA Kecamatan Salahutu bersama SMK Rijali Salahutu berupaya memberikan ruang edukasi bagi para pelajar agar memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.


Kolaborasi KUA dan sekolah diharapkan dapat memperkuat pembinaan karakter peserta didik sehingga para pelajar mampu menjaga persatuan, menghormati perbedaan, bersikap bijak dalam menerima informasi serta memiliki ketahanan diri terhadap berbagai paham yang dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat.


Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.


Penulis : Redaksi |     Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

BRUS Di SMK Rijali Salahutu: Pelajar Dibekali Ketahanan Diri Hadapi Radikalisme, Intoleransi dan Pengaruh Negatif Media Sosial

September 24, 2026

Tulehu - Info Digital Akurat - Upaya membangun generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki pemahaman keagamaan yang moderat terus dilakukan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salahutu melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kamis (24/9/2026)


Kegiatan yang merupakan salah satu program Kementerian Agama tersebut dilaksanakan di SMK Rijali Salahutu dengan melibatkan para pelajar sebagai peserta. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta didik, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.


Kegiatan turut dihadiri Kepala Sekolah SMK Rijali Salahutu, Mirna Laila Ohorella, ST., Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., Ketua MUI Provinsi Maluku Prof. Dr. Abdullah Latuapo, Kanit Intel Densus 88 AKP Irawan Rumasoren, Rektor UIN AM Sangadji Prof. Dr. H. Abidin Wakano, pegawai KUA Kecamatan Salahutu, serta dewan guru.

Dalam sambutannya, Kepala SMK Rijali Salahutu, Mirna Laila Ohorella, ST., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan BRUS di lingkungan sekolah.


Menurutnya, kehadiran sejumlah tokoh dan narasumber dalam kegiatan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah, sekaligus memberikan nilai tambah dalam proses pembinaan peserta didik.


Kehadiran Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Ketua MUI Provinsi Maluku, Kanit Intel Densus 88, serta Rektor UIN AM Sangadji dinilai memberikan wawasan penting bagi para pelajar dalam memahami kehidupan beragama, berbangsa dan bermasyarakat.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., menjelaskan bahwa BRUS merupakan program Kementerian Agama yang dilaksanakan mulai dari tingkat bawah sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda.


Menurutnya, pembinaan sejak usia sekolah sangat penting dilakukan, salah satunya untuk mencegah terjadinya pernikahan dini. Dengan pembekalan sejak awal, para remaja diharapkan memiliki kesiapan pengetahuan, mental dan karakter ketika kelak memasuki kehidupan berkeluarga.


“Kita melakukan pembinaan mulai dari tingkat bawah agar para remaja memiliki bekal yang baik, termasuk dalam mencegah pernikahan dini dan mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan rumah tangga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah materi disampaikan para narasumber, di antaranya Kanit Intel Densus 88 AKP Irawan Rumasoren, Ketua MUI Provinsi Maluku Prof. Dr. Abdullah Latuapo, serta Rektor UIN AM Sangadji Prof. Dr. H. Abidin Wakano.


Kanit Intel Densus 88, AKP Irawan Rumasoren, dalam pemaparannya mengangkat isu radikalisme, terorisme, intoleransi dan ekstremisme yang dapat menyasar generasi muda, termasuk di lingkungan pendidikan.


Ia mengingatkan para pelajar agar tidak mudah menerima maupun mengikuti pemahaman yang bertentangan dengan nilai kebangsaan, persatuan dan kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, indikasi seseorang mulai terpengaruh paham ekstrem dapat terlihat dari sikap yang menolak nilai-nilai kebangsaan dan menjauhkan diri dari kehidupan sosial yang beragam.


Ia mencontohkan adanya individu yang menolak menyanyikan lagu Indonesia Raya, menghormati bendera Merah Putih, mengucapkan Pancasila, membacakan undang-undang maupun mengikuti upacara bendera.


Ia juga mengingatkan bahwa pemahaman ekstrem dapat berkembang hingga membuat seseorang menganggap orang lain yang berbeda pandangan sebagai kafir, bahkan berpotensi memengaruhi hubungan dengan anggota keluarga sendiri.

Namun, AKP Irawan menegaskan bahwa pembinaan dan pendekatan yang tepat dapat membantu seseorang kembali memahami pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara.


