Info Digital Akurat
Foto utama artikel
Foto potret tambahan

Kamis, 22 Oktober 2026

Pemkot Ambon Gandeng GMANGO-Aiko Health, Perkuat Inovasi Layanan Kesehatan Berbasis AI

Oktober 22, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mendorong inovasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk di sektor kesehatan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendukung pengembangan Aiko Health, layanan kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), melalui kolaborasi dengan GMANGO-Aiko Health.


Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy mengatakan, pemanfaatan teknologi AI menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah, untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, responsif, dan terintegrasi.


“Perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi pemerintah, untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesehatan, mempermudah konsultasi awal, serta membantu warga mendapatkan arahan mengenai fasilitas pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” tegas Lekransy kepada wartawan di Ambon, Kamis (22/10/2026).


Aiko Health merupakan inovasi layanan kesehatan digital yang dirancang untuk menghubungkan masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas dan rumah sakit.


Melalui teknologi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi kesehatan dan melakukan triase awal sebagai panduan, untuk menentukan langkah berikutnya sebelum mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dari tenaga medis apabila diperlukan.


Ronald menjelaskan, penerapan teknologi tersebut perlu ditempatkan sebagai instrumen pendukung pelayanan kesehatan, bukan sebagai pengganti tenaga medis. Karena itu, pemanfaatannya diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi awal secara lebih cepat, sekaligus mendukung keterhubungan antara warga dan fasilitas kesehatan.


Dukungan Pemkot Ambon terhadap pengembangan Aiko Health telah dimulai melalui pertemuan bersama Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, pada 20 Juni 2026 di Kantor Wali Kota Ambon.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kota Ambon, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Ronald Lekransy selaku Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.


Dalam pertemuan itu, tim GMANGO-Aiko Health memaparkan konsep transformasi pelayanan kesehatan digital dan potensi penggunaan kecerdasan buatan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.


“Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun koordinasi antara pemerintah daerah dan pengembang teknologi, untuk mengembangkan ekosistem kesehatan digital yang terhubung dengan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Ambon,” ujar Ronald.


Komitmen tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara GMANGO-Aiko Health dan Dinas Kesehatan Kota Ambon pada 4 Juli 2026.


Perjanjian tersebut menjadi landasan bagi pelaksanaan implementasi dan sosialisasi Aiko Health di lingkungan pelayanan kesehatan Kota Ambon. Setelah kerja sama ditandatangani, tim Aiko Health melaksanakan sosialisasi dan pendampingan di 22 Puskesmas yang tersebar di wilayah kota.


Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan penggunaan aplikasi kepada jajaran fasilitas kesehatan sekaligus memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan AI sebagai teknologi pendukung dalam pelayanan kepada masyarakat.


Melalui sosialisasi itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat memahami fungsi dan batasan teknologi tersebut, sehingga penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan serta tetap mengutamakan pemeriksaan dan keputusan medis oleh tenaga profesional.


Ronald menegaskan, pengembangan layanan kesehatan digital harus tetap memperhatikan peran dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Teknologi AI diharapkan membantu masyarakat mengenali kebutuhan awal pelayanan Kesehatan, dan memperoleh informasi mengenai fasilitas yang dapat diakses, sedangkan diagnosis serta penanganan medis tetap menjadi kewenangan tenaga kesehatan yang kompeten.


“Pembahasan mengenai pengembangan kolaborasi tersebut kembali dilakukan dalam pertemuan Pemkot Ambon dan GMANGO pada 15 September 2026 di Hutumuri,” ungkap Lekransy.


Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Kota Ambon, Robert Sapulette, ST., MT., itu melibatkan sejumlah perangkat daerah, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta RSUD Kota Ambon. Sementara itu, pihak GMANGO diwakili antara lain oleh Jordi Ramos, Celine Wren, dan Natalie Neeley.


Dalam pertemuan tersebut, lanjut Lekransy, pembahasan diarahkan pada pengembangan Kota Ambon menuju konsep Healthy City dan Smart City, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pelayanan kesehatan serta memperkuat koordinasi antarfasilitas kesehatan.


“Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah upaya membangun keterhubungan antara Puskesmas dan rumah sakit, agar masyarakat dapat memperoleh arahan pelayanan secara lebih terstruktur. Pemanfaatan teknologi juga diharapkan mendukung pemerintah dalam memahami kecenderungan kebutuhan kesehatan Masyarakat, melalui pengolahan data agregat dan anonym,” harap dia.


