Malteng - Info Digital Akurat - Upaya memperkuat ketahanan pangan daerah terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui berbagai program nyata di lapangan. Salah satunya melalui gerakan tanam jagung yang melibatkan dunia pendidikan sebagai bagian dari proses pembelajaran sekaligus penguatan sektor pertanian lokal. Kegiatan tersebut dicanangkan langsung oleh Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, di lahan SMK Negeri 4 Maluku Tengah, Selasa (10/3/2026).
Gerakan tanam jagung ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah nyata yang membuka ruang belajar baru bagi para siswa sekaligus mendorong produktivitas pertanian di daerah.
Dalam suasana penuh kebersamaan, para siswa, guru, serta perwakilan pemerintah daerah turut turun langsung ke lahan untuk memulai proses penanaman jagung. Bagi para pelajar, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena mereka tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga memahami secara langsung proses produksi pertanian yang sesungguhnya.
Wakil Bupati Mario Lawalata menegaskan bahwa sekolah kejuruan harus mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, produktif, dan mandiri. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat melihat potensi besar sektor pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan di masa depan.
Ia juga berharap lulusan SMK tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui pengembangan sektor agrobisnis yang inovatif dan berkelanjutan.
Selain menjadi sarana pembelajaran, gerakan tanam jagung ini juga merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Produksi jagung lokal diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.
Apabila dikelola secara berkelanjutan, komoditas jagung diyakini dapat memberikan nilai ekonomi yang signifikan bagi daerah.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah sendiri terus mendorong sektor pertanian sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, langkah ini diharapkan mampu melahirkan sistem pertanian yang lebih produktif, modern, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Maluku Tengah pada masa mendatang.



