Kapolda Maluku Bersama Rumah Sakit Gelar Layanan Visum Gratis untuk Perempuan dan Anak Korban Kekerasan - Info Digital Akurat
Deskripsi gambar

BERITA LAIN

Deskripsi gambar

Minggu, 08 Maret 2026

Kapolda Maluku Bersama Rumah Sakit Gelar Layanan Visum Gratis untuk Perempuan dan Anak Korban Kekerasan


Ambon - Info Digital Akurat - Upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan di Maluku mendapat dorongan nyata melalui kolaborasi aparat kepolisian dan rumah sakit. Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri seminar yang digelar Yayasan IPAS Maluku sekaligus menandatangani komitmen bersama dengan 10 rumah sakit di Kota Ambon untuk memberikan layanan visum gratis. Kegiatan ini berlangsung di Plaza Presisi Polda Maluku, Tantui, Ambon, Sabtu (7/3/2026).


Dalam acara tersebut, Kapolda Maluku didampingi sejumlah pejabat utama Polda Maluku, termasuk Kabid Dokkes Kombes Pol dr. M. Faizal Zulkarnaen, Kabid Humas Kombes Pol Rositah Umasugi, Direskrimum, Kabidkum, serta Karumkit Bhayangkara Polda Maluku. Seminar juga dihadiri Anggota DPD RI Dapil Maluku Ana Latuconsina, Anggota DPR RI Mercy Chriesty Barends, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali Ie, perwakilan DPRD Maluku, direktur rumah sakit di Kota Ambon, tokoh agama, aktivis perlindungan perempuan dan anak, serta masyarakat sipil.

Mengusung tema penguatan peran lembaga adat dan agama dalam mendukung akses layanan kesehatan, seminar menekankan pentingnya visum sebagai bagian dari perlindungan hukum bagi korban kekerasan. Kapolda Maluku menyoroti bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Maluku masih cukup tinggi, sehingga memerlukan keterlibatan semua pihak.


“Kami melihat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius di Maluku. Karena itu, Polda Maluku berkomitmen mempercepat penanganan setiap laporan serta memperkuat langkah pencegahan bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Kapolda.

Ia menegaskan bahwa pencegahan menjadi kunci utama dalam menekan angka kekerasan. Masyarakat diimbau berani melaporkan setiap kasus kekerasan kepada aparat penegak hukum agar dapat segera ditindaklanjuti. “Kekuatan kita ada pada pencegahan. Masyarakat perlu berani melapor apabila terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dengan dukungan masyarakat, proses penegakan hukum dapat berjalan cepat dan tuntas,” tambahnya.


K077A
Editor - Info Digital Akurat
"Kerja keras dan ketekunan adalah kunci dari setiap keberhasilan."

BERITA LAIN