Dalam sambutannya, Dr. Sarlota menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik bukan sekadar agenda evaluasi pendidikan, melainkan langkah strategis untuk memetakan kemampuan akademik peserta didik sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan menengah di Provinsi Maluku.
Pelaksanaan TKA tahun ini diikuti sebanyak 27.032 peserta didik dari 412 sekolah penyelenggara yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Maluku. Adapun pelaksanaan gelombang pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026.
Menurut Dr. Sarlota, pelaksanaan TKA memiliki peran penting dalam memperoleh gambaran mengenai kemampuan akademik peserta didik. Hasilnya diharapkan dapat menjadi salah satu bahan evaluasi bagi pemangku kepentingan pendidikan untuk merumuskan langkah-langkah peningkatan kualitas pembelajaran dan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan TKA harus berlandaskan tiga prinsip utama, yakni kejujuran, kerahasiaan, dan akuntabilitas. Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing secara profesional, tertib, berintegritas, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepada seluruh peserta didik yang mengikuti TKA, Dr. Sarlota berpesan agar mereka mengerjakan setiap tahapan tes dengan sungguh-sungguh, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Ia mengingatkan agar TKA tidak dipandang sebagai beban ataupun sumber ketakutan, melainkan sebagai kesempatan bagi peserta didik untuk mengenali potensi diri, mengukur kemampuan akademik, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
“Keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh hasil tes, tetapi juga oleh karakter, kerja keras, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar,” pesan Dr. Sarlota kepada para peserta didik.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Sarlota turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah, guru, pengawas, proktor, dan seluruh panitia yang telah bekerja keras serta menunjukkan komitmen dalam mempersiapkan pelaksanaan TKA Tahun Pelajaran 2026/2027.
Ia meminta seluruh unsur penyelenggara memastikan setiap proses berjalan secara tertib, objektif, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan. Profesionalisme serta koordinasi yang baik dinilai penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tes di seluruh sekolah penyelenggara di Provinsi Maluku.
Mengakhiri sambutannya, Dr. Sarlota menyatakan secara resmi dibukanya Tes Kemampuan Akademik Tahun Pelajaran 2026/2027 bagi peserta didik jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Maluku, seraya memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa agar seluruh rangkaian pelaksanaan dapat berjalan dengan baik.
Ia berharap momentum pelaksanaan TKA ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berdaya saing, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Selamat mengikuti Tes Kemampuan Akademik. Tetap semangat, junjung tinggi kejujuran, dan berikan kemampuan terbaik kalian untuk mengukir Maluku yang cerdas, bermutu, dan maju,” pesannya.
Pelaksanaan TKA 2026/2027 diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemetaan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Maluku.
Suara Anda Penting
Bagi Kami
Di Media Info Digital Akurat, akurasi merupakan prioritas utama kami. Apabila Anda menemukan informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Hak Jawab atau Hak Koreksi.
Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan dan melakukan koreksi apabila diperlukan, demi menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berkualitas bagi masyarakat.