Menurut Ronald, pemanfaatan data dalam pengembangan layanan digital dapat menjadi salah satu pendukung perencanaan kebijakan kesehatan. Informasi yang telah diolah secara agregat dapat membantu pemerintah membaca pola kebutuhan pelayanan, menentukan prioritas, serta merancang langkah intervensi yang lebih sesuai dengan kondisi masyarakat.


Meski demikian, pengelolaan informasi kesehatan harus tetap memperhatikan perlindungan data pribadi. Penggunaan data agregat dan anonim diarahkan, agar analisis kebutuhan masyarakat dapat dilakukan tanpa membuka identitas maupun informasi pribadi pasien kepada publik.


Kolaborasi tersebut juga memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah dalam membangun pelayanan publik berbasis teknologi. Transformasi kesehatan digital tidak hanya berkaitan dengan penyediaan aplikasi, tetapi juga membutuhkan kesiapan fasilitas kesehatan, pemahaman tenaga pelaksana, serta mekanisme pertukaran informasi yang mendukung pelayanan secara berkelanjutan.


“Dengan demikian, keterlibatan Dinas Kesehatan, Diskominfo, Bappeda, DPMPTSP, RSUD Kota Ambon, jaringan Puskesmas, dan GMANGO-Aiko Health menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem layanan kesehatan digital di Kota Ambon,” ucap Ronald.


Ke depan, Pemkot Ambon diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi tersebut agar pemanfaatan teknologi AI memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses informasi kesehatan, mempermudah pencarian layanan, serta meningkatkan koordinasi antara fasilitas kesehatan.


Pengembangan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong Ambon sebagai kota yang mampu mengintegrasikan inovasi teknologi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.


“Melalui pemanfaatan AI yang disertai penguatan peran tenaga kesehatan, koordinasi lintas instansi, dan perlindungan data pribadi, transformasi kesehatan digital diharapkan dapat mendukung pelayanan yang lebih mudah dijangkau, responsif, dan berbasis data, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon,” tandas Ronald.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Maluku Tengah Masuk Nominasi TPAKD Terbaik 2026 Wilayah Nusa Tenggara, Maluku dan Papua

Oktober 22, 2026


Jakarta - Info Digital Akurat - Upaya memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat mengantarkan Kabupaten Maluku Tengah masuk dalam nominasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Terbaik Tingkat Kabupaten Tahun 2026 untuk wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Pengakuan tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat nominasi dalam acara TPAKD Award yang berlangsung di JIExpo, Jakarta, Kamis (22/10/2026).


Sertifikat nominasi diserahkan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Dr. Friderica Widyasari Dewi, dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Maluku Tengah, Arman Mualo, S.T., M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.


Masuknya Maluku Tengah dalam nominasi TPAKD Terbaik 2026 menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya pemerintah daerah dalam mendorong perluasan akses keuangan, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat inklusi keuangan di tengah masyarakat. Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang lebih merata dan berkelanjutan.


Perluasan akses terhadap layanan keuangan diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, OJK, lembaga jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh informasi, layanan, serta akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan.


Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah diharapkan terus memperkuat kolaborasi dan program percepatan akses keuangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan kelompok produktif di berbagai wilayah. Pencapaian nominasi ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas program literasi dan inklusi keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.


 Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Tak Hanya Padamkan Api, Kodaeral IX Bagikan Masker dan Layani Kesehatan Warga Saleman

Oktober 22, 2026


Malteng - Info Digital Akurat - Memasuki hari kedelapan, Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kodaeral IX bersama Zona Bakamla Timur terus mengintensifkan upaya pemadaman kebakaran yang melanda kawasan hutan dan perkebunan warga di Negeri Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Kamis (22/10/2026).


Personel Satgas Karhutla Kodaeral IX yang dipimpin Letda Laut (T) Arya Maulana Kampai dikerahkan untuk melakukan pemadaman langsung, menyisir titik-titik api, serta mencegah penyebaran kebakaran ke area lainnya.


Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel dan perlengkapan, dilanjutkan patroli untuk mengidentifikasi titik api, pengisian toren air di sejumlah lokasi strategis, pemadaman, serta pembasahan lahan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Kondisi kebakaran semakin mengkhawatirkan setelah api dilaporkan meluas hingga memasuki kawasan taman nasional. Ratusan hektare kawasan hutan bervegetasi dan lahan perkebunan masyarakat dilaporkan terdampak kebakaran.


