Kepala KUA Kecamatan Salahutu Sambut Kedatangan Dai ke Wilayah 3T dan Perbatasan, Hadirkan Harapan dan Cahaya Dakwah - Info Digital Akurat

BERITA LAIN

Deskripsi gambar

Kamis, 19 Februari 2026

Kepala KUA Kecamatan Salahutu Sambut Kedatangan Dai ke Wilayah 3T dan Perbatasan, Hadirkan Harapan dan Cahaya Dakwah


Salahutu - Info Digital Akurat - Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti halaman Masjid An-Nur Dusun Kramat Atas Desa Tulehu saat Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., bersama jajaran staf menyambut kedatangan para dai dalam program Pengiriman Dai ke Wilayah 3T dan Wilayah Perbatasan. Penyambutan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan wujud komitmen dan kepedulian terhadap penguatan syiar Islam di daerah-daerah yang membutuhkan sentuhan dakwah dan pembinaan rohani.


Dengan penuh semangat, Kepala KUA dan para staf berdiri berdampingan, menunjukkan kebersamaan dan dukungan moril bagi para dai yang akan mengemban amanah mulia. Di tengah kesederhanaan, tersirat keteguhan tekad bahwa dakwah harus terus hidup, menjangkau setiap pelosok negeri, tanpa mengenal batas jarak dan tantangan.


Kepala KUA Kecamatan Salahutu, Muchsin Tawainella, S.E., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terlaksananya program tersebut. Ia menuturkan bahwa kehadiran para dai di wilayah 3T dan perbatasan adalah cahaya yang dinanti oleh masyarakat.


“Ini bukan hanya tentang pengiriman dai, tetapi tentang menghadirkan harapan. Tentang membawa ketenangan bagi hati-hati yang rindu akan bimbingan agama. Kami percaya, setiap langkah para dai adalah langkah kebaikan yang insya Allah akan menjadi amal jariyah yang tak terputus,” ungkapnya dengan penuh haru.


Menurutnya, wilayah 3T dan perbatasan memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi geografis maupun keterbatasan akses pembinaan keagamaan. Karena itu, dukungan moral, doa, dan sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan dakwah di daerah tersebut.


“Kami di KUA Kecamatan Salahutu siap mendukung sepenuhnya. Semoga para dai diberikan kesehatan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas. Jangan pernah merasa sendiri, karena doa kami dan doa masyarakat selalu menyertai,” tambah Kepala KUA.


Momen penyambutan itu menjadi pengingat bahwa dakwah bukan hanya tentang ceramah di mimbar, tetapi tentang ketulusan hadir di tengah umat. Tentang kesediaan melangkah ke tempat-tempat yang mungkin jauh dari sorotan, namun begitu dekat di hati Allah SWT.


Di balik senyum dan genggaman tangan penuh semangat, tersimpan harapan besar agar kehadiran para dai mampu menumbuhkan generasi yang berakhlak, mempererat ukhuwah, dan menguatkan iman masyarakat di wilayah 3T dan perbatasan. Sebab sejatinya, ketika dakwah menyentuh hati, ia akan melahirkan perubahan yang abadi.



EDITOR : K077A

BERITA LAIN