Dandim 1513/SBB Hadiri Tradisi Antar Dulang di Piru, Simbol Kebersamaan dan Warisan Budaya yang Terus Dijaga - Info Digital Akurat
Deskripsi gambar

BERITA LAIN

Sabtu, 28 Maret 2026

Dandim 1513/SBB Hadiri Tradisi Antar Dulang di Piru, Simbol Kebersamaan dan Warisan Budaya yang Terus Dijaga


SBB - Info Digital Akurat - Suasana penuh kekeluargaan dan nuansa religius mewarnai pelaksanaan tradisi antar dulang yang digelar masyarakat Dusun Talaga, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Kegiatan adat ini turut dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 1513/SBB Letkol Arh Jaka Putra Dinda bersama istri sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, Sabtu (28/3/2026).


Tradisi antar dulang yang menjadi bagian dari perayaan Lebaran tujuh hari tersebut berlangsung meriah dan sarat makna. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta kearifan lokal tampak kuat dalam setiap rangkaian kegiatan yang diikuti ratusan warga dengan penuh antusias.

Dalam kesempatan itu, Dandim 1513/SBB Letkol Arh Jaka Putra Dinda menegaskan pentingnya menjaga tradisi sebagai warisan leluhur yang memiliki nilai historis dan identitas daerah. Ia menyebutkan bahwa kegiatan adat seperti ini tidak hanya memperkuat budaya, tetapi juga menjadi perekat sosial di tengah masyarakat.


“Tradisi ini adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan menjaga persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mengusung tema pelestarian budaya antar dulang sebagai ikon daerah dalam mendukung pembangunan berbasis nilai budaya, religius, dan toleransi. Tema ini mencerminkan komitmen masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjadikan budaya sebagai fondasi pembangunan.


Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Seram Bagian Barat Ir. Asri Arman, M.T bersama istri, Staf Ahli Khusus Gubernur Maluku Umar Habsyi, Wakil Ketua II DPRD SBB Arifin Pondlang, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Selain itu, unsur Forkopimda, anggota DPRD provinsi dan kabupaten, aparat TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga sekitar 400 warga ikut meramaikan kegiatan tersebut.


Melalui momentum ini, diharapkan tradisi antar dulang terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong kemajuan pembangunan berbasis budaya di Kabupaten Seram Bagian Barat.


K077A
Editor - Info Digital Akurat
"Kerja keras dan ketekunan adalah kunci dari setiap keberhasilan."

BERITA LAIN