Di tengah upaya penanggulangan tersebut, masyarakat Negeri Saleman turut bergotong royong membantu personel di lapangan. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pemadaman di tengah kondisi kebakaran yang masih berlangsung.


Selain melakukan pemadaman, Satgas Karhutla Kodaeral IX juga membagikan masker dan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak. Langkah ini dilakukan untuk membantu melindungi kesehatan warga dari paparan asap akibat kebakaran.

Dampak Karhutla tidak hanya mengancam kelestarian hutan dan lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat serta berpotensi memengaruhi perekonomian warga setempat. Asap kebakaran juga dilaporkan berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Pattimura Ambon.


Atas upaya tersebut, masyarakat Negeri Saleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodaeral IX serta Zona Bakamla Timur yang terus hadir membantu penanganan kebakaran dan memberikan dukungan kepada warga terdampak.


Secara terpisah, Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., mengapresiasi dedikasi prajurit Satgas Karhutla, sinergi dengan Zona Bakamla Timur yang mengirim mobil tangki air bersih, serta semangat gotong royong masyarakat dalam menghadapi bencana tersebut.

“Sinergi dan semangat pantang menyerah seluruh personel di lapangan bersama masyarakat merupakan kunci penting dalam penanganan kebakaran ini. Kami mengapresiasi kebersamaan yang terjalin demi melindungi keselamatan warga dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan menjadi prioritas utama. Kehadiran TNI AL bersama instansi terkait merupakan wujud komitmen negara dalam membantu masyarakat menghadapi bencana.

“Prajurit TNI AL akan terus berupaya mendukung penanganan Karhutla bersama seluruh unsur terkait hingga kondisi dinyatakan kondusif. Ini merupakan tanggung jawab kemanusiaan yang harus kita laksanakan bersama,” tegasnya.


Melalui upaya berkelanjutan tersebut, Kodaeral IX menegaskan komitmennya untuk mendukung pemadaman Karhutla, menekan dampak kebakaran, serta membantu menjaga kesehatan dan memulihkan aktivitas masyarakat di Negeri Saleman, Pulau Seram.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Rabu, 21 Oktober 2026

Bupati Maluku Tengah Bersama 2.000 Peserta Peringati Hari Santri, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Membentang

Oktober 21, 2026

Masohi - Info Digital Akurat - Semangat kebangsaan dan pengabdian mewarnai peringatan Hari Santri Tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tengah. Sekitar 2.000 peserta mengikuti upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, selaku inspektur upacara, bertempat di Pelataran Masjid Ibnu Abdullah, Masohi, Kamis (22/10/2026).


Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan Hari Santri tahun ini menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, momentum ini juga menegaskan pentingnya peran santri dalam mendukung pembangunan bangsa dan mempersiapkan generasi penerus yang berakhlak, berilmu, serta memiliki semangat nasionalisme.


Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Kirab Ta’aruf yang menyusuri sejumlah ruas jalan di seputaran Kota Masohi. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 100 meter sebagai simbol persatuan, cinta Tanah Air, dan semangat kebangsaan.


Peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa para pendahulu, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat persatuan, serta berkontribusi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Melalui momentum ini, diharapkan semangat perjuangan, nilai religius, dan jiwa pengabdian para santri terus tumbuh dan berkembang. Dengan demikian, santri dapat mengambil bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, serta mampu menyongsong cita-cita Indonesia Emas.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Wali Kota Ambon Minta Respons Cepat Penanganan Kebakaran, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Oktober 21, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengingatkan masyarakat, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menyusul tingginya angka kejadian sepanjang 2026. 


Pasalnya, hingga 21 Oktober, tercatat 157 kejadian kebakaran di Kota Ambon, dengan peningkatan signifikan dalam dua bulan terakhir.


Wali Kota menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran, termasuk menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api, dan berpotensi meluas ke kawasan permukiman maupun lahan di sekitarnya.


“Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran. Kami mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan yang tidak terkendali,” kata Wali Kota kepada wartawan di Ambon, Rabu (21/10/2026). 


Berdasarkan data kejadian kebakaran periode Januari hingga 21 Oktober 2026, jumlah kasus mengalami peningkatan, dalam beberapa bulan terakhir. 