Dalam kesempatan tersebut, para pelajar diajak menjaga persatuan dan kesatuan, menghormati perbedaan serta tidak mudah terpengaruh informasi maupun ajakan negatif yang beredar di lingkungan sekitar maupun media sosial.


“Mari kita selamatkan generasi muda kita dari pemahaman radikalisme, intoleransi, terorisme dan ekstremisme,” pesannya.

Ketua MUI Provinsi Maluku, Prof. Dr. Abdullah Latuapo, menekankan pentingnya membangun sikap toleransi dan saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat.


Ia menjelaskan, intoleransi dapat muncul ketika seseorang tidak mampu menghargai dan menghormati perbedaan yang ada di tengah kehidupan sosial.


Menurutnya, manusia diciptakan dalam keberagaman, baik agama, etnis, suku, bahasa maupun budaya. Perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling membenci atau merendahkan.

Ia menegaskan bahwa setiap pemeluk agama memiliki tanggung jawab masing-masing kepada Tuhan. Namun, dalam kehidupan kemanusiaan, setiap orang harus mampu saling menghargai dan menghormati.


“Kemanusiaan itu penting. Dalam kemanusiaan tidak mengenal perbedaan agama, etnis, suku, bahasa maupun budaya. Salah satu inti dari nilai agama adalah memanusiakan manusia,” ujarnya.


Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan pelajar agar mampu tumbuh dengan pemahaman keagamaan sekaligus kesadaran sosial yang kuat.

Sementara itu, Rektor UIN AM Sangadji, Prof. Dr. H. Abidin Wakano, mengingatkan para pelajar mengenai sejumlah faktor yang dapat memicu konflik dan merusak masa depan generasi muda, di antaranya penyalahgunaan minuman keras dan narkoba.


Ia mendorong para pelajar mempersiapkan diri sebagai kader masa depan dengan membangun ilmu pengetahuan serta karakter yang baik.


Para pelajar juga diminta berhati-hati terhadap berbagai paham yang tidak jelas sumber dan tujuannya, terutama yang berkembang melalui media sosial.


Menurutnya, terdapat berbagai konten maupun pemahaman yang dapat menanamkan kebencian terhadap orang yang berbeda agama maupun terhadap sesama, bahkan dapat merusak hubungan antara anak dan orang tua.


Karena itu, generasi muda diajak lebih selektif dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang dapat merusak akhlak dan moral.


“Mari kita hindari pemahaman-pemahaman yang dapat merusak akhlak dan moral generasi muda,” pesannya.


Kegiatan BRUS tersebut menjadi ruang pembinaan bagi para pelajar untuk memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, toleransi serta kesadaran dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era digital.


Melalui kolaborasi KUA, sekolah, tokoh agama, aparat penegak hukum dan perguruan tinggi, para pelajar diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, menghargai perbedaan, mencintai bangsa dan negara, serta memiliki ketahanan diri terhadap berbagai pengaruh negatif.


Dari ruang sekolah, pesan itu ditegaskan: masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi ilmu yang dimiliki generasi muda, tetapi juga oleh seberapa kuat karakter, akhlak, toleransi dan kecintaan mereka terhadap persatuan.


Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustadz Ahmad Rafi’i.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Selasa, 22 September 2026

KUA Salahutu Perkuat Benteng Generasi Muda Lewat BRUS di MTs Negeri 6 Maluku Tengah

September 22, 2026


Salahutu - Info Digital Akurat - Membentuk generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial menjadi perhatian dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salahutu bersama MTs Negeri 6 Maluku Tengah, Selasa (22/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung di MTs Negeri 6 Maluku Tengah, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, tersebut diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias. BRUS menjadi wadah pembinaan bagi para pelajar untuk memperoleh pemahaman dan wawasan dalam membangun karakter positif, meningkatkan toleransi, serta membentengi diri dari berbagai pengaruh negatif, baik dalam lingkungan pergaulan maupun media sosial.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari pihak MTs Negeri 6 Maluku Tengah.


Dalam kegiatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., tampil sebagai pemateri pertama. Ia memberikan pembinaan kepada para siswa mengenai pentingnya penguatan karakter remaja serta membangun kehidupan yang harmonis, saling menghargai, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah mengenai pernikahan dini. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan secara matang, termasuk pendidikan, mental, dan tanggung jawab sebelum memasuki kehidupan berkeluarga. Pembahasan tersebut juga diarahkan sebagai langkah pencegahan agar pernikahan pada usia anak tidak menimbulkan dampak yang dapat memengaruhi masa depan generasi muda.


