Moa - Info Digital Akurat - Lapangan Desa Moain, Kecamatan Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), menjadi saksi dimulainya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIT ini menandai komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, Rabu (22/4/2026).
Mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program TMMD ke-128 akan berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju dan mandiri.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati MBD, Drs. Agustinus L. Kilikily, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Kapten Inf Sukamto dipercaya sebagai Komandan Upacara, didampingi oleh Kapten Inf R. Tutumutu selaku Perwira Upacara.
Sejumlah pejabat penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dansatgas TMMD yang juga menjabat sebagai Dandim 1511/P. Moa, Letkol Inf Nuriman Siswandi, Danyonif TP 913/Wadwana Sakti Mayor Inf Respati Pono, Ketua DPRD MBD Petrus A. Tunay, Kapolres MBD AKBP Budi Suriahwardana, serta Sekda MBD Eduar J S Davidz dan Kepala Kejaksaan Negeri MBD Efrivel. Kehadiran para pimpinan OPD, Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga undangan lainnya menambah semarak jalannya upacara yang diikuti sekitar 100 peserta.
Pasukan upacara tampil dengan penuh kedisiplinan dan semangat, terdiri dari gabungan personel TNI AD, AL, AU, Polri, Brimob, hingga pelajar SMA/SMK yang turut ambil bagian dalam menyukseskan acara pembukaan tersebut.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa program TMMD bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, melainkan juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui program ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kemajuan desa.
“TNI hadir tidak hanya sebagai benteng pertahanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan. Melalui TMMD ke-128 ini, kita fokus pada pembangunan infrastruktur yang kuat serta pemberdayaan masyarakat agar mampu meningkatkan perekonomian secara berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia juga menambahkan bahwa program TMMD diharapkan mampu membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di daerah terpencil, sehingga kesejahteraan masyarakat desa dapat terus meningkat.



