Titawaai - Info Digital Akurat - Reuni Akbar Alumni SMP Negeri Titawaai berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan di halaman SMP Negeri 19 Maluku Tengah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI asal Maluku, Bisri As-Shiddiq Latuconsina, yang memberikan motivasi dan inspirasi kepada para siswa serta alumni. Jumat (2/1/2026)
Dalam wawancara usai kegiatan, Anggota DPD RI, Bisri As-Shiddiq Latuconsina menyampaikan bahwa reuni akbar ini merupakan langkah luar biasa dari para alumni untuk kembali mengingat jati diri dan tanggung jawab moral terhadap sekolah yang telah membesarkan mereka.
Menurutnya, reuni bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi momentum penting bagi alumni untuk kembali “mangente sekolah”, melihat langsung kondisi sekolah, serta berkontribusi nyata sesuai kapasitas masing-masing.
“Momentum ini sangat penting untuk memotivasi dan memberikan inspirasi kepada adik-adik siswa. Ketika kalian sekolah, kalian harus sudah punya mimpi,” ujar Bisri.
Ia mengingatkan bahwa SMP Negeri Titawaai merupakan sekolah yang telah melahirkan banyak tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur Maluku dan figur-figur terbaik yang telah mengabdi untuk daerah dan bangsa. Hal tersebut menjadi bukti bahwa sekolah di daerah juga mampu melahirkan sumber daya manusia unggul.
“Kedatangan saya ke sini salah satunya untuk memotivasi bahwa ketika seseorang sekolah di Titawaai, dia bisa menjadi orang hebat. Bukan hanya membawa nama Titawaai, tetapi bisa bermanfaat untuk Maluku dan Indonesia. Sekolah ini adalah sumbernya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bisri menekankan bahwa negara memiliki tanggung jawab besar untuk melahirkan generasi-generasi hebat berikutnya dari sekolah tersebut.
“Ada tanggung jawab negara untuk menciptakan Etty Sahuburua yang baru, Fredy Latumahina yang baru, untuk menciptakan orang-orang baru seperti tadi gandong saya yang Tomasoa dan tokoh-tokoh lainnya. Supaya anak-anak ini termotivasi bahwa sekolah bukan sekadar sekolah, tetapi tempat membangun mimpi dan masa depan,” tambahnya.
Ia menilai kegiatan reuni akbar ini bukan hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi sebuah “ritual kebangkitan” untuk menumbuhkan semangat, harapan, dan cita-cita besar bagi generasi muda.
“Saya rasa kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi ritual untuk membangkitkan animo anak-anak agar menjadi lebih baik dan menggapai masa depan yang jauh lebih cerah,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Nusalaut, Danramil Nusalaut, Kapolsek Nusalaut, Ketua Alumni SMP Negeri Titawaai, Raja dan Saniri se-Nusalaut, para Kepala Sekolah, Pendeta, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas se-Nusalaut, yang bersama-sama memberikan dukungan terhadap kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.
EDITOR : K077A