Selanjutnya, pemateri kedua, Kanit Intel Densus 88, AKP Irawan Rumasoreng, menyampaikan materi mengenai intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Materi tersebut diberikan untuk meningkatkan kewaspadaan serta pemahaman para siswa terhadap berbagai bentuk paham dan perilaku yang dapat mengancam persatuan, kerukunan, dan keamanan masyarakat.

Para pelajar diajak untuk memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, menghormati perbedaan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun ajakan negatif yang beredar di lingkungan sekitar maupun media sosial. Sikap kritis, bijak dalam menerima informasi, dan menjunjung nilai kebersamaan menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang tangguh.


Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para siswa mengikuti setiap materi yang disampaikan dan mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja sekaligus tantangan yang dapat mereka hadapi di masa depan.

Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Kecamatan Salahutu bersama MTs Negeri 6 Maluku Tengah berharap pembinaan generasi muda dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Pendidikan karakter, pemahaman keagamaan, wawasan kebangsaan, serta kesadaran terhadap bahaya intoleransi dan radikalisme diharapkan menjadi bekal bagi para pelajar untuk tumbuh sebagai generasi yang berakhlak, berprestasi, toleran, dan bertanggung jawab.


Sebab, masa depan bangsa tidak hanya dibangun dengan kecerdasan, tetapi juga dengan karakter. Ketika generasi muda mampu menghargai perbedaan, menolak segala bentuk kekerasan dan paham yang memecah persatuan, serta berdiri teguh di atas nilai kebersamaan, maka dari sanalah lahir generasi yang bukan hanya hebat untuk dirinya sendiri, tetapi juga menjadi penjaga persatuan dan masa depan Indonesia.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Pemkab Malteng–Polda Maluku Siapkan Pilot Project Polisi Mengajar di Kecamatan Salahutu

September 22, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Upaya memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter dan kesadaran hukum terus didorong Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah bersama Kepolisian Daerah Maluku. Langkah tersebut dibahas dalam audiensi Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir dengan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., dalam rangka penguatan Program Polisi Mengajar, Senin (21/9/2026).


Audiensi tersebut turut dihadiri Provincial Manager INOVASI Maluku Mus Mualim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, Kabidkum Polda Maluku Kombes Pol Aris Bachtiar, S.H., S.I.K., M.Si., Kabag Kerma Ro Ops Polda Maluku AKBP Luther Banne, S.H., M.H., serta Kasubdit BinPolmas Dit Binmas Polda Maluku Kompol Meytha M. Samuri, S.H.


Program Polisi Mengajar menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Polda Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk menghadirkan pembinaan yang lebih dekat dengan lingkungan pendidikan. Program ini diarahkan untuk memperkuat pendidikan karakter, kesadaran hukum, kedisiplinan, literasi digital, sekaligus meningkatkan pemahaman pelajar mengenai berbagai persoalan yang dapat mengganggu perkembangan generasi muda.


Selain itu, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan bullying serta penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya menitikberatkan pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pada edukasi dan pembentukan perilaku positif sejak usia sekolah.


Sebagai tahap awal, kerja sama Polda Maluku dan Pemkab Maluku Tengah akan dilaksanakan melalui pendekatan pilot project di sekolah-sekolah yang berada dalam Gugus Waai, Kecamatan Salahutu. Pelaksanaan program diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun pola pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan lingkungan sekolah.


Melalui Program Polisi Mengajar, aparat kepolisian diharapkan dapat mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada pelajar mengenai hukum, keamanan, kedisiplinan, penggunaan teknologi secara bijak, serta pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan maupun penyalahgunaan narkoba.


Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan Polda Maluku akan mendorong penguatan kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU). Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan kolaborasi pendidikan dan pembinaan generasi muda secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.


Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, satuan pendidikan, serta berbagai pihak terkait diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung pencapaian akademik, tetapi juga membentuk pelajar yang berkarakter, disiplin, memiliki kesadaran hukum, serta mampu menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan sosial di masa mendatang.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Jumat, 11 September 2026

Maulid Nabi 1448 H Jadi Momentum Meneguhkan Persatuan dan Kehidupan Keagamaan di Maluku Tengah

September 11, 2026


Malteng - Info Digital Akurat - Semangat memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan kehidupan keagamaan menjadi bagian penting dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir bersama Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawalata, Jumat (11/9/2026).


Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memandang Nahdlatul Ulama sebagai salah satu bagian penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Kehadiran NU dinilai memiliki kontribusi yang panjang dalam menjaga persatuan, memperkuat kehidupan kebangsaan, serta menghadirkan nilai-nilai Islam yang ramah dan mampu hidup berdampingan di tengah keberagaman masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali memahami dan menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.


Nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW, seperti kepedulian terhadap sesama, menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, serta mengutamakan kemaslahatan bersama, dinilai sangat relevan dalam membangun kehidupan masyarakat Maluku Tengah yang harmonis, damai, dan penuh kebersamaan.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah bersama NU diharapkan terus memperkuat sinergi dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga kokoh dalam nilai keagamaan, persaudaraan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Senin, 07 September 2026

Dankodaeral IX Kunjungi Pemkab Malteng, Sinergi Kemaritiman dan Keamanan Jadi Perhatian

September 07, 2026

Malteng - Info Digital Akurat - Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., mendorong penguatan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam mengoptimalkan potensi kemaritiman sekaligus membuka peluang lebih luas bagi putra daerah untuk mengabdi melalui TNI Angkatan Laut.


Hal tersebut disampaikan Dankodaeral IX saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Maluku Tengah, Masohi, Maluku, Senin (7/9/2026).


Kunjungan tersebut disambut Asisten I Bupati Maluku Tengah Umar Sopalatu yang mewakili Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Maluku Tengah.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten I, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Dankodaeral IX beserta rombongan. 


Kunjungan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan TNI AL, khususnya dalam mendukung pembangunan, menjaga keamanan, serta mengoptimalkan potensi wilayah Maluku Tengah.


Dankodaeral IX mengatakan, kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya untuk melihat secara langsung kondisi wilayah sekaligus menggali berbagai potensi yang dapat dikembangkan bersama.

Sebagai daerah kepulauan dengan wilayah laut yang luas, Maluku Tengah memiliki potensi kemaritiman yang strategis dan membutuhkan sinergi lintas sektor dalam pengelolaannya.


Selain penguatan kerja sama kemaritiman, Dankodaeral IX menaruh perhatian terhadap peningkatan partisipasi generasi muda Maluku Tengah untuk mengabdi melalui TNI AL.


Ia berharap semakin banyak putra daerah Maluku Tengah yang dapat mengikuti proses penerimaan prajurit TNI AL. Untuk mewujudkan hal tersebut, calon peserta dapat dipersiapkan dan dibina sejak awal, baik dari aspek fisik, mental, pengetahuan maupun kemampuan dasar, sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik saat mengikuti tahapan seleksi.

“Kita berharap semakin banyak putra daerah Maluku Tengah yang dapat bergabung dan mengabdi sebagai prajurit TNI AL. Anak-anak daerah yang memiliki minat dan kemauan dapat dipersiapkan dan dibina terlebih dulu agar lebih siap ketika mengikuti seleksi di Kodaeral IX,” ujar Dankodaeral IX.


Menurutnya, pembinaan generasi muda tersebut bukan sekadar untuk meningkatkan peluang kelulusan dalam proses rekrutmen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi pemuda daerah untuk mengembangkan potensi dan berkontribusi dalam menjaga kedaulatan serta keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di bidang kemaritiman.


Di sela kunjungan, Dankodaeral IX beserta rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi dan Sholat Dzuhur di Masjid Raya Sepa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat sekaligus melihat secara langsung kondisi sarana ibadah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Negeri Sepa.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, Kodaeral IX dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah diharapkan semakin solid dalam membangun kolaborasi, menjaga stabilitas keamanan wilayah, mengoptimalkan potensi kemaritiman, serta memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda Maluku Tengah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.


Turut hadir Asisten I Bupati Maluku Tengah Umar Sopalatu, Dandim 1502/Masohi Letkol Inf. Adi Eka Jaya Saputra, Kapolres Maluku Tengah AKBP Widy Irawan, Kasi Datun Sri Paulus mewakili Kejari Maluku Tengah, para PJU dan Kasatker Kodaeral IX, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Maluku Tengah.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

BERITA LAIN