Malteng - Info Digital Akurat - Banda Neira kembali menjadi ruang refleksi untuk menggali makna sejarah dan budaya yang memiliki kaitan erat dengan perjalanan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Pesan tersebut mengemuka dalam Seminar Budaya bertema “Warisan Leluhur dari Banda Neira untuk Kemerdekaan Indonesia” yang digelar di Banda Neira, dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sabtu (8/8/2026)
Seminar tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, serta dihadiri pelajar, mahasiswa, akademisi, tokoh budaya, dan pelaku pariwisata.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa Banda bukan hanya memiliki kekayaan sejarah, tetapi juga warisan budaya dan alam yang memiliki nilai strategis bagi masa depan daerah maupun Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa pembangunan Banda tidak boleh semata-mata diukur dari kemajuan fisik dan infrastruktur. Pembangunan harus pula mampu menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama yang memiliki peran penting dalam menentukan arah kemajuan daerah.
Menurutnya, modernisasi harus berjalan seiring dengan upaya mempertahankan identitas, nilai budaya, serta kearifan lokal yang telah diwariskan para leluhur.
Banda Neira memiliki kekuatan sejarah yang sangat penting dalam perjalanan bangsa. Kekayaan tersebut karena itu harus dirawat, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang agar tetap menjadi bagian dari identitas masyarakat Banda.
“Sejarah, budaya dan alam Banda adalah warisan yang harus kita jaga. Pembangunan harus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjadi pelaku utama, sehingga kemajuan tidak menghilangkan jati diri dan budaya yang kita miliki,” tegas Bupati.
Seminar tersebut juga diharapkan menjadi ruang bertemunya berbagai gagasan dari generasi muda, akademisi, tokoh budaya, masyarakat, dan pelaku wisata dalam memperkuat strategi pengembangan Banda Neira.
Kolaborasi lintas generasi dan sektor dinilai penting untuk mewujudkan Banda sebagai kawasan pariwisata strategis yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekuatan sejarah dan budaya yang terus hidup di tengah masyarakat.
Dengan kekayaan sejarah, budaya, dan alam yang dimiliki, Banda diharapkan mampu berkembang sebagai destinasi pariwisata yang tetap berakar pada warisan leluhur, tumbuh melalui kekuatan budaya, menjaga kelestarian alam, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa menjaga sejarah dan budaya bukan sekadar mengenang masa lalu. Lebih dari itu, pelestarian warisan leluhur merupakan bagian penting dalam membangun masa depan Banda dan Maluku Tengah yang maju tanpa kehilangan jati dirinya.
Suara Anda Penting
Bagi Kami
Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.
Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.