Pada Agustus tercatat 15 kejadian, kemudian bertambah menjadi 33 kejadian pada September dan mencapai 60 kejadian dalam catatan hingga 21 Oktober.


Sebelumnya, jumlah kebakaran pada Januari dan Februari masing-masing tercatat 11 kejadian. Angka tersebut turun menjadi enam kejadian pada Maret, kemudian lima kejadian pada April, Mei, dan Juni. Pada Juli, tercatat enam kejadian sebelum jumlahnya meningkat pada Agustus.


Wali Kota juga mendorong penguatan koordinasi antarperangkat daerah dalam menghadapi risiko kebakaran. Kesiapan personel, dukungan peralatan, pemantauan kawasan rawan, serta kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi bagian penting, dalam upaya penanggulangan.


“Pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah dan masyarakat perlu saling mendukung, sehingga potensi kebakaran dapat diantisipasi sedini mungkin dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujar Wali Kota.


Dari sebaran wilayah, Kecamatan Nusaniwe mencatat jumlah kebakaran tertinggi pada Oktober, yakni 33 kejadian, meningkat dari sembilan kejadian pada September. Di Kecamatan Sirimau, jumlahnya turun dari 12 menjadi 11 kejadian.


Sementara itu, Kecamatan Teluk Ambon mengalami peningkatan dari dua menjadi enam kejadian. Kecamatan Teluk Ambon Baguala mencatat tiga kejadian pada September dan Oktober, sedangkan Kecamatan Leitimur Selatan mencatat satu kejadian pada Oktober, setelah nihil pada bulan sebelumnya.


Rekapitulasi berdasarkan kecamatan mencatat kebakaran hutan dan lahan 26 kejadian pada September, dan kebakaran hutan dan lahan 54 kejadian pada Oktober. Jumlah tersebut meningkat 28 kejadian atau sekitar 107,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya.


Adapun sepanjang September hingga Desember 2025, tercatat 27 kejadian kebakaran, terdiri atas lima kejadian pada September, enam pada Oktober, tiga pada November, dan 13 pada Desember. 


"Perbandingan dengan angka 2026 perlu memperhatikan perbedaan periode pencatatan, karena data 2025 hanya mencakup empat bulan terakhir," sebut Wali Kota. 


Wali Kota terus mengingatkan masyarakat, agar tidak mengabaikan langkah-langkah pencegahan kebakaran. Kehati-hatian dalam menggunakan sumber api, menghindari pembakaran lahan tanpa pengawasan, serta segera melaporkan kejadian kebakaran merupakan langkah yang dapat membantu mengurangi risiko.


"Melalui peningkatan kewaspadaan dan kerja sama seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanganan kebakaran di Kota Ambon diharapkan berjalan lebih optimal, sehingga keselamatan warga, permukiman, dan lingkungan tetap terlindungi," tandas Wali Kota.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Babinsa Sertu Ismail Ohorella Kawal Pawai Hari Santri ke-12 di Negeri Tulehu

Oktober 21, 2026


Tulehu - Info Digital Akurat - Guna memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan masyarakat, Babinsa yang bertugas di Dusun Kramat dan Dusun Mamokeng, Sertu Ismail Ohorella, melaksanakan pengawalan dan pemantauan pawai dalam rangka memperingati Hari Santri ke-12 Tahun 2026 di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (21/10/2026).


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pondok Modern Tulehu Darrul Qur’an Al-Anwariyah dan Darrul Mulk Rahmatullah tersebut berlangsung meriah dengan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Pawai secara resmi dilepas oleh Kepala Sekolah Pesantren, Aisa Tehupelasury, S.Pd., dengan melibatkan berbagai lembaga pendidikan dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK.

Kehadiran Sertu Ismail Ohorella dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan di wilayah binaan. Selain itu, pengawalan dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, sehingga seluruh peserta maupun masyarakat dapat mengikuti dan menyaksikan pawai dengan aman dan nyaman.


