Tulehu - Info Digital Akurat - Upaya membangun ketahanan diri generasi muda terhadap berbagai paham dan pengaruh negatif terus dilakukan melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salahutu di SMK Rijali Salahutu.
Dalam kegiatan tersebut, Kanit Intel Densus 88 AKP Irawan Rumasoren memberikan pembekalan kepada para pelajar mengenai bahaya radikalisme, terorisme, intoleransi dan ekstremisme yang dapat memengaruhi generasi muda, termasuk melalui lingkungan pendidikan dan media sosial. Kamis (24/9/2026).
Kegiatan turut dihadiri Kepala Sekolah SMK Rijali Salahutu, Mirna Laila Ohorella, ST., Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., Ketua MUI Provinsi Maluku Prof. Dr. Abdullah Latuapo, Kanit Intel Densus 88 AKP Irawan Rumasoren, Rektor UIN AM Sangadji Prof. Dr. H. Abidin Wakano, pegawai KUA Kecamatan Salahutu, serta dewan guru.
Kepala SMK Rijali Salahutu, Mirna Laila Ohorella, ST., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan BRUS di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan peserta didik karena memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk memperoleh wawasan dan pemahaman yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengapresiasi KUA Kecamatan Salahutu yang telah melaksanakan kegiatan BRUS di sekolah, khususnya dalam memberikan pembinaan kepada para remaja sejak usia sekolah.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., menjelaskan bahwa BRUS merupakan program Kementerian Agama yang dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda sejak tingkat sekolah.
Menurutnya, pembinaan remaja tidak hanya berkaitan dengan persiapan kehidupan berkeluarga dan pencegahan pernikahan dini, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter serta kemampuan remaja dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Dalam sesi pembekalan, AKP Irawan Rumasoren mengingatkan para pelajar agar tidak mudah menerima atau mengikuti pemahaman yang bertentangan dengan nilai kebangsaan, persatuan dan kehidupan bermasyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pengaruh paham ekstrem dapat muncul melalui berbagai lingkungan dan saluran informasi, termasuk media sosial. Karena itu, para pelajar perlu memiliki kemampuan untuk mengenali dan menyaring informasi yang diterima.
Menurutnya, sikap yang mulai menjauh dari nilai-nilai kebangsaan dan kehidupan sosial yang beragam perlu menjadi perhatian. Para pelajar diingatkan untuk tetap menghormati simbol-simbol negara, menjaga persatuan serta menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat.
AKP Irawan juga mengingatkan bahwa pemahaman ekstrem dapat berkembang hingga memengaruhi cara seseorang memandang orang lain yang memiliki perbedaan pandangan, bahkan dapat berdampak terhadap hubungan dalam keluarga dan lingkungan sosial.
Karena itu, ia mendorong para pelajar untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun informasi negatif, terutama yang diperoleh dari media sosial.
“Mari kita selamatkan generasi muda kita dari pemahaman radikalisme, intoleransi, terorisme dan ekstremisme,” pesannya.
Melalui kegiatan BRUS tersebut, KUA Kecamatan Salahutu bersama SMK Rijali Salahutu berupaya memberikan ruang edukasi bagi para pelajar agar memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.
Kolaborasi KUA dan sekolah diharapkan dapat memperkuat pembinaan karakter peserta didik sehingga para pelajar mampu menjaga persatuan, menghormati perbedaan, bersikap bijak dalam menerima informasi serta memiliki ketahanan diri terhadap berbagai paham yang dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.
Suara Anda Penting
Bagi Kami
Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.
Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.
