Malteng - Info Digital Akurat - Langkah nyata transformasi ekonomi daerah kembali ditunjukkan melalui dimulainya pembangunan pabrik kelapa dan pala di Desa Liang Awaiya, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah, yang dihadiri oleh Kasdam XV/Pattimura, Brigjen TNI Dr. Nefra Firdaus, S.E.,M.M., sebagai bagian dari proyek hilirisasi tahap II, Rabu (29/4/2026).
Proyek strategis ini menjadi tonggak penting dalam mendorong Maluku beralih dari daerah penghasil bahan mentah menuju pusat industri pengolahan bernilai tambah. Dengan potensi kelapa dan pala yang melimpah, pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat perekonomian lokal.
Di waktu yang sama, Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional fase II di Cilacap, Jawa Tengah. Program ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mengoptimalkan sumber daya alam menjadi produk bernilai tinggi demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Turut hadir Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang menegaskan bahwa hilirisasi komoditas unggulan menjadi kunci dalam memutus rantai kemiskinan di daerah. Ia juga menyoroti pentingnya perubahan paradigma, dari menjual bahan mentah menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, sekaligus sebagai titik awal kebangkitan ekonomi berbasis potensi lokal di Maluku.
Dalam kesempatan tersebut, Kasdam XV/Pattimura menyampaikan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di wilayah Maluku. Ia menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan, tetapi juga aktif bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan groundbreaking ini menjadi simbol dimulainya transformasi ekonomi Maluku melalui hilirisasi industri. Diharapkan, proyek ini mampu membuka lapangan kerja dalam jumlah besar serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Maluku.