Pawai dimulai dari halaman Tuplaz dan berakhir di lingkungan pesantren. Sepanjang rute yang dilalui, para peserta tampil penuh semangat dengan mengenakan atribut sekolah masing-masing, diiringi penampilan marching band serta yel-yel yang menambah kemeriahan suasana. Sertu Ismail Ohorella bersama unsur terkait turut memantau jalannya kegiatan guna memastikan seluruh rangkaian pawai berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Lebih dari sekadar perayaan, pawai Hari Santri ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarlembaga pendidikan dan masyarakat Negeri Tulehu. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, persatuan, serta kecintaan terhadap tanah air kepada generasi muda sebagai penerus bangsa.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman juara peserta pawai terfavorit dan penyerahan apresiasi dari pihak penyelenggara kepada para pemenang. Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan mewarnai penutupan kegiatan tersebut.

Melalui pengawalan yang dilakukan, Sertu Ismail Ohorella turut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Negeri Tulehu. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sekaligus mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung kegiatan positif, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendorong tumbuhnya generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan cinta Indonesia.


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

Kodaeral IX Perkuat Kecakapan Digital Prajurit, Optimalkan Keamanan Komunikasi Kedinasan

Oktober 21, 2026


Ambon - Info Digital Akurat - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX terus memperkuat kemampuan digital prajurit guna mendukung keamanan komunikasi dan efektivitas administrasi kedinasan. Pada hari ketiga Pelatihan Kecakapan Digital, para Pejabat Utama (PJU) dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Kodaeral IX turut mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Staf Komunikasi dan Elektronika Angkatan Laut (Skomlekal) Mabesal.


Kegiatan yang digelar di Gedung Manggala Loka, Mako Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Rabu (21/10/2026) ini, merupakan bagian dari program pembinaan Skomlekal Mabesal yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan prajurit dalam memanfaatkan teknologi informasi serta mengoptimalkan penggunaan sistem komunikasi digital di lingkungan TNI AL.


Materi disampaikan oleh tim Skomlekal Mabesal yang dipimpin Paban V Binkom Skomlekal Kolonel Marinir Sugiyanto, didampingi Pabanda Dukbinkom Ban V Skomlekal Mayor Laut (P) Sayidi dan Kaur Har Pusdat Disinfolahtal Kapten Laut (KH) Ibnu Hasan.

Kegiatan ini turut diikuti Inspektur Kodaeral IX, Kapoksahli Kodaeral IX, para asisten Dankodaeral IX, para Kasatker, serta 35 peserta perwakilan Perwira Pertama (Pama), Bintara, dan Tamtama Kodaeral IX.


Dalam sesi materi, Kapten Laut (KH) Ibnu Hasan menjelaskan pengoperasian Matros Messenger, aplikasi pesan instan yang dikembangkan untuk mendukung pertukaran informasi kedinasan di lingkungan TNI AL dengan mengutamakan aspek keamanan komunikasi.


Pemahaman terhadap aplikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas komunikasi, mempercepat alur koordinasi, dan mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Rangkaian kegiatan ditutup secara resmi oleh Paban V Binkom Skomlekal Kolonel Marinir Sugiyanto, mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H.


Dalam amanat Asisten Komunikasi dan Elektronika Kepala Staf Angkatan Laut (Askomlek Kasal) Laksamana Muda TNI Dwi Cahyo Kuncoro yang dibacakan Kolonel Marinir Sugiyanto, disampaikan apresiasi atas kedisiplinan, semangat, dan antusiasme peserta selama mengikuti pelatihan.


Amanat tersebut menegaskan bahwa peningkatan kecakapan digital merupakan bagian penting dari pengembangan kompetensi prajurit TNI AL. Prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta menjaga keamanan informasi di tengah dinamika ancaman siber.

Para peserta juga ditekankan agar menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk membantu menangkal penyebaran hoaks dan ancaman siber, menjadi teladan dalam berkomunikasi secara bijak di ruang digital, serta meningkatkan efisiensi kerja melalui pemanfaatan teknologi di satuan masing-masing. 


Selain itu, prajurit diharapkan terus mengembangkan kemampuan diri dengan tetap menjunjung tinggi keimanan, dedikasi, semangat kerja, dan loyalitas kepada bangsa dan negara.

Melalui pelatihan ini, Kodaeral IX diharapkan semakin mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mewujudkan komunikasi kedinasan yang aman, efektif, dan terintegrasi, sekaligus mendukung kesiapan prajurit dalam menghadapi tantangan tugas TNI AL yang terus berkembang. 


Penulis : Redaksi | Editor : Admin

Suara Anda Penting
Bagi Kami


Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.

Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.

Selengkapnya

BERITA LAIN