Pangdam XV/Pattimura Pimpin Sidang Pantukhir, 2.107 Putra Terbaik Maluku Bersaing Masuk Tamtama TNI AD - Info Digital Akurat

BERITA LAIN

Deskripsi gambar

Kamis, 04 Desember 2025

Pangdam XV/Pattimura Pimpin Sidang Pantukhir, 2.107 Putra Terbaik Maluku Bersaing Masuk Tamtama TNI AD


Salahutu - Info Digital Akurat - Komitmen Kodam XV/Pattimura untuk menghadirkan sumber daya prajurit yang profesional dan berkarakter kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Penerimaan Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang 3 TA 2025. Dipimpin langsung oleh Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., kegiatan ini berlangsung di Shelter Helipad Makorindam XV/Pattimura, Desa Suli, sebagai puncak dari seluruh rangkaian seleksi. Rabu (3/12/2025).


Sebanyak 2.107 peserta yang terbagi dalam 13 kelompok turut serta dalam sidang akhir ini, setelah menjalani seleksi ketat selama tiga minggu. Proses seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, tes kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikotes, serta penilaian mental ideologi. Seluruh peserta yang hadir pada tahap ini merupakan kandidat terbaik hasil penyaringan dari berbagai daerah di wilayah Kodam XV/Pattimura.

Sidang Pantukhir ini menjadi penentu bagi para calon yang dinyatakan layak mengikuti pendidikan pertama sebagai tamtama TNI AD. Melalui seleksi yang profesional, akuntabel, dan ketat, TNI AD berharap dapat melahirkan prajurit unggul, berintegritas, serta mampu menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi demi menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.


Dalam arahannya, Pangdam menegaskan pentingnya menjaga integritas selama proses rekrutmen dan menolak keras segala bentuk kecurangan atau praktik yang merugikan. Ia memastikan bahwa kesempatan menjadi prajurit TNI AD terbuka bagi seluruh putra terbaik bangsa, tanpa pungutan biaya apa pun.

Selain itu, Pangdam memberikan apresiasi terhadap upaya sosialisasi yang dilaksanakan secara luas sehingga meningkatkan minat generasi muda untuk bergabung dengan TNI AD, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi TNI. (K077A)

BERITA LAIN